Mengapa Orang Makan Lebih Banyak Saat Stres?
wolipop
Jumat, 14 Jan 2011 18:13 WIB
Jakarta
-
Seringkali orang makan lebih banyak saat mengalami stres. Apa penyebabnya?
Seperti yang dikutip dari Geniusbeauty, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang sering menganggap makanan sebagai penghasil rasa nyaman tercepat dan termurah. Demikian yang dijelaskan oleh psikolog dari penelitian yang diprakarsai oleh Chef & Brewer.
Sepertiga dari pekerja biasanya mulai mengunyah sesuatu jika mereka merasa telah mencapai tingkat stres pada titik tertentu. Hal tersebut dilakukan mereka untuk mengurangi tingkat stres dan mendapatkan kenyamanan. Selain itu, makanan ringan membantu mereka melewati hari yang panjang dan melelahkan.
Dalam 80 persen kasus yang dialami oleh para pekerja, mereka sering mengonsumsi makanan cepat saji yang tidak sehat dan makanan manis. Sebanyak 33 persen pekerja juga mengaku bahwa mereka mendapatkan rasa nyaman saat makan dalam kondisi dingin dan makan lebih banyak saat cuaca dingin.
Sedangkan 25 persen dari 3000 orang yang ikut penelitian ini mengatakan bahwa makanan dapat membantu mereka menenangkan diri dari perselisihan dengan partner kerja dan pasangan mereka. Selain itu, 19 persen orang merasa bahwa makanan juga membawa kenyamanan bagi mereka yang tidak mampu mengenakan pakaian favorit karena berat badannya telah bertambah.
Menariknya, saat orang mengalami stres, mereka rata-rata berpikir mengenai makanan 40 menit tiap harinya. "Tidak ada yang salah dengan hal ini," ujar Chef & Brewer, karena mencari hiburan dalam makanan adalah sifat intrinsik manusia.
(eya/eya)
Seperti yang dikutip dari Geniusbeauty, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang sering menganggap makanan sebagai penghasil rasa nyaman tercepat dan termurah. Demikian yang dijelaskan oleh psikolog dari penelitian yang diprakarsai oleh Chef & Brewer.
Sepertiga dari pekerja biasanya mulai mengunyah sesuatu jika mereka merasa telah mencapai tingkat stres pada titik tertentu. Hal tersebut dilakukan mereka untuk mengurangi tingkat stres dan mendapatkan kenyamanan. Selain itu, makanan ringan membantu mereka melewati hari yang panjang dan melelahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan 25 persen dari 3000 orang yang ikut penelitian ini mengatakan bahwa makanan dapat membantu mereka menenangkan diri dari perselisihan dengan partner kerja dan pasangan mereka. Selain itu, 19 persen orang merasa bahwa makanan juga membawa kenyamanan bagi mereka yang tidak mampu mengenakan pakaian favorit karena berat badannya telah bertambah.
Menariknya, saat orang mengalami stres, mereka rata-rata berpikir mengenai makanan 40 menit tiap harinya. "Tidak ada yang salah dengan hal ini," ujar Chef & Brewer, karena mencari hiburan dalam makanan adalah sifat intrinsik manusia.
(eya/eya)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Make Up Ringan yang Tetap Bikin Wajah Glowing
Kesehatan
Mau Mulut Tetap Fresh Saat Puasa? 3 Oral Care Ini Bisa Jadi Penyelamat Bau Mulut dan Sariawan
Kesehatan
Kulit Kusam Padahal Sudah Pakai Skincare? Ini Rahasia yang Banyak Orang Lewatkan
Kesehatan
Kenapa Saat Puasa Banyak Orang Butuh Tablet Tambah Darah? Ini Penjelasannya
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Foto Song Hye Kyo Bikin Fans Salfok, Pria di Belakangnya Diduga Lee Min Ho
2
Gaya Glamor Kate Middleton di BAFTAs 2026, Perdana Setelah Andrew Ditangkap
3
6 Artis Indonesia Raih Beasiswa LPDP, Kuliah di Monash hingga Stanford
4
Viral Verificator
Tanpa Sewa Ruko, Viral Pria Buka Usaha Laundry di Kamar Sempit Jadi Cuan
5
Ramalan Zodiak 23 Februari: Libra Lebih Peduli, Sagitarius Jaga Hatinya
MOST COMMENTED











































