Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jangan Ditiru! Lindungi Putrinya, Ibu Ini Malah Mabuk Bersama

wolipop
Rabu, 25 Jul 2012 17:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Pengalaman yang penuh dengan kenangan indah dengan si buah hati tentu tidak bisa dilupakan. Melihatnya tumbuh dan beranjak dewasa merupakan momen paling indah yang terukir di hidup seorang wanita.

Ruth, wanita 46 tahun yang diwawancara dalam sebuah acara televisi di Inggris, This Morning, menganggap anaknya, Teri sebagai hal terindah yang diberikan Tuhan kepadanya. Namun, dengan kondisi lingkungan sekitarnya, membuat Teri lebih dewasa dari anak-anak lain seumurannya. Putri tercintanya itu sudah mengenal minuman beralkohol sejak usia 14 tahun, seperti dikutip dari Dailymail.

Sejak kejadian itu Ruth memutuskan untuk mengambil alih dan bertanggung jawab untuk putrinya, dia menjaga sang putri dengan sangat ketat. Dan ketika usia Teri dinyatakan dewasa secara hukum, Ruth mulai mencari cara lain agar tetap bisa mengawasi sang anak. Menurutnya, 'hangout' bersama adalah cari paling tepat untuk mengawasi Teri. Mereka suka mengunjungi bar, club dan pub lokal untuk bersenang-senang bersama dengan teman-teman atau pria yang ditemuinya di sana. Sayangnya, tidak jarang mereka pulang dengan kondisi mabuk koktail. Hal ini dilakukan Ruth karena tidak ingin ada hal yang disembunyikan Teri darinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak kontroversi yang terjadi akibat pengkuan Ruth ini. Salah satunya, Wartawan Liz Fraser yang tidak setuju dengan metode pengasuhan seperti ini, karena merupakan teladan yang buruk bagi si anak di kemudian hari.

Menurut Liz, sang ibu harus menemukan cara lain agar bisa mengawasi putrinya. Memang banyak orangtua yang berperan sebagai sahabat sang anak, tetapi tidak berarti melupakan perannya sebagai orang tua.

Tapi hal ini dibantah oleh Ruth, dia beranggapan bahwa ia telah melakukan hal ini bertahun-tahun dan inilah yang terbaik baginya dan anak-anaknya. Teri adalah anak bungsunya dari kelima anaknya yang lain. Semua anaknya mendapatkan pengawasan yang serupa dan menurut Ruth semuanya terkendali.

“Saya tidak melihat sesuatu yang salah dengan itu, ibuku menerapkan aturan yang ketat untuk bersenang-senang,” tambah Teri.


(fer/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads