Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Anak 7 Tahun Dihadiahi Ibunya Voucher Sedot Lemak

wolipop
Rabu, 04 Jan 2012 12:42 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Sarah Burge dan putrinya, Poppy kembali menjadi buah bibir. Setelah sebelumnya anak tujuh tahun itu dapat hadiah voucher operasi payudara, kini Sarah memberikan kado voucher sedot lemak.

Voucher senilai £ 7 ribu tersebut merupakan kado Natal Sarah untuk Poppy. Wanita 51 tahun itu memutuskan memberi kado voucher sedot lemak karena siapa tahu nantinya berguna untuk putrinya tersebut.

"Aku menaruh voucher itu di dalam stocking-nya. Tidak ada yang salah dengan hal itu," kata Sarah seperti dikutip Daily Mail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wanita yang dikenal sebagai pecandu operasi plastik itu punya alasan khusus kenapa memberikan putri kecilnya voucher sedot lemak. "Dia selalu meminta operasi itu sepanjang waktu. Dia ingin bertubuh bagus dan sedot lemak adalah salah satu cara yang bisa digunakan," tutur Sarah.

Bagi Sarah, kado Natal tersebut adalah sebuah investasi untuk masa depan putrinya. "Ini sama seperti menyimpan uang untuk pendidikannya," tukas wanita berusia 51 tahun itu.

Nama Sarah Burge mulai menjadi kontroversi pada 2010 lalu saat mengaku mengajari putrinya menari striptis. Setelah itu, ia terus menuai kontroversi.

Pada Juni 2011 lalu misalnya, ia memberikan putrinya yang baru berulang tahun ke-7, hadiah voucher untuk operasi pembesaran payudara. Voucher tersebut senilai £ 6 ribu.

Dalam wawancara dengan majalah Closer, Sarah mengaku putrinya lah yang memohon pada dirinya untuk melakukan operasi payudara. "Jadi aku memberinya voucher itu sehingga dia bisa melakukannya nanti saat usia 16 tahun, sesuai aturan hukum. Kalau dia memang punya payudara besar secara alami, dia bisa menggunakan voucher itu untuk hal lain," jelasnya.

Voucher operasi payudara itu sebenarnya juga bagian dari hadiah bernilai puluhan ribu poundsterling yang diberikan Sarah untuk Poppy. Saat anaknya tersebut berulang tahun dia memang menggelar pesta yang memanjakan gadis cilik itu.

Di ulang tahunnya, Poppy dan tujuh temannya menikmati pesta manicure, pedicure dan makeover. Mereka berdandan, memakai tato palsu, pura-pura minum champagne di sebuah bus berwarna pink.

"Poppy tidak tertarik dengan kastil atau parsel, jadi aku membuatkan pesta untuknya yang sedikit berbau dewasa," ujar Sarah.

Jangan heran bagaimana Sarah bisa punya begitu banyak uang untuk memanjakan putrinya tersebut. Ia memiliki bisnis operasi plastik, pesta bertukar pasangan dan menulis novel erotis.

"Beberapa orang menganggap aku kontroversial dan aku akan marah saat orang asing mengatakan aku ibu yang buruk karena aku merasa tidak membahayakan anakku dengan hadiah-hadiah ini," kesalnya.

Bagi Sarah, putrinya sama seperti anak-anak lainnya. Poppy suka berolahraga dan bermain di luar.

"Tapi anak-anak sekarang tidak suka lagi Snow White dan Cinderella. Mereka ingin terkenal seperti Cheryl Cole dan Lady Gaga. Aku hanya mendukungnya dan membuat impiannya jadi nyata," urainya membela diri.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads