'Kejamnya Ibuku, Aku Diperlakukan Seperti Anjing'
wolipop
Rabu, 04 Apr 2012 13:30 WIB
Jakarta
-
"Ibuku sendiri memperlakukan diriku seperti seekor anjing," begitulah pengakuan seorang anak yang kesehariannya diwarnai dengan dipukuli ibunya, dikunci di ruangan, tidak diberikan tempat tidur hingga berjualan di pasar gypsy. Apa yang membuat seorang ibu tega berbuat seperti itu pada darah dagingnya sendiri?
Andrew Clappison, 18 tahun, melaporkan ibunya, Linda Clappison, 46 tahun ke pengadilan karena perlakuan yang tidak lagi bisa diterimanya. Andrew mengaku kepada pengadilan Hull Crown bahwa ibunya dulu baik-baik saja dan penyayang sampai ayahnya meninggalkan ibunya saat dirinya berusia sepuluh tahun.
Dilansir Dailymail, remaja lelaki ini merasa hidupnya bagaikan teror dengan kelakuan ibunya yang kadang melarang dirinya pergi sekolah namun memaksanya untuk berjualan di pasar gypsy. Sepulang sekolah iapun dikurung di kamar dan hanya tidur di lantai tanpa cahaya lampu atau pemanas. Di hari-hari tertentu, ibunya juga sering memukuli dan menendangnya tanpa ada alasan tertentu.
Bekerja di pasar Gypsy di area Whitby dan Hull Fair diakuinya ia tak menerima bayaran sepeserun, ia hanya dijadikan pesuruh di pasar tersebut oleh para penjual lepasan. Jika para penjual itu mengeluh pada ibunya, maka ia langsung dipukuli, ditampar atau ditendang oleh ibunya di rumah.
Perlakuan aneh dari ibunya tidak hanya sampai di situ. Setelah ia dikurung di kamar, ia harus mengetuk pintu jika ingin pergi ke toilet atau minum air. "Aku diperlakukan seperti anjing pada dasarnya," akunya.
Sejak bulan Januari 2010, ibunya mengeluarkan kasur dan selimut dari kamarnya. Iapun mengakali kedinginan di musim dingin dengan mengangkat matras dan menjadikannya selimut. Saat bangun pagi, kakinya sudah membiru dan membeku. Meskipun ada pemanas di kamarnya, tapi alat itu tidak bisa digunakan tanpa radiator.
Pihak sekolah juga mengakui ke pengadilan, di periode usia Andrew yang menginjak 10 hingga 16 tahun, absensi sekolahnya hanya mencapai 43%. Saat pihak sekolah menelpon ayah atau ibunya di rumah, tidak ada yang menjawab.
Hingga saat ini, Linda Clappison yang tinggal di Keyingham Marsh, Inggris, menolak tuntutan anaknya sendiri yang mengatakan bahwa dirinya menyiksa hingga menelantarkan. Sidangpun masih terus berlanjut.
(fer/hst)
Andrew Clappison, 18 tahun, melaporkan ibunya, Linda Clappison, 46 tahun ke pengadilan karena perlakuan yang tidak lagi bisa diterimanya. Andrew mengaku kepada pengadilan Hull Crown bahwa ibunya dulu baik-baik saja dan penyayang sampai ayahnya meninggalkan ibunya saat dirinya berusia sepuluh tahun.
Dilansir Dailymail, remaja lelaki ini merasa hidupnya bagaikan teror dengan kelakuan ibunya yang kadang melarang dirinya pergi sekolah namun memaksanya untuk berjualan di pasar gypsy. Sepulang sekolah iapun dikurung di kamar dan hanya tidur di lantai tanpa cahaya lampu atau pemanas. Di hari-hari tertentu, ibunya juga sering memukuli dan menendangnya tanpa ada alasan tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlakuan aneh dari ibunya tidak hanya sampai di situ. Setelah ia dikurung di kamar, ia harus mengetuk pintu jika ingin pergi ke toilet atau minum air. "Aku diperlakukan seperti anjing pada dasarnya," akunya.
Sejak bulan Januari 2010, ibunya mengeluarkan kasur dan selimut dari kamarnya. Iapun mengakali kedinginan di musim dingin dengan mengangkat matras dan menjadikannya selimut. Saat bangun pagi, kakinya sudah membiru dan membeku. Meskipun ada pemanas di kamarnya, tapi alat itu tidak bisa digunakan tanpa radiator.
Pihak sekolah juga mengakui ke pengadilan, di periode usia Andrew yang menginjak 10 hingga 16 tahun, absensi sekolahnya hanya mencapai 43%. Saat pihak sekolah menelpon ayah atau ibunya di rumah, tidak ada yang menjawab.
Hingga saat ini, Linda Clappison yang tinggal di Keyingham Marsh, Inggris, menolak tuntutan anaknya sendiri yang mengatakan bahwa dirinya menyiksa hingga menelantarkan. Sidangpun masih terus berlanjut.
(fer/hst)
Pakaian Wanita
Nike Women's Court Heritage Short: Celana Tenis yang Bikin Gerak Bebas
Olahraga
Atasan Tenis Wanita dari ASICS yang Bikin Gerak Bebas & Makin Percaya Diri di Lapangan
Hobbies & Activities
Butuh Koper buat Mudik Lebaran? Ini Rekomendasi Koper yang Cocok Dibawa
Olahraga
2 Sepatu Basket yang Punya Performa Ganas di Lapangan, Desainnya Bikin Auto Dilirik!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
7 Ide Outfit Hijab untuk Bukber yang Stylish, Kasual hingga Formal
2
Mirip Ed Sheeran, Pria Ini Diminta Asuransi Rp 200 Miliar untuk Masuk Mall
3
Gaya Rose BLACKPINK Tampil Fresh Bak Tinkerbell di Paris Fashion Week
4
Sinopsis Hunter Killer, Film Gerard Butler di Bioskop Trans TV Hari Ini
5
Trans First Luxury Buka di METRO Gandaria City, Tempat Jual-Beli Barang Branded
MOST COMMENTED











































