Normalkah Anak Memiliki Teman Khayalan?
wolipop
Jumat, 20 Apr 2012 10:19 WIB
Jakarta
-
Saat anak menceritakan tentang teman khayalannya, apa yang harus diperbuat? Banyak orang tua menganggap hal ini sebagai hal wajar. Bagaikan angin lalu, perlahan teman khayalan itu akan pergi dari pikirannya.
Menelusuri sejarah di tahun '30an, satu dari sembilan anak mengakui memiliki teman khayalan. Di tahun '90an, jumlahnya meningkat, yakni 1 dari tiga anak. Dan kini, survei terbaru memperlihatkan dua dari tiga anak memiliki teman khayalan. Ha ini diperkirakan karena gaya mengasuh yang berubah, hingga anak-anak semakin nyaman menceritakannya tentang mereka.
Mendukung fakta tersebut, di tahun 2004 juga ditemukan fakta bahwa 65% anak di bawah umur tujuh tahun memiliki tak hanya satu, melainkan banyak teman khayalan, seperti diungkapkan oleh University of Oregon. Hal ini dinilai positif, karena memiliki teman khayalan menandakan anak tersebut meiliki kesehatan mental.
Di London Institute of Education, peneliti menemukan anak dengan teman khayalan memiliki sifat lebih percaya diri, kreatif, berbicara lebih terartikulasi dan tidak malu-malu. Secara sosial, mereka lebih terbuka dan bersahabat. Teman khayalan juga membantu seorang anak menghadapi stress, seperti hari pertama sekolah atau saat orangtuanya bercerai.
Teman khayalan di mata anak kecil memiliki banyak bentuk dan umur. Mereka juga cenderung hadir di tempat-tempat yang berbeda. Hal ini menandakan sang anak memiliki kemampuan imajinasi yang tinggi, sehingga disarankan bagi orangtua untuk tidak mematahkan anggapan si anak tersebut, seperti dilansir oleh Dailymail.
(fer/hst)
Menelusuri sejarah di tahun '30an, satu dari sembilan anak mengakui memiliki teman khayalan. Di tahun '90an, jumlahnya meningkat, yakni 1 dari tiga anak. Dan kini, survei terbaru memperlihatkan dua dari tiga anak memiliki teman khayalan. Ha ini diperkirakan karena gaya mengasuh yang berubah, hingga anak-anak semakin nyaman menceritakannya tentang mereka.
Mendukung fakta tersebut, di tahun 2004 juga ditemukan fakta bahwa 65% anak di bawah umur tujuh tahun memiliki tak hanya satu, melainkan banyak teman khayalan, seperti diungkapkan oleh University of Oregon. Hal ini dinilai positif, karena memiliki teman khayalan menandakan anak tersebut meiliki kesehatan mental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teman khayalan di mata anak kecil memiliki banyak bentuk dan umur. Mereka juga cenderung hadir di tempat-tempat yang berbeda. Hal ini menandakan sang anak memiliki kemampuan imajinasi yang tinggi, sehingga disarankan bagi orangtua untuk tidak mematahkan anggapan si anak tersebut, seperti dilansir oleh Dailymail.
(fer/hst)
Pakaian Pria
Gaya Baru Menyambut Ramadan & Lebaran dengan Jam Tangan Pria yang Bikin Penampilan Kamu Lebih Rapi & Berkelas!
Pakaian Pria
Gaya Ramadan Semakin Stylish dengan Hush Puppies Kaos Polo Halulu Black & White, Simple, Rapi, dan Modern!
Pakaian Pria
Bangkitkan Semangat Lari di Bulan Ramadan dengan PUMA Softride Enzo Evo Men's Shoes, Langkah Ringan, Energi Maksimal!
Pakaian Pria
ECINOS Man - Knitted Polo Zip Top, Pilihan Baju Baru untuk Bukber Semakin Stylish di Bulan Ramadan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Gaya Abadi Carolyn Bassette-Kennedy Setelah Meninggal Tragis 30 Tahun Lalu
2
Evolusi Tumi Alpha, Tas Travel Standar Militer Kini Desainnya Gen-Z Friendly
3
Most Pop: Foto Inul Daratista Pakai dan Tanpa Makeup, Kulitnya Jadi Sorotan
4
Hilary Duff Akhirnya Buka Suara Soal Drama Grup 'Ibu-ibu Toksik'
5
Jangan Baper Dulu! Ini Cara Hadapi Teman Pacar yang Bikin Kesal
MOST COMMENTED











































