Saat Anak Jatuh & Kepalanya Terbentur
wolipop
Kamis, 26 Apr 2012 18:41 WIB
Jakarta
-
Peristiwa anak jatuh dan kepalanya terbentur akan dialami sebagian besar orangtua. Menurut sebuah riset terbaru, sekitar 5 ribu anak di Amerika jatuh dari jendela setiap tahunnya. Penelitian dilakukan oleh para peneliti di Center For Injury Research and Policy, The Research Institute, Columbus, Ohio, Amerika Serikat.
Selain jatuh dari jendela, kecelakaan lainnya yang sering terjadi adalah anak jatuh dari tempat tidur. Ketika anak mengalami hal tersebut, tentunya orangtua akan merasa panik dan khawatir apakah peristiwa itu membahayakan anak atau tidak.
Apa yang harus dilakukan orangtua ketika anak jatuh dan kepalanya terbentur? Dalam buku karyanya, 'Anak Sehat: 100 Solusi dr. Tiwi', dr. Tiwi memberikan penjelasannya.
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu memaparkan setelah anak jatuh, evaluasi kondisnya. Apakah anak mengalami muntah berulang kali, kejang, mengeluh sakit kepala yang bertambah parah atau ada perubahan perilaku serta kejanggalan lain? Jika iya, segera bawa anak untuk diperiksakan ke klinik atau rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan lebih lanjut. Kalau tidak terdapat tanda-tanda semacam itu dalam 2 x 24 jam, umumnya tidak ada hal membahayakan anak.
Berikut ini gejala-gejala dan tanda cedera kepala yang dipaparkan dr. Tiwi dalam buku terbitan Erlangga Group itu:
1. Pembengkakan daerah yang terkena trauma (benjol).
2. Sakit kepala.
3. Muntah-muntah.
4. Kejang.
5. Kehilangan kesadaran beberapa saat.
6. Ada luka terbuka.
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit jika ada tanda-tanda:
1. Anak muntah berulang kali.
2. Kejang.
3. Mengeluarkan darah dari telinga atau hidung.
(eny/eny)
Selain jatuh dari jendela, kecelakaan lainnya yang sering terjadi adalah anak jatuh dari tempat tidur. Ketika anak mengalami hal tersebut, tentunya orangtua akan merasa panik dan khawatir apakah peristiwa itu membahayakan anak atau tidak.
Apa yang harus dilakukan orangtua ketika anak jatuh dan kepalanya terbentur? Dalam buku karyanya, 'Anak Sehat: 100 Solusi dr. Tiwi', dr. Tiwi memberikan penjelasannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini gejala-gejala dan tanda cedera kepala yang dipaparkan dr. Tiwi dalam buku terbitan Erlangga Group itu:
1. Pembengkakan daerah yang terkena trauma (benjol).
2. Sakit kepala.
3. Muntah-muntah.
4. Kejang.
5. Kehilangan kesadaran beberapa saat.
6. Ada luka terbuka.
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit jika ada tanda-tanda:
1. Anak muntah berulang kali.
2. Kejang.
3. Mengeluarkan darah dari telinga atau hidung.
(eny/eny)
Olahraga
Cari Sepatu buat Daily Run hingga Long Run? Nike Structure 25 Layak Dicoba
Hobbies & Activities
Gitar Akustik yang Cocok untuk Pemula, Yamaha F310 Punya Suara Jernih dan Nyaman Dimainkan
Pakaian Pria
Sepatu Santai untuk Sholat Id! 2 Slide Sneakers Ini Nyaman dan Praktis Dipakai Lebaran
Olahraga
Mau Main Badminton Makin Nyaman? Jangan Sampai Lupa Grip Anti Slip Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Viral Komentar Aktor China Zhang Linghe Tentang Asia Tenggara, Diduga Rasis
2
Istri Walkot New York Rama Duwaji Disindir karena Pakai Crop Top Saat Bukber
3
Curhat Beauty Influencer Syok Wajahnya Berubah Drastis Saat Hamil
4
Tips Dokter Gizi Agar Kulit Tetap Glowing Saat Puasa, Hindari Makanan Ini
5
Gaya Klasik Kate Middleton di Commonwealth Day, Terpancar Aura Ratu Inggris
MOST COMMENTED











































