Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menyusui Bayinya, Wanita Ini Dianggap Tidak Sopan

wolipop
Kamis, 15 Des 2011 18:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Simon (Dok. MyFox)
Jakarta - Diskriminasi terhadap ibu menyusui terjadi di Amerika Serikat. Hal itu dialami seorang wanita bernama Simone Dos Santos saat menyusui bayinya di lorong sebuah pengadilan.

Simone menceritakan diskriminasi yang dialaminya itu dalam sebuah blog di situs washingtonpost.com. Belum lama ini, wanita yang berprofesi sebagai pengacara itu harus menjalani sidang karena melanggar lampu merah di sebuah gedung pemerintah di Washington D.C.

Saat sedang menunggu sidang, Simone sadar bayinya yang baru berusia empat bulan ingin menyusu. Ia pun akhirnya keluar dari ruangan. Namun saat di luar, sudah berada di lorong gedung pengadilan tersebut, ia tidak melihat tanda adanya ruang untuk menyusui atau tempat duduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhirnya, Simone pun langsung duduk di lorong tersebut karena putranya sudah ingin menyusu. Baru menyusui anaknya sebentar, seorang petugas keamanan mendatanginya dan melarangnya duduk di lorong.

Simone berencana menjalankan larangan petugas keamanan itu begitu putranya selesai menyusu. Tapi rupanya si petugas tetap ngotot menyuruhnya berhenti menyusui.

Simone kemudian mengancingkan kemejanya dan pelan-pelan berdiri. Namun karena sadar putranya masih belum selesai menyusu, ia kemudian bersandar ke dinding dan kembali menyusui.

Tidak lama, penjaga lainnya datang mendekatinya dan melarangnya untuk menyusui di lorong tersebut. "Kata mereka ini ruang publik. Dia bilang padaku aku telah melakukan ketidaksopanan karena menunjukkan payudaraku," tulisnya, seperti dikutip Huffington Post.

Wanita berambut pendek itu pun shock mendengar ucapan si petugas. Ia kecewa dan marah karena dianggap sebagai seorang kriminal padahal sedang memberi putranya makanan.

"Aku pun bertanya pada petugas. Aku tidak bisa menyusui anakku karena ini lorong umum? Apakah Anda serius?," tulis Simone lagi soal ucapannya pada si petugas. "Well, ini adalah gedung pemerintah dan Anda tidak bisa menyusui di lorong ini karena ini gedung pemerintah," tulis Simone lagi menirukan jawaban petugas keamanan yang melarangnya menyusui.

Sebagai seorang pengacara, Simone sangat sadar dirinya sama sekali tidak melakukan pelanggaran dan punya hak untuk menyusui bayinya dimanapun dan kapanpun. Oleh karena itu, setelah ada larangan tersebut ia tidak mau si penjaga berbuat sesuka hatinya. Ia berharap apa yang dialaminya bisa diselidiki dan tidak dialami lagi oleh ibu menyusui lainnya.

Menurut aturan, Washingtong D.C. dan 28 negara bagian lainnya di Amerika Serikat tidak memasukkan menyusui sebagai bagian dari ketidaksopanan. Sehingga apa yang dilakukan Simone memang dilindungi oleh hukum.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads