Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Penyebab & Cara Mengatasi Mimisan Pada Anak

wolipop
Rabu, 24 Nov 2010 10:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Walau terlihat menakutkan, jarang sekali mimisan memiliki arti sebagai gejala suatu penyakit serius. Biasanya mimisan akan berhenti dalam beberapa menit dan tidak memerlukan kunjungan dokter, seperti yang dikutip dari everydayhealth.

Namun jika penyebabnya adalah cedera, terutama cedera olahraga seperti benturan selama pertandingan sepak bola atau kegiatan fisik lainnya, maka ada baiknya Anda menelepon dokter anak untuk memita saran dan nasihat.

Penyebab
"Penyebab paling umum dari mimisan pada anak-anak adalah iritasi akibat flu, alergi, atau udara yang kering," ujar Barbara Frankowski, MD, MPH, profesor pediatri di University of Vermont College of Medicine dan dokter anak di Vermont Children Hospital di Burlington.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Frankowski, iritasi dalam hidung ini akibat mengeluarkan lendir yang terlalu keras sehingga pembuluh darah kecil pada dinding rongga hidung pecah akibat usaha keras mengeluarkan lendir. Selain itu mimisan juga bisa terjadi karena kebiasaan memasukan jari terlalu keras ke dalam hidung untuk mengambil kotoran.

Penyebab mimisan lainnya antara lain:
1. Cedera
2. Infeksi
3. Gangguan pembekuan darah

Cara mengatasi mimisan
Jika anak Anda mengalami mimisan, suruh ia duduk lurus dengan badan sedikit condong ke depan.

"Miring terlalu jauh ke depan dengan kepala lebih rendah dari jantung akan membuat mimisan semakin buruk karena akan banyak darah yang mengalir. Tetapi bersandar juga tidak disarankan karena dapat membuat si kecil menelan darah dan ini akan membuatnya sakit perut," kata Frankowski.

Setelah itu, tutup lubang hidungnya dengan tissue sampai pendarahan berhenti dan lakukan selama 10 menit. Ingatkan anak untuk tidak menghembuskan udara dari hidungnya selama 3 jam setelah mimisan berhenti. Jika mimisan tidak berhenti selama 30 menit, segera bawa si kecil ke dokter.

(eya/eya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads