Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ortu Buat Kampanye Anti Iklan Kecantikan yang Menipu

wolipop
Kamis, 13 Okt 2011 18:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Sekarang ini semakin banyak saja iklan produk kecantikan yang menggunakan teknologi komputer sehingga terkesan menipu konsumen. Prihatin atas hal itu, sepasang orangtua di Amerika membuat kampanye anti iklan tersebut.

Seth dan Eva Matlins, itulah nama pasangan yang meluncurkan kampanye 'Self Esteem Act'. Pasangan yang merupakan pendiri majalah dan fashion label 'Off Our Chests' itu membuat kampanye tersebut untuk melindungi anak-anak serta remaja.

Dalam pandangan mereka, iklan-iklan produk kecantikan membuat anak-anak dan remaja berpikir tentang imej tubuh ideal yang sebenarnya tidak realistis. Pasangan tersebut merasa sekarang ini iklan-iklan yang ada terlalu banyak diedit dengan photoshop sehingga jauh dari kesan alami wajah atau penampilan asli si model.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak bisa memungkiri kalau budaya kecantikan memberikan efek negatif pada anak-anak perempuan dan wanita," ujar Eva Matlins, seperti dikutip dari Daily Mail.

"Masalah serius muncul saat kita tidak sadar kalau imej ideal yang ditampilkan di media membuat orang berekspektasi pada sesuatu yang tidak realistis," tambahnya.

Kampanye yang dibuat Seth dan Eva itu dilakukan setelah mereka melihat hasil survei dari Dove Self-Esteem Fund. Berdasarkan riset tersebut terungkap, 80% wanita merasa imej dari bintang atau model iklan wanita membuat mereka tidak percaya diri.

Dari survei itu diketahui juga, 71% remaja perempuan dengan kepercayaan diri rendah merasa penampilan mereka kurang menarik. Para remaja putri itu tidak merasa cukup cantik, kurus dan trendy.

"Angka-angka ini menunjukkan ada masalah di masyarakat kita. Konsekuensinya bisa berefek pada kebahagiaan seseorang, kesehatan, produktifitas dan masalah makan yang menyebabkan kematian," tutur Seth Matlins.

Pasangan dengan dua anak itu melakukan kampanye tersebut juga demi masa depan anak-anak mereka. "Putri kami sekarang lima tahun dan putra kami empat tahun. Mereka akan melihat iklan ini dan menangkapnya," ujar Eva.

Kampanye yang dilakukan pasangan Matlins itu sejalan dengan apa yang sudah dilakukan Advertising Standards Authorithy (ASA) di Inggris. Lembaga tersebut protes dan menarik dari peredaran iklan yang menampilkan Julia Roberts untuk produk foundation Teint Miracle, Lancome dan iklan The Eraser dari Maybelline yang dibintangi Christy Turlington.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads