Yang Harus Dipersiapkan Saat Mengajak Anak Bertemu Orang Baru
Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 07 Agu 2013 12:10 WIB
Jakarta
-
Saat Hari Raya atau Lebaran menjadi momen untuk anak bertemu orang-orang baru yang selama ini jarang atau bahkan belum pernah ditemui dalam hidup mereka. Saat menghadapi momen ini, tidak semua anak bisa dengan mudahnya beradaptasi. Ada anak yang bisa langsung bersahabat atau akrab dengan orang-orang baru tersebut, tapi ada juga yang memilih menarik diri.
Kalau anak Anda tipe orang yang cenderung menjauh saat bertemu dengan orang-orang baru, bantulah dia menghadapi situasi tersebut. Berikut beberapa strategi yang bisa dicoba seperti dipaparkan zerotothree:
1. Jadikan diri Anda sebagai tempatnya berlindung. Perkenalkan anak dengan orang-orang baru tersebut melalui tangan Anda. Anda bisa sambil memangku atau memegang tangannya yang lain, saat mengajaknya mengobrol dengan sanak saudara.
2. Usahakan Anda memberikan energi yang positif saat berhadapan dengan para kerabat ini di Hari Raya. Perhatikan ekspreksi wajah dan bahasa tubuh Anda saat bicara dengan orang lain. Anak akan memperhatikannya dan menjadi tanda baginya apakah memang orang lain ini bisa diterimanya juga atau tidak.
3. Kalau memang anak Anda sangat pemalu, tak ada salahnya memberitahukan pada kerabat yang ingin mengajaknya berkenalan. Minta kerabat menggunakan mainan atau buku favoritnya untuk membuatnya merasa akrab saat mendekatkan diri padanya.
4. Jauh-jauh hari sebelum acara silaturahmi, mengobrolah dengan anak mengenai topik ini. Katakan padanya kalau dia akan bertemu banyak orang baru tidak lama lagi. Cobalah untuk membiasakannya datang ke tempat baru yang membuatnya harus berinteraksi misalnya arena bermain. Cara lainnya, ceritakan hal menarik apa yang akan ditemukannya saat bertemu dengan sanak saudara baru. Misalnya saja, kita akan ke rumah paman A, di sana dia memelihara kelinci. Semakin dia tahu situasi yang akan dihadapinya, dia akan merasa lebih nyaman.
5. Gunakan buku dan foto untuk membuat anak paham apa yang akan dihadapinya saat bertemu orang baru. Beli buku yang menggambarkan bagaimana situasi ketika bertemu dengan orang dan suasana baru. Anda bisa juga memakai foto, kalau memang ada. Dengan menunjukkan anak gambar-gambar orang yang akan ditemuinya nanti, dia akan merasa lebih familiar.
6. Jangan labeli anak 'pemalu. Label tersebut justru bisa semakin membuatnya merasa demikian dan itu sama sekali tidak membantu. Katakan saja pada sanak saudara kalau anak termasuk yang butuh waktu untuk beradaptasi.
(eny/kik)
Kalau anak Anda tipe orang yang cenderung menjauh saat bertemu dengan orang-orang baru, bantulah dia menghadapi situasi tersebut. Berikut beberapa strategi yang bisa dicoba seperti dipaparkan zerotothree:
1. Jadikan diri Anda sebagai tempatnya berlindung. Perkenalkan anak dengan orang-orang baru tersebut melalui tangan Anda. Anda bisa sambil memangku atau memegang tangannya yang lain, saat mengajaknya mengobrol dengan sanak saudara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Kalau memang anak Anda sangat pemalu, tak ada salahnya memberitahukan pada kerabat yang ingin mengajaknya berkenalan. Minta kerabat menggunakan mainan atau buku favoritnya untuk membuatnya merasa akrab saat mendekatkan diri padanya.
4. Jauh-jauh hari sebelum acara silaturahmi, mengobrolah dengan anak mengenai topik ini. Katakan padanya kalau dia akan bertemu banyak orang baru tidak lama lagi. Cobalah untuk membiasakannya datang ke tempat baru yang membuatnya harus berinteraksi misalnya arena bermain. Cara lainnya, ceritakan hal menarik apa yang akan ditemukannya saat bertemu dengan sanak saudara baru. Misalnya saja, kita akan ke rumah paman A, di sana dia memelihara kelinci. Semakin dia tahu situasi yang akan dihadapinya, dia akan merasa lebih nyaman.
5. Gunakan buku dan foto untuk membuat anak paham apa yang akan dihadapinya saat bertemu orang baru. Beli buku yang menggambarkan bagaimana situasi ketika bertemu dengan orang dan suasana baru. Anda bisa juga memakai foto, kalau memang ada. Dengan menunjukkan anak gambar-gambar orang yang akan ditemuinya nanti, dia akan merasa lebih familiar.
6. Jangan labeli anak 'pemalu. Label tersebut justru bisa semakin membuatnya merasa demikian dan itu sama sekali tidak membantu. Katakan saja pada sanak saudara kalau anak termasuk yang butuh waktu untuk beradaptasi.
(eny/kik)
Elektronik & Gadget
Baseus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade Edition 2025, Headphone Bass dengan Harga Bersahabat untuk Teman Setia Musik Harian!
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Andalan Buat Menutupi Noda dengan Sekali Swipe, MOP - Cover Age High Coverage Creamy Concealer Jadi Favorit Banyak Orang!
Elektronik & Gadget
Speaker Bluetooth Terjangkau Tapi Suaranya Nendang, Ini 2 Pilihan Terbaik yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Serum Korea Favorit untuk Mencerahkan, ANUA Niacinamide 10 + TXA 3 Serum Andalan Banyak Orang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
7 Gaya Annisa Yudhoyono Pamer Baby Bump Pakai Gamis di Momen Lebaran
2
Gaya Angel Karamoy & Gusti Ega Libur Lebaran ke Paris Pakai Jaket Couple
3
Mengenal Negging Dalam Dunia Kencan, Candaan yang Berbalut Penghinaan
4
Duel Merek Dagang, Desainer Katie Perry Menang atas Penyanyi Katy Perry
5
Drama Jorginho Sebut Chappell Roan Bikin Anaknya Nangis Saat Bertemu di Hotel
MOST COMMENTED











































