Makanan yang Dibutuhkan Si Kecil untuk Tumbuh Kembang Optimal
Almira Pane - wolipop
Minggu, 31 Mar 2013 13:06 WIB
Jakarta
-
Anak-anak yang dalam masa tumbuh kembang memerlukan asupan makanan bergizi seimbang. Sebagai orangtua, sebaiknya Anda memperhatikan jenis makanan dan manfaat yang akan diserap tubuh anak. Menu apa saja yang harus ada dalam diet si buah hati setiap hari agar pertumbuhannya optimal? Ini dia, seperti dirangkum The Parents Zone.
1. Protein dan Serat
Pastikan anak Anda mendapat cukup asupan protein dan serat setiap harinya. Protein bermanfaat untuk perkembangan otak dan pertumbuhan sedangkan serat diperlukan untuk melancarkan sistem pencernaan. Protein banyak terkandung dalam telur, kacang-kacangan dan ikan. Sedangkan serat bisa didapatkan dalam gandum, sayur dan buah.
2. Buah dan Sayuran
Menurut para ahli, anak yang dalam masa pertumbuhan penting untuk mengonsumsi buah dan sayuran. Setidaknya lima porsi sayuran dan buah-buahan per hari. Atau variasikan bentuk buah dan sayuran jadi lebih menarik agar si kecil mau mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan serat.
3. Camilan Sehat
Camilan berupa selai kacang, keju, biskuit gandum serta yogurt rendah lemak juga berperan penting untuk perkembangan. Jauhkan anak dari camilan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Kenalkan pada makanan dengan lemak esensial seperti omega 3 dan 6 yang membantu pembentukan sel membran anak sehingga mampu menyerap nutrisi dengan baik.
4. Asupan Lemak
Di umur 2-3 tahun anak memerlukan 30% asupan lemak dari menu harian. Dari total 30 persen lemak yang dikonsumsi, sebaiknya tidak lebih dari 7 persen lemak adalah lemak jenuh (SAFA) dan 25 persen adalah lemak tak jenuh. Pada umur 4-8 tahun, memerlukan 25-35% asupan lemak. Sedangkan 25 persen dari lemak tidak jenuh tadi, 6-10 persen adalah lemak tak jenuh ganda (PUFA) dan 15 persen adalah lemak tidak jenuh tunggal (MUFA). PUFA dan MUFA penting untuk pertumbuhan.
5. Makanan Rumahan
Makanan yang diolah sendiri akan jauh lebih sehat, karena tidak menggunakan MSG dan bahan pengawet atau yang lebih parah bahan pewarna buatan beracun. Biasakan anak untuk makan makanan yang sudah disediakan di rumah yang diolah sendri. Usahakan agar si kecil tidak jajan sembarangan. Kebiasaan ini akan menghindarkan anak Anda dari penyakit dan menjaga kesehatan jangka panjang sang buah hati.
(hst/hst)
1. Protein dan Serat
Pastikan anak Anda mendapat cukup asupan protein dan serat setiap harinya. Protein bermanfaat untuk perkembangan otak dan pertumbuhan sedangkan serat diperlukan untuk melancarkan sistem pencernaan. Protein banyak terkandung dalam telur, kacang-kacangan dan ikan. Sedangkan serat bisa didapatkan dalam gandum, sayur dan buah.
2. Buah dan Sayuran
Menurut para ahli, anak yang dalam masa pertumbuhan penting untuk mengonsumsi buah dan sayuran. Setidaknya lima porsi sayuran dan buah-buahan per hari. Atau variasikan bentuk buah dan sayuran jadi lebih menarik agar si kecil mau mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan serat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camilan berupa selai kacang, keju, biskuit gandum serta yogurt rendah lemak juga berperan penting untuk perkembangan. Jauhkan anak dari camilan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Kenalkan pada makanan dengan lemak esensial seperti omega 3 dan 6 yang membantu pembentukan sel membran anak sehingga mampu menyerap nutrisi dengan baik.
4. Asupan Lemak
Di umur 2-3 tahun anak memerlukan 30% asupan lemak dari menu harian. Dari total 30 persen lemak yang dikonsumsi, sebaiknya tidak lebih dari 7 persen lemak adalah lemak jenuh (SAFA) dan 25 persen adalah lemak tak jenuh. Pada umur 4-8 tahun, memerlukan 25-35% asupan lemak. Sedangkan 25 persen dari lemak tidak jenuh tadi, 6-10 persen adalah lemak tak jenuh ganda (PUFA) dan 15 persen adalah lemak tidak jenuh tunggal (MUFA). PUFA dan MUFA penting untuk pertumbuhan.
5. Makanan Rumahan
Makanan yang diolah sendiri akan jauh lebih sehat, karena tidak menggunakan MSG dan bahan pengawet atau yang lebih parah bahan pewarna buatan beracun. Biasakan anak untuk makan makanan yang sudah disediakan di rumah yang diolah sendri. Usahakan agar si kecil tidak jajan sembarangan. Kebiasaan ini akan menghindarkan anak Anda dari penyakit dan menjaga kesehatan jangka panjang sang buah hati.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Cepat Kering Tanpa Ribet, Inilah KEHEAL HC Hair Dryer High Speed dengan Angin Kencang & Ion Negatif!
Elektronik & Gadget
Promo Ramadan Spesial, Saatnya Pakai Smartwatch Huawei untuk Pantau Aktivitas & Kesehatan!
Elektronik & Gadget
Cetak Kenangan Mudik Lebaran Seketika Bareng Keluarga dengan Fujifilm Instax Mini 12 Instant Film Camera!
Perawatan dan Kecantikan
Parfum Tahan Seharian Saat Lebaran, Secret Garden - Extrait De Parfum Luxury Collection Wajib Kamu Punya!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Terungkap Isi Goodie Bag Oscar 2026 Senilai Rp 5 M: Ada Skincare Korea Viral
2
Gaya Mayangsari Bukber Bareng Geng Kepompong, Kompak Pakai Kaftan
3
Ada Robot Seks AI dengan Selera Humor, Bikin Orang Ketawa Lebih dari Manusia
4
Mackenyu Makin Macho di One Piece Season 2, Tubuh Kekar Bikin Terkesima
5
Viral Komentar Aktor China Zhang Linghe Tentang Asia Tenggara, Diduga Rasis
MOST COMMENTED











































