Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Penting! Agar Anak Tetap Dekat dengan Ibunya Walau Diasuh Babysitter

wolipop
Jumat, 23 Nov 2012 10:31 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Para ibu yang anaknya diasuh babysitter kerap merasa sedih ketika buah hati mereka ternyata lebih dekat dengan si pengasuh. Apakah Anda pernah mengalaminya? Bagaimana mengatasi kondisi tersebut?

Psikolog Anna Surti Ariani mengatakan belum ada formula yang pasti untuk mengatur waktu bersama anak agar lebih dekat dengan orangtuanya. Hanya saja, jika Anda dan suami semakin sering menghabiskan waktu bersama anak, attachment atau kelekatan dengan si kecil akan semakin baik.

"Jadi bukan banyaknya waktu bersama anak. Jadi kalau misalnya kita delapan jam bersama anak tapi dalam kondisi kita tidur, kan nggak ada hubungan mesra," jelas psikolog anak dan keluarga yang akrab disapa Nina itu saat diwawancara wolipop di Medicare Clinic, Menara Kadin, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2012).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun Anda bersama anak hanya 2-3 jam, asalkan itu dihabiskan dekat bermesraan bersama si kecil, misalnya banyak tertawa bersama, bermain dengannya, meladeni kemauannya, waktu tersebut sangat berkualitas. Jadi Nina menyarankan, luangkan waktu sebanyak-banyaknya untuk bermesraan dengan si buah hati.

Selain menghabiskan waktu bersama, ada juga beberapa hal yang sebaiknya dihindari dilakukan antara anak dan pengasuhnya agar mereka tidak menjadi terlalu dekat. Pertama adalah proses menyusui. Jangan sampai pengasuh yang menyusui bayi Anda secara langsung. Kedua adalah masalah tidur.

"Kalau tidur lebih baik dengan orangtua dibandingkan dengan babysitternya. Ada memang kondisi tertentu yang kalau tidur ibunya benar-benar grasak-grusuk atau bapaknya ngorok sehingga mungkin bayi akan terganggu," ujar Nina. Namun jika kondisi yang dialami tidak separah itu, sebaiknya anak tidur bersama ayah dan ibunya karena kegiatan tersebut bermanfaat mengasah sensitivitas orangtua dengan buah hatinya.

Cara lainnya agar orangtua dekat dengan anaknya meski ada babysitter adalah habiskan waktu bersama di akhir pekan. Berikan waktu libur untuk pengasuh di hari tersebut. Hal ini juga bermanfaat agar pengasuh tidak merasa bosan sehingga betah bekerja untuk Anda.

"Kalau weekend, liburin babysitter biar dia juga refresh dan me time. Perlu masa-masa lepas dan tidak lekat dengan anaknya. Saat dia balik lagi jadi dia juga lebih fresh, siap untuk ketemu sama anaknya," tutur psikolog lulusan Universitas Indonesia itu.

Agar anak merasa nyaman selama dalam pengasuhan babysitter, Nina menyarankan, sebaiknya Anda juga jangan terlalu sering bergonta-ganti orang. Pergantian pengasuh jika terlalu banyak bisa membuat anak bingung dan merasa tidak aman.

"Ini akan berpengaruh negatif terhadap pembentukan konsep dirinya, kepercayaan dirinya, kemandiriannya. Terutama perkembangan psikologis. Bagaimanapun setiap babysitter butuh adaptasi, anakpun juga demikian," pungkas Nina.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads