4 Masalah Kulit Pasca Melahirkan dan Solusinya
wolipop
Jumat, 23 Des 2011 18:31 WIB
Jakarta
-
Kulit merupakan bagian tubuh pada manusia yang cukup elastis. Walaupun pada saat melahirkan kulit Anda melar akibat naiknya berat badan, namun dengan sendirinya kondisi kulit akan kembali seperti semula.
Masalah kulit pasca melahirkan, tidak terbatas hanya pada melarnya beberapa bagian pada tubuh Anda. Ada masalah kulit lain yang berkaitan dengan perubahan hormon pasca melahirkan. Berikut empat masalah kulit yang sering dialami oleh ibu-ibu setelah melahirkan beserta solusinya yang dikutip dari Todaysparent. Namun jangan lupa untuk tetap mendiskusikan masalah kulit yang sedang Anda hadapi dengan dokter kulit Anda.
1. Melasma
Penyebabnya adalah sinar UV, faktor genetik serta perpaduan meningkatnya esterogen dan progesteron yang membuat kulit Anda menjadi lebih gelap. Melasma juga dikenal sebagai 'topeng kehamilan' dimana kulit di area wajah seperti dahi, pipi dan sekitar mulut berwarna lebih gelap dari bagian lain.
Pada beberapa kasus, hiperpigmentasi seperti ini bisa memudar seiring berjalannya waktu namun tidak akan hilang sepenuhnya. Untuk mencegahnya, gunakanlah tabir surya yang mengandung SPF 30 dan hindari terkena sinar matahari secara langsung. Untuk meminimalkan melesma yang sudah ada, Holly Sherrad, seorang education manager di International Dermal Institute, Kanada, menyarankan untuk memakai krim wajah yang mengandung kojic acid. Namun Anda harus mendiskusikan terlebih dulu dengan dokter Anda jika Anda sedang menyusui.
Atau gunakan krim wajah yang kaya akan vitamin C, E dan A serta rajin melakukan peeling untuk membantu proses pengelupasan kulit dan mengangkat sel kulit mati. Untuk ibu menyusui, hal ini aman dilakukan sehingga Anda tidak perlu khawatir.
2. Jerawat
Penyebab jerawat yang keluar pasca melahirkan biasanya dipengaruhi karena perubahan hormon. Meningkatnya progesteron dan esterogon yang fluktuatif menyebabkan produksi sebum juga ikut meingkat sehingga pori-pori kulit menjadi tersumbat.
Rata-rata, jerawat yang timbul pasca melahirkan menyerang area bawah wajah dan leher. Tingkatannya pada tiap orang berbeda, ada yang ringan, ada juga yang parah, tergantung dari tingkat hormon mereka. Tapi semuanya memiliki kesamaan yaitu bentuk jerawat yang berupa benjolan merah. Pada beberapa orang, benjolan tersebut terasa sangat menyakitkan.
Jerawat tersebut akan menghilang dengan cepat, namun pada beberapa orang, bis bertahan cukup lama. Menurut dr. Paul Cohen, seorang dermatologis asal Toronto, cara mengatasi masalah jerawat ini adalah dengan memakai produk yang mengandung benzoyl peroksida yang mampu menembus pori-pori yang tersumbat dan membersihkan kotoran-kotoran di dalamnya. Zat ini aman untuk ibu menyusui. Namun bagi Anda dengan tingkat jerawat cukup parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit dan jangan lupa katakan pada dokter tersebut bahwa Anda sedang menyusui.
3. Munculnya Pembuluh Vena
Peningkatan sirkulasi darah dan hormon yang membuat pembuluh vena tersebut terlihat di permukaan kulit yang berbentuk seperti sarang laba-laba. Biasanya pembuluh vena ini muncul di area cupang hidung, pipi, leher dan tubuh bagian atas. Perlu waktu 4-6 bulan setelah melahirkan untuk menghilangkan masalah ini, namun pada beberapa orang, ada yang membutuhkan waktu lebih dari itu.
Gunakan ekstrak raspberry merah atau produk yang mengandung bioflavinoid untuk memperkuat pembuluh vena Anda. Produk ini aman untuk ibu menyusui. Anda juga bisa menggunakan minyak zaitun maupun emolien seperti shea butter agar kulit Anda tetap halus.
4. Kulit Kering dan Mengelupas
Perubahan hormon seringkali membuat kulit kehilangan kelembaban sehingga membuat kulit kering dan mengelupas. Masalah ini biasanya terjadi di sekitar wajah. Hal ini terjadi karena kulit terhidrasi sehingga makin cepat Anda mengembalikan kelembaban kulit, semakin cepat kulit Anda kembali ke kondisi semula.
Saran dari Chen, untuk mengurangi kekeringan dan peradangan adalah dengan menggunakan pembersih ringan dan mengandung banyak pelembab. Bacalah label bahan untuk memastikan pembersih tersebut bebas pewangi, bebas zat aditif, dan selalu memiliki kandungan yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Untuk beberapa bagian tubuh yang juga mengalami kekeringan, Anda bisa mengoleskan lotion yang mengandung shea butter atau minyak jojoba.
(eny/eya)
Masalah kulit pasca melahirkan, tidak terbatas hanya pada melarnya beberapa bagian pada tubuh Anda. Ada masalah kulit lain yang berkaitan dengan perubahan hormon pasca melahirkan. Berikut empat masalah kulit yang sering dialami oleh ibu-ibu setelah melahirkan beserta solusinya yang dikutip dari Todaysparent. Namun jangan lupa untuk tetap mendiskusikan masalah kulit yang sedang Anda hadapi dengan dokter kulit Anda.
1. Melasma
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada beberapa kasus, hiperpigmentasi seperti ini bisa memudar seiring berjalannya waktu namun tidak akan hilang sepenuhnya. Untuk mencegahnya, gunakanlah tabir surya yang mengandung SPF 30 dan hindari terkena sinar matahari secara langsung. Untuk meminimalkan melesma yang sudah ada, Holly Sherrad, seorang education manager di International Dermal Institute, Kanada, menyarankan untuk memakai krim wajah yang mengandung kojic acid. Namun Anda harus mendiskusikan terlebih dulu dengan dokter Anda jika Anda sedang menyusui.
Atau gunakan krim wajah yang kaya akan vitamin C, E dan A serta rajin melakukan peeling untuk membantu proses pengelupasan kulit dan mengangkat sel kulit mati. Untuk ibu menyusui, hal ini aman dilakukan sehingga Anda tidak perlu khawatir.
2. Jerawat
Penyebab jerawat yang keluar pasca melahirkan biasanya dipengaruhi karena perubahan hormon. Meningkatnya progesteron dan esterogon yang fluktuatif menyebabkan produksi sebum juga ikut meingkat sehingga pori-pori kulit menjadi tersumbat.
Rata-rata, jerawat yang timbul pasca melahirkan menyerang area bawah wajah dan leher. Tingkatannya pada tiap orang berbeda, ada yang ringan, ada juga yang parah, tergantung dari tingkat hormon mereka. Tapi semuanya memiliki kesamaan yaitu bentuk jerawat yang berupa benjolan merah. Pada beberapa orang, benjolan tersebut terasa sangat menyakitkan.
Jerawat tersebut akan menghilang dengan cepat, namun pada beberapa orang, bis bertahan cukup lama. Menurut dr. Paul Cohen, seorang dermatologis asal Toronto, cara mengatasi masalah jerawat ini adalah dengan memakai produk yang mengandung benzoyl peroksida yang mampu menembus pori-pori yang tersumbat dan membersihkan kotoran-kotoran di dalamnya. Zat ini aman untuk ibu menyusui. Namun bagi Anda dengan tingkat jerawat cukup parah, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit dan jangan lupa katakan pada dokter tersebut bahwa Anda sedang menyusui.
3. Munculnya Pembuluh Vena
Peningkatan sirkulasi darah dan hormon yang membuat pembuluh vena tersebut terlihat di permukaan kulit yang berbentuk seperti sarang laba-laba. Biasanya pembuluh vena ini muncul di area cupang hidung, pipi, leher dan tubuh bagian atas. Perlu waktu 4-6 bulan setelah melahirkan untuk menghilangkan masalah ini, namun pada beberapa orang, ada yang membutuhkan waktu lebih dari itu.
Gunakan ekstrak raspberry merah atau produk yang mengandung bioflavinoid untuk memperkuat pembuluh vena Anda. Produk ini aman untuk ibu menyusui. Anda juga bisa menggunakan minyak zaitun maupun emolien seperti shea butter agar kulit Anda tetap halus.
4. Kulit Kering dan Mengelupas
Perubahan hormon seringkali membuat kulit kehilangan kelembaban sehingga membuat kulit kering dan mengelupas. Masalah ini biasanya terjadi di sekitar wajah. Hal ini terjadi karena kulit terhidrasi sehingga makin cepat Anda mengembalikan kelembaban kulit, semakin cepat kulit Anda kembali ke kondisi semula.
Saran dari Chen, untuk mengurangi kekeringan dan peradangan adalah dengan menggunakan pembersih ringan dan mengandung banyak pelembab. Bacalah label bahan untuk memastikan pembersih tersebut bebas pewangi, bebas zat aditif, dan selalu memiliki kandungan yang melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Untuk beberapa bagian tubuh yang juga mengalami kekeringan, Anda bisa mengoleskan lotion yang mengandung shea butter atau minyak jojoba.
(eny/eya)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Viral Tren Video AI Orangtua untuk Desak Anak Segera Menikah
2
Kim Seon Ho Kena Isu Pajak, Brand Fashion Langsung Tarik Iklan
3
Ramalan Zodiak Cinta 8 Januari: Capricorn dan Sagitarius Mengalah Demi Cinta
4
Weekend Lover, Tren Hubungan Viral di TikTok yang Dinilai Merendahkan Diri
5
Manfaat Jahe untuk Kulit: Dari Atasi Jerawat hingga Bikin Awet Muda
MOST COMMENTED











































