44% Orangtua Malu untuk Berikan Anak Pendidikan Seks

- wolipop Kamis, 13 Jun 2013 09:29 WIB
Dok. Thinkstock Dok. Thinkstock
Jakarta - Tak sedikit ahli yang menyarankan agar orangtua memberikan pendidikan seks pada anak sesuai perkembangan usianya. Kenyataannya tidak banyak orangtua yang melakukan saran ini, bahkan di Amerika Serikat sekalipun. Sesuai survei terbaru 68% orangtua di AS masih menghindari topik pembicaraan soal seks.

Survei tersebut dilakukan oleh situs CouponCodes4u dengan melibatkan 2.305 orangtua yang setidaknya sudah punya satu anak berusia di atas 12 tahun. Bagi para orangtua ini topik soal seks masih menjadi hal tabu untuk dibicarakan.

44% orangtua yang menolak membicarakan soal seks pada anak beralasan topik tersebut terlalu memalukan. Sementara 27% orantua lainnya menolak dengan alasan tidak sesuai dengan ajaran agama. Dan ada 11% yang mengaku mereka tidak percaya dengan pendidikan seks.

Seperti dikutip dari Daily Mail, 47% orangtua merasa pihak sekolahlah yang bertanggungjawab memberikan pendidikan seks pada anak. 15% orangtua lainnya mengatakan anak bisa belajar mengenai pendidikan seks dari teman-teman mereka. Ada juga 15% responden yang menganggap anak seharusnya mendapatkan pendidikan seks dari anggota keluarga lainnya, seperti kakak atau adik. 11% responden tersisa mengatakan anak bisa belajar dari internet atau televisi.

Meskipun malu dan enggan memberikan anak pendidikan seks, lebih dari 50% sepakat edukasi mengenai seks penting. Hanya saja mereka masih sungkan melakukannya terutama karena orangtua mereka dulu pun tidak melakukan hal itu. Hanya 18% responden yang mengaku orangtua mereka pernah mengajak mereka bicara soal seks saat mulai beranjak remaja.

Dalam memberikan pendidikan seks ini, orangtua disarankan melakukannya sesuai dengan usia anak. Saat anak berusia balita misalnya, Anda bisa mengajarkan mengenai anggota tubuhnya. Anak biasanya juga mulai bertanya dari mana bayi berasal. Di sini Anda bisa memberikan penjelasan dengan cerita yang sesuai dengan pemahamannya, tidak perlu terlalu detail dan rumit.

Ketika anak beranjak remaja sekitar 12-14 tahun, dorongan seksual di masa puber biasanya mulai meningkat. Di sinilah orangtua harus berperan mengajarkan anak mengenai sistem reproduksi dan cara kerjanya. Jelaskan pada anak konsekuensi jika mereka melakukan hubungan seks terlalu dini.

(eny/eny)