5 Kebiasaan Buruk Si Kecil & Cara Mengatasinya
wolipop
Selasa, 30 Agu 2011 08:29 WIB
Jakarta
-
Tidak jarang kita melihat si kecil menggigit kuku, menghisap jempol atau mengupil di depan umum. Ingin mencoba menghilangkan kebiasaannya yang kurang baik itu?
Psikolog Dr Pat Spungin menjelaskan, anak kecil tidak mengerti jika kebiasaan buruknya tersebut dapat membuat mereka tidak diterima di lingkungannya. Maka dari itu, jangan anggap remeh kebiasaan buruk si kecil tersebut. Jika tidak segera ditangani, maka akan terbawa hingga ia dewasa nanti.
Seperti dilansir dari Telegraph, berikut ini lima kebiasaan anak yang sebaiknya dihentikan dan cara membujuk mereka agar mau meninggalkan kebiasaan buruknya itu.
1. Menggigit Kuku
Menggigit kuku bisa disebabkan karena gugup atau bosan. Menggigit kuku dapat membuat jari terluka dan berdarah, parahnya lagi dapat menyebabkan infeksi. Jika si kecil mulai menggigit kuku bisa jadi dia mulai stres. Alihkan pikiran si kecil dengan menyibukkannya. Anda bisa memilihkan permainan yang banyak menggunakan tangan, seperti bermain membentuk lilin, menggambar atau bermain pasir.
2. Menghisap Jempol
Menghisap jempol bisa menyebabkan kerusakan gigi dan membuat gigi berjarak. Hasil USG sering menunjukkan, ketika dalam kandungan si kecil sering menghisap jempol. Sayangnya, kebiasannya itu berlanjut hingga dia kanak-kanak. Hilangkan kebiasaannya tersebut perlahan-lahan dan secara bertahap. Pada awalnya Anda hanya memperbolehkannya menghisap jempol di rumah, lalu berkurang, hanya pada waktu tidur saja.
3. Mengupil
Membersihkan hidung memang baik, namun jika mengorek hidung menjadi kebiasaan si kecil tentu menjadi tidak baik. Ketika mengupil, anak-anak sering membuangnya ke dinding, sofa atau pinggiran tempat tidur. Tidak jarang mereka juga memainkan kotoran hidungnya, bahkan memakannya.
Perilaku si kecil ini bisa disebabkan karena dia meniru orang dewasa. Sebuah studi menunjukkan bahwa 91 persen orang dewasa melakukannya, sehingga anak-anak mengikutinya. Kebiasaan mengupil si kecil juga bisa menyebabkan iritasi di kulit bagian dalam hidung. Untuk menyembuhkannya, orangtua bisa memulaskan petroleum jelly ke hidung untuk melembabkan lubang hidung.
Agar si kecil tidak kebiasaan mengupil, orangtua harus mengubah kebiasaannya terlebih dahulu. Jangan mengupil depan si kecil. Jika si kecil tetap hobi mengupil, katakan bahwa membersihkan hidung cukup sekali dalam sehari.
4. Memutar-mutar dan menarik rambut
Kebiasan buruk dari anak perempuan adalah memutar rambut lalu menariknya. Menarik rambut sangat membahayakan, karena dapat membuat kebotakan. Jika anak melakukan hal ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
5. Memainkan Kelaminnya
Beberapa anak senang memainkan bagian kemaluannya. Untuk balita, Anda bisa menyingkirkan tangannya dari kelaminnya dan katakan jangan lakukan hal itu. Tapi untuk anak-anak katakan, mereka hanya bisa menyentuhnya saat di kamar ketika tidak ada siapapun di sana. Hindari memberikan peringatan yang keras, karena mereka belum mengerti jika perilakunya tidak sopan.
(kik/fer)
Psikolog Dr Pat Spungin menjelaskan, anak kecil tidak mengerti jika kebiasaan buruknya tersebut dapat membuat mereka tidak diterima di lingkungannya. Maka dari itu, jangan anggap remeh kebiasaan buruk si kecil tersebut. Jika tidak segera ditangani, maka akan terbawa hingga ia dewasa nanti.
