Jangan Takut Ajak Bayi Berenang, Ini 5 Manfaatnya!
wolipop
Jumat, 26 Okt 2012 15:58 WIB
Jakarta
-
Meskipun masih bayi, bukan berarti si kecil tidak bisa diajak berenang. Prioritaskan manfaat berenang tersebut ketimbang memikirkan apa dampak buruknya jika anak diajari berenang sejak bayi.
Pelatih renang profesional asal Australia, Laurie Lawrence mengungkapkan, ada banyak manfaat dari mengajarkan anak berenang sejak dini. Selain membuatnya terbiasa dengan air sehingga mengurangi risiko dirinya tenggelam, berenang sejak dini juga berguna untuk perkembangan dan pertumbuhan si anak.
"Anak-anak selama sembilan bulan berenang di kandungan, jadi memang sudah natural dan kenapa tidak dilanjutkan," jelasnya, seperti dilansir WomansDay.
Mau tahu manfaat mengajak anak berenang sejak bayi? Ini dia:
1. Anak-anak yang berenang sejak bayi, memiliki perkembangan motorik yang lebih baik. Berenang membuat bayi menggerakkan seluruh tubuh mereka, mulai dari tangan, kaki dan kepala.
2. Anak-anak yang berenang sejak kecil akan terbiasa mengikuti instruksi atau mendengarkan perkataan orang lain. Hal ini membuat kemampuan kognitifnya semakin berkembang. Perkembangan koginitif pada bayi meliputi berpikir, belajar, dan proses pemecahan masalah.
3. Anak-anak yang belajar berenang sejak kecil bisa lebih mudah beradaptasi dan bersosialiasi dengan orang lain. Hal tersebut karena saat berenang, mereka biasanya bertemu dengan anak-anak lain.
4. Saat berenang, anak-anak belajar bagaimana orang berbicara saat memberikan instruksi untuk bergerak. Sehingga ke depannya, anak-anak yang belajar berenang sejak bayi kemampuannya berbicara akan lebih cepat berkembang.
5. Berenang secara rutin juga bisa mempengaruhi nafsu makan dan pola tidur anak.
Agar si kecil tidak jatuh sakit usai berenang, perhatikan beberapa hal berikut:
1. Usahakan anak tidak menelan air kolam renang. Jika sudah mulai besar, ajari anak bagaimana caranya agar tidak menelan air. Biasanya karena menelan air kolam inilah anak jadi terkena kuman dan jatuh sakit.
2. Anak harus mandi sebelum dan sesudah berenang sesegara mungkin. Keringat dan penggunaan tabir surya juga bisa menurunkan kadar kaporit. Oleh karena itu mandi sesudah berenang wajib dilakukan agar kuman tidak menempel di kulit.
3. Jika anak ingin makan saat istirahat berenang, cucilah tangannya terlebih dulu. Cuci tangan dengan sabun yang mengandung desinfektan.
(eny/fer)
Pelatih renang profesional asal Australia, Laurie Lawrence mengungkapkan, ada banyak manfaat dari mengajarkan anak berenang sejak dini. Selain membuatnya terbiasa dengan air sehingga mengurangi risiko dirinya tenggelam, berenang sejak dini juga berguna untuk perkembangan dan pertumbuhan si anak.
"Anak-anak selama sembilan bulan berenang di kandungan, jadi memang sudah natural dan kenapa tidak dilanjutkan," jelasnya, seperti dilansir WomansDay.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Anak-anak yang berenang sejak bayi, memiliki perkembangan motorik yang lebih baik. Berenang membuat bayi menggerakkan seluruh tubuh mereka, mulai dari tangan, kaki dan kepala.
2. Anak-anak yang berenang sejak kecil akan terbiasa mengikuti instruksi atau mendengarkan perkataan orang lain. Hal ini membuat kemampuan kognitifnya semakin berkembang. Perkembangan koginitif pada bayi meliputi berpikir, belajar, dan proses pemecahan masalah.
3. Anak-anak yang belajar berenang sejak kecil bisa lebih mudah beradaptasi dan bersosialiasi dengan orang lain. Hal tersebut karena saat berenang, mereka biasanya bertemu dengan anak-anak lain.
4. Saat berenang, anak-anak belajar bagaimana orang berbicara saat memberikan instruksi untuk bergerak. Sehingga ke depannya, anak-anak yang belajar berenang sejak bayi kemampuannya berbicara akan lebih cepat berkembang.
5. Berenang secara rutin juga bisa mempengaruhi nafsu makan dan pola tidur anak.
Agar si kecil tidak jatuh sakit usai berenang, perhatikan beberapa hal berikut:
1. Usahakan anak tidak menelan air kolam renang. Jika sudah mulai besar, ajari anak bagaimana caranya agar tidak menelan air. Biasanya karena menelan air kolam inilah anak jadi terkena kuman dan jatuh sakit.
2. Anak harus mandi sebelum dan sesudah berenang sesegara mungkin. Keringat dan penggunaan tabir surya juga bisa menurunkan kadar kaporit. Oleh karena itu mandi sesudah berenang wajib dilakukan agar kuman tidak menempel di kulit.
3. Jika anak ingin makan saat istirahat berenang, cucilah tangannya terlebih dulu. Cuci tangan dengan sabun yang mengandung desinfektan.
(eny/fer)
Kesehatan
Sering Merasa Napas Kurang Segar Saat Ramadan? Tambahkan Rutinitas 10 Detik Ini
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Kado Imlek yang Pasti Dipakai Tiap Hari! Make Up Favorit Buat Tampil Cantik
Pakaian Wanita
Valentine Gift Bermakna untuk Orang Terkasih! Rekomendasi Gelang Cantik Ini Bisa Jadi Pilihan
Pakaian Pria
Rekomendasi Sneakers Pria yang Nyaman untuk Menyambut Ramadhan 2026, Siap Temani Aktivitas Kamu dari Ngabuburit sampai Tarawih!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
8 Foto Anak CEO yang Jadi Aktris China, Dijuluki 'Huawei Princess'
2
Foto: Toko Perhiasan Tiffany & Co. Masih Tutup Setelah Disegel Bea Cukai
3
Ini yang Terjadi pada Tubuh Kalau Kamu Makan Pisang Setiap Hari
4
Gaya Bold Elegan Mahalini, Padukan Dress Hitam Dengan Lipstik Merah
5
5 Gaya Seduktif Hailey Bieber Berbalut Lingerie Dress dari Saint Laurent
MOST COMMENTED











































