4 Faktor Penyebab Kebiasaan Mengompol Pada Anak
wolipop
Jumat, 19 Nov 2010 10:11 WIB
Jakarta
-
Daripada memarahi anak karena kebiasaannya mengompol, lebih baik cari tahu terlebih dahulu mengapa kebiasaan ini masih terjadi pada si kecil. Berikut empat faktor penyebab anak mengompol.
Dari hasil penelitian, kebiasaan mengompol berhenti pada siang hari pada umur 1,5 - 2 tahun. Di umur 2,5 - 3 tahun anak berhenti mengompol pada malam hari. Jika usia si kecil sudah melebihi umur tersebut namun masih memiliki kebiasaan mengompol, ada beberapa penyebab kebiasaan mengompol yang perlu Anda ketahui, seperti yang dikutip dari everydayhealth.
1. Keturunan
Andrew Harper, MD, seorang professor of psychiatry dan behavioral sciences dari University of Texas Medical School di Houston mengatakan bahwa kebiasaan mengompol bisa didapat dari keturunan. Menurut data yang didapatkan, anak yang memiliki kebiasaan mengompol biasanya memiliki orang tua yang dahulu juga suka mengompol.
2. Gangguan perkembangan
Kebiasaan mengompol juga terjadi karena adanya gangguan perkembangan yang mencegah otak dan kandung kemih berkomunikasi secara efektif. National Institute of Diabetes and Digestive dan Kidney Diseases menyarankan orang tua untuk meminta bantuan dokter jika anak mereka yang berusia 7 tahun atau lebih masih memiliki kebiasaan mengompol dua sampai tiga kali seminggu.
3. Trauma emosional
"Kadang-kadang, mengompol terjadi pada anak yang memiliki kecemasan atau depresi atau mengalami masalah saat menghadapi perubahan besar dalam hidup," kata dr Harper. Sebagai orang tua, dr Harper menyarankan agar mencari tahu perubahan apa yang terjadi pada si kecil.
4. Kondisi medis lainnya
Memeriksakan masalah mengompol ini kepada dokter bisa membantu Anda menganalisa apakah ada kondisi medis yang serius pada si kecil. Walau hal ini terbilang sangat jarang, mengompol bisa menjadi gejala diabetes meiiltus, infeksi saluran air kecil atau masalah ginjal seperti sembelit, cacing kremi atau masalah pernapasan.
(eya/eya)
Dari hasil penelitian, kebiasaan mengompol berhenti pada siang hari pada umur 1,5 - 2 tahun. Di umur 2,5 - 3 tahun anak berhenti mengompol pada malam hari. Jika usia si kecil sudah melebihi umur tersebut namun masih memiliki kebiasaan mengompol, ada beberapa penyebab kebiasaan mengompol yang perlu Anda ketahui, seperti yang dikutip dari everydayhealth.
1. Keturunan
Andrew Harper, MD, seorang professor of psychiatry dan behavioral sciences dari University of Texas Medical School di Houston mengatakan bahwa kebiasaan mengompol bisa didapat dari keturunan. Menurut data yang didapatkan, anak yang memiliki kebiasaan mengompol biasanya memiliki orang tua yang dahulu juga suka mengompol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan mengompol juga terjadi karena adanya gangguan perkembangan yang mencegah otak dan kandung kemih berkomunikasi secara efektif. National Institute of Diabetes and Digestive dan Kidney Diseases menyarankan orang tua untuk meminta bantuan dokter jika anak mereka yang berusia 7 tahun atau lebih masih memiliki kebiasaan mengompol dua sampai tiga kali seminggu.
3. Trauma emosional
"Kadang-kadang, mengompol terjadi pada anak yang memiliki kecemasan atau depresi atau mengalami masalah saat menghadapi perubahan besar dalam hidup," kata dr Harper. Sebagai orang tua, dr Harper menyarankan agar mencari tahu perubahan apa yang terjadi pada si kecil.
4. Kondisi medis lainnya
Memeriksakan masalah mengompol ini kepada dokter bisa membantu Anda menganalisa apakah ada kondisi medis yang serius pada si kecil. Walau hal ini terbilang sangat jarang, mengompol bisa menjadi gejala diabetes meiiltus, infeksi saluran air kecil atau masalah ginjal seperti sembelit, cacing kremi atau masalah pernapasan.
(eya/eya)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Potret Shaloom Razade Setelah Oplas, Wajah Masih Bengkak & Hidung Diperban
2
Foto: Eileen Gu Hingga Jennie Memukau di Fashion Show Chanel Fall 2026
3
Terungkap Isi Goodie Bag Oscar 2026 Senilai Rp 5 M: Ada Skincare Korea Viral
4
Estee Lauder Gugat Jo Malone karena Pakai Namanya Sendiri untuk Produk Parfum
5
Gaya Mayangsari Bukber Bareng Geng Kepompong, Kompak Pakai Kaftan
MOST COMMENTED











































