Anak yang Perokok Pasif Berisiko Hiperaktif
wolipop
Rabu, 13 Jul 2011 18:27 WIB
Jakarta
-
Anda kerap merokok anak berada di dalam rumah? Waspadalah karena menurut penelitian terbaru anak yang menjadi perokok pasif berisiko hiperaktif.
Penelitian tersebut dilakukan oleh Harvard School of Public Health. "Kami menemukan bahwa anak-anak yang kena asap rokok di rumah, 50% berisiko memiliki 2 atau 3 masalah perilaku," ujar salah satu peneliti Hillel Alpert, seperti dikutip WebMD.
Selama ini para dokter memang sudah sering memperingatkan tentang bahayanya asap rokok untuk anak. Asap rokok bisa meningkatkan risiko anak-anak terkena masalah pernapasan, pendengaran dan penyakit lainnya.
Berkaca pada hal di atas, Alpert ingin melihat lagi lebih jauh apakah asap rokok juga mempengaruhi anak. Dalam penelitiannya, Alpert dan timnya mengevaluasi data 2007 dari National Survey of Children's Health. Survei melalui telepon itu melibatkan 91 ribu responden anak.
Khusus untuk penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics itu, hanya 55.358 anak berusia di bawah 12 tahun yang dijadikan responden. Dari puluhan ribu responden itu, 6% anak terkena asap rokok saat di rumah.
Orangtua dari anak-anak yang menjadi responden penelitian ini melaporkan bahwa anak mereka sudah didiagnosa atau dirawat karena kasus ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder), ketidakmampuan memahami dan masalah tingkah laku lainnya.
"Kami membandingkan laporan antara orangtua yang merokok di rumah dengan orangtua yang tidak merokok di rumah," tambah Alper.
Penelitian itu menemukan, responden anak yang terkena asap rokok, 8,2% dari mereka memiliki masalah dalam belajar, 5,9% menderita ADHD dan 3,6% memiliki masalah tingkah laku. Risiko lebih tinggi ditemukan pada anak laki-laki, yang berusia lebih tua dan berasal dari keluarga dengan tingkat kemiskinan tinggi.
(eny/eny)
Penelitian tersebut dilakukan oleh Harvard School of Public Health. "Kami menemukan bahwa anak-anak yang kena asap rokok di rumah, 50% berisiko memiliki 2 atau 3 masalah perilaku," ujar salah satu peneliti Hillel Alpert, seperti dikutip WebMD.
Selama ini para dokter memang sudah sering memperingatkan tentang bahayanya asap rokok untuk anak. Asap rokok bisa meningkatkan risiko anak-anak terkena masalah pernapasan, pendengaran dan penyakit lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics itu, hanya 55.358 anak berusia di bawah 12 tahun yang dijadikan responden. Dari puluhan ribu responden itu, 6% anak terkena asap rokok saat di rumah.
Orangtua dari anak-anak yang menjadi responden penelitian ini melaporkan bahwa anak mereka sudah didiagnosa atau dirawat karena kasus ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder), ketidakmampuan memahami dan masalah tingkah laku lainnya.
"Kami membandingkan laporan antara orangtua yang merokok di rumah dengan orangtua yang tidak merokok di rumah," tambah Alper.
Penelitian itu menemukan, responden anak yang terkena asap rokok, 8,2% dari mereka memiliki masalah dalam belajar, 5,9% menderita ADHD dan 3,6% memiliki masalah tingkah laku. Risiko lebih tinggi ditemukan pada anak laki-laki, yang berusia lebih tua dan berasal dari keluarga dengan tingkat kemiskinan tinggi.
(eny/eny)
Olahraga
Sering Repot Bawa HP Saat Lari? Tas Pinggang Running Belt Ini Bikin Jogging Lebih Praktis!
Olahraga
2 Alat Gym dan Yoga Murah Bikin Latihan di Rumah Lebih Efektif, Ada Favorit Ibu Hamil!
Olahraga
3 Alat Yoga Simpel Ini Bisa Bikin Latihan di Rumah Lebih Maksimal!
Olahraga
Olahraga Tanpa Gerah! 2 Atasan Wanita Ini Nyaman untuk Gym, Yoga, dan Jogging
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Demi Moore Tampil Super Ramping di Red Carpet, Netizen Ramai Bahas Ozempic
2
Most Pop: Istri Walkot New York Rama Duwaji Disindir Pakai Crop Top Saat Bukber
3
Tren 'Cute Female Lead' di Drachin, Zhao Lusi Jadi Ikonnya
4
Sinopsis Phantom Lawyer, Drakor Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara Spesialis Hantu
5
Harper Beckham Siap Rilis Brand Kosmetik di Usia 14, Jadi Saingan Kylie Jenner
MOST COMMENTED











































