6 Masalah Umum Saat Memberi Makan Bayi
wolipop
Selasa, 19 Jul 2011 18:39 WIB
Jakarta
-
Mengasuh bayi, terutama saat memberinya makan bisa jadi tantangan tersendiri untuk orangtua. Tantangan tersebut mulai dari menolak makanan yang Anda berikan sampai alergi.
Berikut ini enam masalah yang paling sering dialami orangtua saat memberi makan bayi atau balita mereka dan solusinya, seperti dikutip WebMD:
1. Membuat Kotor Lantai
Lantai Anda kerap dipenuhi dengan tumpahan makanan saat si kecil makan? Jangan marah dulu padanya karena tumpahan makanan itu berarti bayi Anda mulai belajar mandiri. Pada usia sembilan bulan, bayi biasanya mulai ingin memiliki kontrol dalam urusan makan. Jadi sebagai orangtua, Anda tidak perlu kesal dan cobalah ambil sisi positifnya jika si kecil ingin makan sendiri. Justru momen itu adalah langkah penting dalam proses belajar bayi.
2. Menolak Jenis Makanan Baru
"Anak-anak memang selalu menolak makanan baru," ujar dokter anak Elizabeth Ward yang juga penulis 'The Complete Idiot's Guide to Feeding Your Baby and Toddler'. Agar bayi mau makan makanan jenis baru, mulailah dengan porsi yang sedikit. Anda juga bisa mencoba membuat makanan baru itu mirip dengan makanan kesukaannya. Misalnya saja, jika dia suka pure wortel, Anda bisa memberinya pure kentang manis.
3. Memuntahkan Makanan
Jika si kecil memuntahkan makanannya, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Memuntahkan atau mengeluarkan lagi makanan yang sudah masuk ke mulut normal dilakukan bayi. Hal itu karena proses pencernaan bayi masih berkembang. Agar bayi tidak memuntahkan lagi makanannya, cobalah memberinya makanan dengan perlahan, melepas popoknya dan mengusahakan posisinya tetap tegak lurus setelah makan.
4. Terlalu Pemilih atau Picky Eater
"Bayi bisa jadi picky eaters karena banyak sebab," ujar Ward. Misalnya saja, bayi akan merasa malas makan saat giginya mulai tumbuh. Dalam kondisi tersebut, bayi hanya mau makan makanan tertentu saja. Untuk anak yang memang benar-benar pemilih, seperti menolak makan sayur, coba lakukan sedikit trik, seperti yang pernah ditulis wolipop di sini.
5. Alergi
Lebih dari 8% anak mengalami alergi pada makanan. Gejalanya bisa bermacam-macam mulai dari gatal, diare, muntah atau sakit perut. Makanan yang umumnya jadi penyebab anak alergi adala susu, kacang, telur, gandum dan kerang. Jika Anda menduga si kecil mengalami alergi, segeralah berkonsultasi ke dokter.
6. Junk Food
Terkadang masalah makan pada anak ini sebenarnya karena orangtua juga. "Orangtua terkadang tergoda untuk memberi balita mereka makanan yang juga orangtua makan," ujar Ward. Namun hal itu tentu bukan ide yang bagus jika Anda melakukannya saat makan junk food. Terlalu dini memberi bayi makanan manis, asin dan berlemak bisa membuatnya sulit memiliki pola makan yang sehat saat sudah mulai besar.
(eny/eny)
Berikut ini enam masalah yang paling sering dialami orangtua saat memberi makan bayi atau balita mereka dan solusinya, seperti dikutip WebMD:
1. Membuat Kotor Lantai
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Menolak Jenis Makanan Baru
"Anak-anak memang selalu menolak makanan baru," ujar dokter anak Elizabeth Ward yang juga penulis 'The Complete Idiot's Guide to Feeding Your Baby and Toddler'. Agar bayi mau makan makanan jenis baru, mulailah dengan porsi yang sedikit. Anda juga bisa mencoba membuat makanan baru itu mirip dengan makanan kesukaannya. Misalnya saja, jika dia suka pure wortel, Anda bisa memberinya pure kentang manis.
3. Memuntahkan Makanan
Jika si kecil memuntahkan makanannya, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Memuntahkan atau mengeluarkan lagi makanan yang sudah masuk ke mulut normal dilakukan bayi. Hal itu karena proses pencernaan bayi masih berkembang. Agar bayi tidak memuntahkan lagi makanannya, cobalah memberinya makanan dengan perlahan, melepas popoknya dan mengusahakan posisinya tetap tegak lurus setelah makan.
4. Terlalu Pemilih atau Picky Eater
"Bayi bisa jadi picky eaters karena banyak sebab," ujar Ward. Misalnya saja, bayi akan merasa malas makan saat giginya mulai tumbuh. Dalam kondisi tersebut, bayi hanya mau makan makanan tertentu saja. Untuk anak yang memang benar-benar pemilih, seperti menolak makan sayur, coba lakukan sedikit trik, seperti yang pernah ditulis wolipop di sini.
5. Alergi
Lebih dari 8% anak mengalami alergi pada makanan. Gejalanya bisa bermacam-macam mulai dari gatal, diare, muntah atau sakit perut. Makanan yang umumnya jadi penyebab anak alergi adala susu, kacang, telur, gandum dan kerang. Jika Anda menduga si kecil mengalami alergi, segeralah berkonsultasi ke dokter.
6. Junk Food
Terkadang masalah makan pada anak ini sebenarnya karena orangtua juga. "Orangtua terkadang tergoda untuk memberi balita mereka makanan yang juga orangtua makan," ujar Ward. Namun hal itu tentu bukan ide yang bagus jika Anda melakukannya saat makan junk food. Terlalu dini memberi bayi makanan manis, asin dan berlemak bisa membuatnya sulit memiliki pola makan yang sehat saat sudah mulai besar.
(eny/eny)
Home & Living
2 Rekomendasi Teko Air Minum untuk Kumpul Keluarga, Praktis dan Tetap Estetik di Meja
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Tenang & Lembab Seharian dengan Andalan Baru dari SOME BY MI Beta Panthenol Repair Toner!
Elektronik & Gadget
Abadikan Momen Lebih Seru dengan 2 Kamera Instax dari Fujifilm yang Bikin Foto Langsung Jadi Kenangan!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Tongsis Tripod dari ACMIC untuk Foto & Video Lebih Profesional!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Potret Perdana Putri Cantik Monica Bellucci Pemotretan Vogue Bareng Ibunya
2
Foto: Kate Middleton dan Coat Barunya di Momen Bersejarah Gereja Inggris
3
Potret Kemesraan Chef Juna dengan Pacar Saat Lebaran, Agamanya Jadi Sorotan
4
Sekali Foto Kencan, Cristiano Ronaldo & Georgina Pamer Harta Rp 250 Miliar
5
Gaya Tasya Farasya Pakai Piyama Rp 73 Juta, Santai Tapi Super Mewah
MOST COMMENTED











































