Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Lagi, Wanita Barbie Hadiahi Putri Kecilnya Voucher Operasi Plastik

Eny Kartikawati - wolipop
Senin, 17 Des 2012 07:48 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta -

Sarah Burge sepertinya tidak mengenal kata kapok. Meski tindakannya pernah dikecam, wanita yang dijuluki 'Barbie' ini akan kembali memberikan putri kecilnya hadiah berupa voucher operasi plastik untuk Natal.

Hal tersebut terungkap saat Sarah tampil sebagai bintang tamu dalam acara 'This Morning'. Wanita yang memiliki klinik operasi plastik di St Neots, Cambridgshire ini mengaku akan memberikan tiga anaknya, Poppy (8 tahun), Hannah (18 tahun) dan Charlotte (27 tahun) sejumlah hadiah mewah saat Natal nanti. Hadiah-hadiah tersebut mulai dari baju dan tas rancangan desainer, perhiasan, kuda poni, hingga voucher operasi plastik.

Sarah bisa membeli semua itu berkat usaha klinik operasi plastiknya cukup memberinya keuntungan. Meski dunia sedang krisis ekonomi, dampaknya hanya sedikit padanya. Di kliniknya, dia menyediakan lebih dari 100 layanan operasi plastik yang harganya sekitar £250 ribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak orang berutang untuk Natal, tapi aku mampu membelinya," ujar Sarah. "Aku baru saja kembali dari Rusia dan membeli beberapa hadiah mahal, termasuk voucher operasi plastik," kata wanita 51 tahun itu lagi.

Tindakan Sarah tersebut sempat dipertanyakan oleh pembawa acara This Morning, Ruth dan Ealmon. Keduanya bertanya apakah dia tidak takut merasa terlalu memanjakan anak. Wanita Barbie itu menjawab: "Mereka tidak manja. Aku bisa mengontrolnya."

Sarah berharap bisa tetap menjalani gaya hidup yang seperti sekarang hingga seterusnya. Dia pun mengaku bekerja sangat keras untuk memiliki semua uang yang digunakannya untuk memanjakan anak-anaknya.

"Kami semua sangat bahagia. Kami punya kehidupan yang enak dan melakukan apa yang orang selama ini hanya impikan," tuturnya.

Seorang psikolog yang juga tampil di acara This Morning, Liz Fraser tidak setuju dengan tindakan Sarah pada anak-anaknya. "Semua orang punya budget sendiri (untuk hadiah Natal-red). Tapi kita ada dalam budaya di mana seharusnya banyak beramal saat Natal," sarannya. "Sudah tugas orangtua untuk mengajarkan anak tentang bagaimana masyarakat tempat kita tinggal dan sekarang kita tengah melalui masa-masa sulit," tambahnya lagi.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads