Liputan Khusus Bra
Tips Memilih Bra untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Saat hamil kemudian menyusui, wanita perlu memakai bra khusus sesuai dengan bentuk payudara mereka. Bra ini harus mampu memberi dukungan pada payudara agar setelah dua proses tersebut selesai dilakukan, bentuk payudara bisa tetap indah.
Dijelaskan ahli bedah payudara RS Mitra Kemayoran, Dr Alfiah Amiruddin, MD, MS, payudara wanita saat hamil dan menyusui pasti berubah. Perubahan itu dimulai ketika wanita dinyatakan mengandung.
"Saat hamil, hormon lagi banyak-banyaknya, estrogen, progesteron, tiroid. Semua struktur kelenja-kelenjar lemaknya melebar atau membesar," jelas dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin itu saat berbincang dengan wolipop di di Coffee Club, Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelan-pelan mengalami evolusi, kulit di atasnya kembali seperti semula," ujar wanita yang mengambil gelar masternya di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Malaysia, itu.
Dr Alfiah juga mengatakan selama hamil dan menyusui wanita perlu memakai bra yang tepat. Bra hamil dan menyusui berbeda bentuknya. Biasanya bra di saat hamil mampu memberi dukungan lebih terhadap payudara. Sedangkan bra untuk menyusui mempunyai fungsi tertentu yang dapat mempermudah ibu untuk menyusui bayinya.
Terkadang bra khusus ibu hamil pun dapat digunakkan untuk menyusui. Pastikan Anda bertanya kepada penjual atau penjaga toko mengenai perbedaan tersebut.
Pilihlah bra yang punya banyak kaitan di belakang agar dapat disesuaikan dengan kondisi payudara. Pastikan juga untuk memilih bra dengan cup yang mampu menutup seluruh payudara.
Untuk bra menyusui, pilih bra yang bisa dibuka dan ditutup di tengah-tengah bra. Sebaiknya beli bra yang penutupnya mudah dibuka, agar Anda tidak perlu kerepotan saat membukanya ketika akan menyusui bayi. Bra harus pas, nyaman dan dapat menopang payudara Anda. Bra yang terlalu ketat dapat menyumbat pembuluh darah dan menghalangi aliran ASI.
Ketika sedang menyusui hindari memakai bra berkawat. Kawat yang mengelilingi bra dapat mempengaruhi aliran ASI. Produksi aliran ASI terletak pada payudara hingga ke belakang tulang rusuk dan ketiak, jadi hindarilah mengenakan bra underwire (bra berkawat).
Pilih bra yang berbahan 100 persen katun, agar kulit payudara dapat bernafas. Bahan sintetis dapat memungkinkan payudara bernafas, tapi ada beberapa bahan sintetis yang tidak dapat menyalurkan sirkulasi udara dengan baik sehingga payudara menjadi lembab dan mendorong pertumbuhan bakteri.
(/)
Elektronik & Gadget
Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Ini Rekomendasi Air Cooler Terbaik
Kesehatan
Jaga Kesehatan Mulut Lewat Betadine Obat Kumur Mouthwash
Makanan & Minuman
Ngemil Tiap Hari Tanpa Takut Gemuk? Coba Cookies Gluten-Free Tinggi Protein Ini!
Makanan & Minuman
Bukan Sekadar Bumbu! Kunyit Putih Bubuk Ini Jadi Rahasia Sehat yang Lagi Dicari Banyak Orang
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Gaya Luna Maya dan Cinta Laura Pakai Mukena Pink-Putih, Salat Ied di Kapal
Gemas, Potret Keluarga Kecil Pangeran Mateen Ucapkan Selamat Lebaran
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Sustainable Style ala Zendaya, Pakai Ulang Gaun Oscars dari 10 Tahun Lalu











































