Sebelum Umur 8 Tahun, Anak Tak Boleh Tiup Balon di Eropa
wolipop
Senin, 10 Okt 2011 13:39 WIB
Jakarta
-
Bermain meniup balon, termasuk salah satu aktivitas favorit anak. Namun kini aktivitas tersebut dilarang dilakukan untuk anak yang belum berumur delapan tahun di Eropa.
Seperti dikutip dari Telegraph, standarisasi keamanan mainan anak-anak di Uni Eropa, Toy Safety Directive mengeluarkan aturan baru tersebut. Dalam aturan baru itu, anak-anak yang belum berumur delapan tahun tidak boleh meniup balon, kecuali mereka diawasi oleh orang dewasa.
Bukan hanya meniup balon saja yang dianggap berbahaya dalam aturan Toy Safety Directive. Mainan lainnya seperti mainan party blower, pancingan dengan magnet, lipstik plastik, peluit dan suling juga disebut bahaya untuk anak-anak.
Party blower, terompet yang biasa ditiup anak-anak saat pesta ulang tahun, dikategorikan berbahaya untuk anak-anak di bawah umur 14 tahun. Menurut aturan tersebut, mainan yang ditaruh di mulut bisa menyebabkan anak tersedak. Sedangkan mainan magnet dilarang karena ada banyak kasus anak-anak menelan mainan tersebut.
Dalam 18 bulan ke depan, mainan yang bisa dicium dan dibaui juga dilarang. Salah satu mainan jenis tersebut contohnya adalah Lots-O-Hugging Bear yang dirilis Toy Story. Mainan yang berbau strawberry tersebut dianggap menggunakan bahan kimia untuk menciptakan wewangiannya.
Berdasarkan aturan Toy Safety Directive, semua mainan anak yang berbahan lembut seperti boneka dan dijual untuk anak-anak di bawah tiga tahun, harus bisa dicuci. Hal tersebut diterapkan untuk mencegah penyebaran virus dan kuman.
(eny/eny)
Seperti dikutip dari Telegraph, standarisasi keamanan mainan anak-anak di Uni Eropa, Toy Safety Directive mengeluarkan aturan baru tersebut. Dalam aturan baru itu, anak-anak yang belum berumur delapan tahun tidak boleh meniup balon, kecuali mereka diawasi oleh orang dewasa.
Bukan hanya meniup balon saja yang dianggap berbahaya dalam aturan Toy Safety Directive. Mainan lainnya seperti mainan party blower, pancingan dengan magnet, lipstik plastik, peluit dan suling juga disebut bahaya untuk anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam 18 bulan ke depan, mainan yang bisa dicium dan dibaui juga dilarang. Salah satu mainan jenis tersebut contohnya adalah Lots-O-Hugging Bear yang dirilis Toy Story. Mainan yang berbau strawberry tersebut dianggap menggunakan bahan kimia untuk menciptakan wewangiannya.
Berdasarkan aturan Toy Safety Directive, semua mainan anak yang berbahan lembut seperti boneka dan dijual untuk anak-anak di bawah tiga tahun, harus bisa dicuci. Hal tersebut diterapkan untuk mencegah penyebaran virus dan kuman.
(eny/eny)
Home & Living
2 Rekomendasi Teko Air Minum untuk Kumpul Keluarga, Praktis dan Tetap Estetik di Meja
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Tenang & Lembab Seharian dengan Andalan Baru dari SOME BY MI Beta Panthenol Repair Toner!
Elektronik & Gadget
Abadikan Momen Lebih Seru dengan 2 Kamera Instax dari Fujifilm yang Bikin Foto Langsung Jadi Kenangan!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Tongsis Tripod dari ACMIC untuk Foto & Video Lebih Profesional!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Potret Perdana Putri Cantik Monica Bellucci Pemotretan Vogue Bareng Ibunya
2
Foto: Kate Middleton dan Coat Barunya di Momen Bersejarah Gereja Inggris
3
Sekali Foto Kencan, Cristiano Ronaldo & Georgina Pamer Harta Rp 250 Miliar
4
Potret Kemesraan Chef Juna dengan Pacar Saat Lebaran, Agamanya Jadi Sorotan
5
Gaya Tasya Farasya Pakai Piyama Rp 73 Juta, Santai Tapi Super Mewah
MOST COMMENTED











































