Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Email Kantor Bisa Sebabkan Karyawan Menjadi Stres

wolipop
Senin, 17 Jan 2011 11:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Ternyata e-mail kantor berkontribusi terhadap stres. Hal tersebut terungkap berdasarkan survei yang telah dilakukan di Australia.

Survei yang diikuti oleh 629 manager menemukan bahwa 45 persen diantaranya setuju bahwa memiliki e-mail terlalu banyak yang tidak relevan dalam inbox mereka membuat pekerja menjadi stres.

Seperti dikutip Times of India, sebanyak tujuh persen pekerja mengaku sangat stres dengan email kantor. Sementara separuh responden setuju bahwa e-mail yang belum terbalas juga bisa menyebabkan stres. Stres juga bisa terjadi saat pekerja harus terus-menerus menanggapi e-mail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hampir seluruh responden mengatakan email merupakan alat kolaborasi yang paling umum di kantor, tetapi sering digunakan dengan cara yang salah. Hal tersebutlah yang memicu peningkatan stres di tempat kerja.

Hal lainnya yang berhubungan dengan e-mail yang bisa membuat stres adalah salah membalas e-mail, berusaha mengingat e-mail yang harus dibalas dan mengatakan sesuatu dalam e-mail, kemudian mereka menyesal.

James Gorry, juru bicara peneliti di Australia mengatakan, para pekerja Australia sedang mencari alternatif untuk bekerja lebih produktif. Mereka juga berusaha untuk menemukan alat yang dapat mengurangi stres di kantor, bukan malah meningkatkannya.

Untuk mengurangi stres saat di kantor, ikuti beberapa tips di bawah ini.

Stres Saat Bekerja Hilang Dengan Permen Karet

3 Langkah Menghindari Stres di Kantor

Terapi Untuk Mengurangi Stres Di Kantor (kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads