Yuk, Ajari Si Kecil Disiplin
wolipop
Kamis, 21 Apr 2011 10:11 WIB
Jakarta
-
Si kecil yang memasuki usia balita, biasanya mulai suka marah dengan berteriak, memukul atau menendang. Bagaimana mengatasi anak dengan sikap seperti ini?
Sebagai orangtua, Anda tentu akan merasa kesal melihat sikap anak tersebut. Tapi memarahinya bukanlah cara yang baik untuk mengatasi sikap buruknya itu. Marah-marah bisa membuat anak tidak menghargai dan menuruti Anda.
Dilansir babycenter, sikap buruk yang ditunjukkan si kecil dengan cara berteriak, menangis, memukul atau menendang ini, sebenarnya adalah bagian dari perkembangannya. Anak yang mulai beranjak dua tahun melakukan hal-hal tersebut sebagai bagian dari caranya menumbuhkan rasa percaya diri dan bersikap mandiri.
Sebagai orangtua yang bisa Anda lakukan adalah mulai mengajari si kecil disiplin. Bagaimana caranya? Berikut ini tipsnya:
1. Dilansir eHow, saat anak bersikap baik jangan lupa untuk memberinya pujian. Begitu juga ketika si kecil bersikap buruk, Anda pun perlu memberinya hukuman.
Terkadang orangtua lupa memberikan anak pujian ketika anak menunjukkan sikap dan sifat baiknya karena hanya fokus pada keburukannya saja. Anak bisa merasa tidak dihargai jika Anda hanya bereaksi saat dia bersikap buruk saja.
2. Saat anak bersikap buruk, langsung ajak mereka bicara. Contohnya, jika anak baru saja memukul temannya karena rebutan mainan. Cobalah langsung tenangkan anak. Dengan pelan, bukan dengan nada marah, katakan padanya, "Kamu tidak boleh memukul saat marah atau dia tidak mau kasih mainannya. Tanya saja baik-baik sama teman kamu boleh tidak pinjam mainannya."
Ketika mengajaknya mengobrol, Anda tidak hanya mengatakan kalau apa yang dilakukannya salah. Anda juga perlu memberinya solusi, bagaimana seharusnya bersikap.
3. Ajari anak untuk membuat keputusan. Biarkan anak memilih apa yang ia mau, tapi Anda yang memberikan pilihan tersebut. Misalnya saja, apakah dia mau makan brokoli atau jagung, atau mana yang dia mau, sepatu merah atau biru.
Dilansir KidsHealth, rata-rata balita marah karena mereka sedang mencoba mandiri. Mereka pun merasa ingin mengontrol situasi. Dengan memberinya pilihan, si kecil akan merasa merekalah yang memiliki kontrol.
4. Dilansir Health24, Anda juga bisa menggunakan kontak mata untuk mendisiplinkannya. Saat si kecil tidak mau menurut, janganlah berteriak-teriak atau marah padanya. Cukup menatap mata anak, dengan sendirinya si kecil akan mengerti.
Anda juga sebaiknya berhenti mengomel. Katakan saja pada si kecil, apa yang seharusnya ia lakukan. Kalau ternyata anak masih tidak mau menurut, berikan konsekuensi dari perbuatannya itu.
5. Saat Anda merasa tidak tahan untuk mengomel atau marah, menjauhlah dari si kecil. Istirahatkan diri Anda dan tenangkan diri dulu agar tidak meluapkan kemarahan pada anak.
(eny/kik)
Sebagai orangtua, Anda tentu akan merasa kesal melihat sikap anak tersebut. Tapi memarahinya bukanlah cara yang baik untuk mengatasi sikap buruknya itu. Marah-marah bisa membuat anak tidak menghargai dan menuruti Anda.
Dilansir babycenter, sikap buruk yang ditunjukkan si kecil dengan cara berteriak, menangis, memukul atau menendang ini, sebenarnya adalah bagian dari perkembangannya. Anak yang mulai beranjak dua tahun melakukan hal-hal tersebut sebagai bagian dari caranya menumbuhkan rasa percaya diri dan bersikap mandiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Dilansir eHow, saat anak bersikap baik jangan lupa untuk memberinya pujian. Begitu juga ketika si kecil bersikap buruk, Anda pun perlu memberinya hukuman.
Terkadang orangtua lupa memberikan anak pujian ketika anak menunjukkan sikap dan sifat baiknya karena hanya fokus pada keburukannya saja. Anak bisa merasa tidak dihargai jika Anda hanya bereaksi saat dia bersikap buruk saja.
2. Saat anak bersikap buruk, langsung ajak mereka bicara. Contohnya, jika anak baru saja memukul temannya karena rebutan mainan. Cobalah langsung tenangkan anak. Dengan pelan, bukan dengan nada marah, katakan padanya, "Kamu tidak boleh memukul saat marah atau dia tidak mau kasih mainannya. Tanya saja baik-baik sama teman kamu boleh tidak pinjam mainannya."
Ketika mengajaknya mengobrol, Anda tidak hanya mengatakan kalau apa yang dilakukannya salah. Anda juga perlu memberinya solusi, bagaimana seharusnya bersikap.
3. Ajari anak untuk membuat keputusan. Biarkan anak memilih apa yang ia mau, tapi Anda yang memberikan pilihan tersebut. Misalnya saja, apakah dia mau makan brokoli atau jagung, atau mana yang dia mau, sepatu merah atau biru.
Dilansir KidsHealth, rata-rata balita marah karena mereka sedang mencoba mandiri. Mereka pun merasa ingin mengontrol situasi. Dengan memberinya pilihan, si kecil akan merasa merekalah yang memiliki kontrol.
4. Dilansir Health24, Anda juga bisa menggunakan kontak mata untuk mendisiplinkannya. Saat si kecil tidak mau menurut, janganlah berteriak-teriak atau marah padanya. Cukup menatap mata anak, dengan sendirinya si kecil akan mengerti.
Anda juga sebaiknya berhenti mengomel. Katakan saja pada si kecil, apa yang seharusnya ia lakukan. Kalau ternyata anak masih tidak mau menurut, berikan konsekuensi dari perbuatannya itu.
5. Saat Anda merasa tidak tahan untuk mengomel atau marah, menjauhlah dari si kecil. Istirahatkan diri Anda dan tenangkan diri dulu agar tidak meluapkan kemarahan pada anak.
(eny/kik)
Olahraga
Cara Praktis Kencangkan Otot Perut dari Rumah dengan SPEEDS Abdominal Roller
Pakaian Wanita
Bikin Looks Tetap Fresh dan Cerah! PUMA Skye Women yang Cocok Dipakai Harian
Olahraga
Clarfram Kacamata Sepeda Viral! Perlindungan Mata Maksimal dengan Gaya Sporty yang Catchy
Perawatan dan Kecantikan
Untuk Para Cowok, Jangan Salah Pilih Kado Valentine! Ini Rekomendasi Face Palette yang Pasti Disukai Para Cewek
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Pemotretan Lebaran Keluarga Nia Ramadhani, Paras Cantik Mikhayla Bikin Salfok
2
Adu Gaya Makeup 4 Personel BLACKPINK, Fresh ala Korea vs Bold ala Western
3
Deretan Seleb Donasi untuk James Van Der Beek: Steven Spielberg Rp 421 Juta
4
Toner Pad Lagi Viral, Dokter Kulit Ungkap Cara Pakai yang Benar
5
Adu Pesona Istri Pejabat & Artis Catwalk, Arumi Bachsin Hingga Istri Bamsoet
MOST COMMENTED











