Seperti dilansir dari Telegraph, berikut ini lima kebiasaan anak yang sebaiknya dihentikan dan cara membujuk mereka agar mau meninggalkan kebiasaan buruknya itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menggigit kuku bisa disebabkan karena gugup atau bosan. Menggigit kuku dapat membuat jari terluka dan berdarah, parahnya lagi dapat menyebabkan infeksi. Jika si kecil mulai menggigit kuku bisa jadi dia mulai stres. Alihkan pikiran si kecil dengan menyibukkannya. Anda bisa memilihkan permainan yang banyak menggunakan tangan, seperti bermain membentuk lilin, menggambar atau bermain pasir.
2. Menghisap Jempol
Menghisap jempol bisa menyebabkan kerusakan gigi dan membuat gigi berjarak. Hasil USG sering menunjukkan, ketika dalam kandungan si kecil sering menghisap jempol. Sayangnya, kebiasannya itu berlanjut hingga dia kanak-kanak. Hilangkan kebiasaannya tersebut perlahan-lahan dan secara bertahap. Pada awalnya Anda hanya memperbolehkannya menghisap jempol di rumah, lalu berkurang, hanya pada waktu tidur saja.
3. Mengupil
Membersihkan hidung memang baik, namun jika mengorek hidung menjadi kebiasaan si kecil tentu menjadi tidak baik. Ketika mengupil, anak-anak sering membuangnya ke dinding, sofa atau pinggiran tempat tidur. Tidak jarang mereka juga memainkan kotoran hidungnya, bahkan memakannya.
Perilaku si kecil ini bisa disebabkan karena dia meniru orang dewasa. Sebuah studi menunjukkan bahwa 91 persen orang dewasa melakukannya, sehingga anak-anak mengikutinya. Kebiasaan mengupil si kecil juga bisa menyebabkan iritasi di kulit bagian dalam hidung. Untuk menyembuhkannya, orangtua bisa memulaskan petroleum jelly ke hidung untuk melembabkan lubang hidung.
Agar si kecil tidak kebiasaan mengupil, orangtua harus mengubah kebiasaannya terlebih dahulu. Jangan mengupil depan si kecil. Jika si kecil tetap hobi mengupil, katakan bahwa membersihkan hidung cukup sekali dalam sehari.
4. Memutar-mutar dan menarik rambut
Kebiasan buruk dari anak perempuan adalah memutar rambut lalu menariknya. Menarik rambut sangat membahayakan, karena dapat membuat kebotakan. Jika anak melakukan hal ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter.
5. Memainkan Kelaminnya
Beberapa anak senang memainkan bagian kemaluannya. Untuk balita, Anda bisa menyingkirkan tangannya dari kelaminnya dan katakan jangan lakukan hal itu. Tapi untuk anak-anak katakan, mereka hanya bisa menyentuhnya saat di kamar ketika tidak ada siapapun di sana. Hindari memberikan peringatan yang keras, karena mereka belum mengerti jika perilakunya tidak sopan.
(kik/fer)
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Kesehatan
Punya Luka Susah Kering? Ini Gel Andalan untuk Bantu Percepat Penyembuhan Luka Ringan hingga Kronis!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Potret Aaliyah Massaid, Alyssa Daguise-Mahalini Bukber, Kompak Tampil Santun
2
Apa Itu Queerplatonic Relationship? Bukan Pacar Tapi Lebih Dari Sahabat
3
Lupita Nyong'o Ungkap 50 Mioma Tumbuh di Rahim, yang Terbesar Seukuran Jeruk
4
Kontroversi Dongho U-KISS Dituduh Berkali-kali Selingkuh Sejak Istri Hamil
5
5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Perempuan, Panjang Umur hingga BB Turun
MOST COMMENTED











































