Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Lama Cuti Melahirkan Tentukan Sukses Ibu Menyusui

wolipop
Jumat, 03 Jun 2011 12:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Berapa lama Anda mendapat waktu cuti untuk melahirkan? Menurut sebuah penelitian, lamanya waktu cuti melahirkan bisa menentukan kesuksesan seorang ibu memberikan ASI pada bayinya.

Penelitian itu belum lama ini dimuat oleh jurnal Pediatrics. Penelitian tersebut dilakukan oleh Chinelo Ogbuanu dan timnya dari Georgia Department of Health, Amerika Serikat.

Dalam penelitian itu, ada 6.150 wanita bekerja yang jadi responden. Mereka diteliti dari sebelum melahirkan, saat melahirkan sampai dua tahun setelahnya. Para responden diminta melaporkan berapa lama mereka menyusui bayi dan kapan kembali bekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir Reuters, menurut hasil penelitian Ogbuanu, wanita yang kembali bekerja enam minggu atau kurang dari itu, lebih cenderung tidak sukses menyusui bayinya dalam waktu lama. Sedangkan wanita yang tetap di rumah selama setidaknya sembilan bulan atau paling tidak 13 minggu setelah melahirkan, lebih sukses menyusui bayinya selama tiga bulan atau lebih.

Dari penelitian itu terungkap juga, bayi yang mendapatkan ASI, lebih jarang menderita penyakit seperti eksim, asma, infeksi telinga dan penumonia. Oleh karena itu Ogbuanu pun menyarankan para ibu untuk menyusui bayi mereka selama yang mereka mampu.

Kembali kepada masalah cuti melahirkan, menurut Ogbuanu, dengan semakin lama ibu berada di rumah, semakin mudah ia untuk menyusui bayinya secara langsung. Dengan semakin sering menyusui, semakin banyak juga produksi ASI. Dan pada saat ibu dipisahkan dari bayinya seharian, jumlah ASI makin lama bisa semakin berkurang.

"Meskipun alat pemompa ASI efektif, alat itu tidak lebih efektif dari mulut bayi," tambah Ogbuanu.

Ogbuanu menyarankan, jika seorang ibu harus kembali bekerja, carilah cara bagaimana agar bisa tetap dekat dengan bayi sehingga bisa menyusui langsung saat waktu istirahat. Untuk mendukung kesuksesan menyusui, memompa secara reguler harus tetap dilakukan.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads