Awas Depresi Karena Mencoba Jadi Ibu Sempurna
wolipop
Selasa, 23 Agu 2011 18:28 WIB
Jakarta
-
Ketika menjadi seorang ibu bekerja, Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk melakukan segalanya dengan baik. Namun menurut penelitian terbaru, wanita yang mencoba jadi ibu sempurna ini berisiko depresi.
Penelitian tersebut dipresentasikan di meeting rutin American Sociological Association di Las Vegas. Dalam penelitian itu ditemukan, bekerja ternyata memiliki manfaat baik untuk kesehatan mental ibu.
Di antara para ibu yang bekerja itu, mereka yang risiko depresinya kecil adalah yang tidak mencoba jadi supermom. Ibu yang tidak terlalu depresi ini tak terlalu berusaha keras menyeimbangkan kehidupan kerjanya dengan keluarga.
"Wanita yang berusaha menjadi ideal justru meningkatkan gejala depresi dibandingkan wanita yang lebih skeptis soal menyeimbangkan pekerjaan dan keluarga," jelas salah satu peneliti Katrina Leupp, lulusan dari Universitas Washington, seperti dikutip dari LiveScience.
Penelitian yang dilakukan Leupp dan teman-temannya melibatkan 1.600 wanita menikah. Penelitian tersebut dinamakan 'National Longitudinal Survey of Youth' dan dimulai sejak 1987.
Dalam penelitian tersebut, para wanita diminta menjawab pertanyaan untuk mengukur dukungan mereka pada wanita bekerja. Mereka juga ditanya apakah setuju atau tidak dengan pernyataan: "Wanita lebih bahagia jika jadi ibu rumah tangga dan mengurus anak".
Pada 1992 dan 1994, para responden yang saat itu sudah berusia 40 tahun menjawab pertanyaan tentang gejala depresi yang mereka alami. Sama seperti penelitian sebelumnya, survei itu menunjukkan, ibu bekerja, memiliki gejala depresi lebih sedikit ketimbang ibu rumah tangga. Hal itu mungkin karena ibu bekerja lebih punya kesempatan untuk berinteraksi, aktivitasnya lebih beragam dan punya pendapatan.
"Ironis memang, wanita yang tidak terlalu berusaha menyeimbangkan pekerjaan dan keluarganya memiliki kesehatan mental yang lebih baik ketimbang yang berusaha menjadi sempurna," jelas Leupp.
Leupp berpendapat wanita bekerja yang berusaha menjadi sempurna ini sepertinya jadi merasa bertentangan dengan lingkungan kerjanya. Lingkungan kerja memang tidak mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga.
"Saat mereka tidak bisa menyeimbangkan semuanya dengan sempurna, supermom jadi lebih frutasi dan merasa bersalah," ujar Leupp.
Dari penelitian ini, Leupp berharap para ibu bekerja bisa merasa lebih optimis dalam menjalani hari-harinya antara menjadi orangtua dan pekerja. Ibu bekerja diharapkan tidak menyalahkan diri mereka sendiri jika ada sesuatu yang salah dalam menjalani hari-harinya.
"Sadarilah kalau mereka kesulitan, hal itu karena memang sulit," pungkasnya.
(eny/hst)
Penelitian tersebut dipresentasikan di meeting rutin American Sociological Association di Las Vegas. Dalam penelitian itu ditemukan, bekerja ternyata memiliki manfaat baik untuk kesehatan mental ibu.
Di antara para ibu yang bekerja itu, mereka yang risiko depresinya kecil adalah yang tidak mencoba jadi supermom. Ibu yang tidak terlalu depresi ini tak terlalu berusaha keras menyeimbangkan kehidupan kerjanya dengan keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian yang dilakukan Leupp dan teman-temannya melibatkan 1.600 wanita menikah. Penelitian tersebut dinamakan 'National Longitudinal Survey of Youth' dan dimulai sejak 1987.
Dalam penelitian tersebut, para wanita diminta menjawab pertanyaan untuk mengukur dukungan mereka pada wanita bekerja. Mereka juga ditanya apakah setuju atau tidak dengan pernyataan: "Wanita lebih bahagia jika jadi ibu rumah tangga dan mengurus anak".
Pada 1992 dan 1994, para responden yang saat itu sudah berusia 40 tahun menjawab pertanyaan tentang gejala depresi yang mereka alami. Sama seperti penelitian sebelumnya, survei itu menunjukkan, ibu bekerja, memiliki gejala depresi lebih sedikit ketimbang ibu rumah tangga. Hal itu mungkin karena ibu bekerja lebih punya kesempatan untuk berinteraksi, aktivitasnya lebih beragam dan punya pendapatan.
"Ironis memang, wanita yang tidak terlalu berusaha menyeimbangkan pekerjaan dan keluarganya memiliki kesehatan mental yang lebih baik ketimbang yang berusaha menjadi sempurna," jelas Leupp.
Leupp berpendapat wanita bekerja yang berusaha menjadi sempurna ini sepertinya jadi merasa bertentangan dengan lingkungan kerjanya. Lingkungan kerja memang tidak mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga.
"Saat mereka tidak bisa menyeimbangkan semuanya dengan sempurna, supermom jadi lebih frutasi dan merasa bersalah," ujar Leupp.
Dari penelitian ini, Leupp berharap para ibu bekerja bisa merasa lebih optimis dalam menjalani hari-harinya antara menjadi orangtua dan pekerja. Ibu bekerja diharapkan tidak menyalahkan diri mereka sendiri jika ada sesuatu yang salah dalam menjalani hari-harinya.
"Sadarilah kalau mereka kesulitan, hal itu karena memang sulit," pungkasnya.
(eny/hst)
Home & Living
2 Rekomendasi Teko Air Minum untuk Kumpul Keluarga, Praktis dan Tetap Estetik di Meja
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Tenang & Lembab Seharian dengan Andalan Baru dari SOME BY MI Beta Panthenol Repair Toner!
Elektronik & Gadget
Abadikan Momen Lebih Seru dengan 2 Kamera Instax dari Fujifilm yang Bikin Foto Langsung Jadi Kenangan!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Tongsis Tripod dari ACMIC untuk Foto & Video Lebih Profesional!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter
2
TikTok Viral Verificator
Viral! Bukan Kue Kering, Pria Ini Bagikan Hampers Lebaran 1 Galon Air Mineral
3
Supermodel David Gandy Ramal Industri Modeling akan 'Punah' Gara-Gara AI
4
Ramalan Zodiak 27 Maret: Aries Pemasukan Mengalir, Gemini Keuangan Menurun
5
Ramalan Zodiak 27 Maret: Cancer Asmara Kacau, Leo Beda Pendapat
MOST COMMENTED











































