Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jumlah Anak Obesitas Meningkat, Baju Plus Size Makin Laris

Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 06 Sep 2012 12:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Tidak hanya orang dewasa yang memiliki ukuran pakaian berukuran plus (ekstra gemuk), beberapa brand seperti GAP, Forever 21, Old Navy dan Target pun kini menawarkan ukuran tersebut untuk anak-anak.

Seperti yang dikutip dari Daily Mail, ukuran plus pada anak terbilang sukses di pasaran. Hal ini disebabkan peningkatan jumlah anak yang terkena obesitas meningkat sampai 17%. Selain itu, berdasarkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dinyatakan 1 dari 3 anak kelebihan berat badan.

Dengan tingkat obesitas yang meningkat tiga kali lipat seperti sekarang ini, dokter anak pun menyatakan grafik pertumbuhan normal anak tidak berlaku untuk anak-anak sekarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pakaian dengan ukuran plus khusus anak adalah ide yang baik bagi sebagian orangtua yang ingin anaknya tetap bisa tampil stylish tanpa harus repot cari baju di area dewasa. Namun semakin menjamurnya ide size ekstra di pasaran ini juga menuai kontroversi. Banyak kritikus yang mengungkapkan bahwa pemberian label 'size-plus' akan membuat anak memupuk bentuk tubuh negatif yang juga berakibat rendahnya kepercayaan diri mereka.

Sementara si anak laki-laki mendapatkan label 'husky' untuk baju berukuran ekstra, anak perempuan justru mendapat label 'size-plus' yang sebenarnya tidak adil dan menyebabkan mereka malu akan bentuk tubuhnya sendiri.

Namun apakah pemberian label itu membuat anak yang berukuran lebih besar daripada anak lain seusianya akan merasa 'berbeda'?

"Aku tidak suka dengan kata 'plus', aku lebih senang bila mereka meletakkan angka seperti baju anak pada umumnya," ungkap Morgan Joseph, gadis berukuran 'plus' berumur 11 tahun yang dikutip Daily Mail saat acara Today Show di NBC.

Meskipun terlihat 'mengambil keuntungan dari krisis kesehatan bagi anak' seperti yang diungkapkan Meme Roth, seorang pendiri dan presiden dari Aksi Nasional Melawan Obesitas, menganggap ide ini adalah bisnis yang menguntungkan bagi para pengusaha retail pakaian anak.

Bahkan, berdasarkan laporan keuangan tahun 2010 dari Marketresearch, terungkap penjualan pakaian berukuran plus untuk anak perempuan ini berjumlah sampai US$ 47 Miliar.

(fer/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads