Tips Menyusui Bayi Kembar
wolipop
Senin, 05 Jul 2010 10:11 WIB
Jakarta
-
Memiliki bayi kembar memang menyenangkan. Namun bagi mama baru, tentu ada beberapa hal yang masih perlu dipelajari. Terutama dalam hal menyusui. Tips-berikut akan memudahkan Anda.
1. Jangan takut kekurangan ASI
Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh "permintaan" dari bayi. Jika Anda memiliki bayi kembar, maka produksi ASI pun bertambah. Namun Anda harus tetap mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi seperti protein, buah-buahan, dan sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih banyak dibanding seorang ibu yang menyusui satu bayi.
2. Susui secara bersamaan
Hampir semua ahli menganjurkan Anda menyusui bayi kembar secara bersamaan. Jika tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui bayi pertama. Ada dua posisi yang sering digunakan untuk melakukannya, yakni di bawah ketiak dan posisi mengayun.
Anda bisa menyusui keduanya dengan menggendong mereka masing-masing pada ketiak Anda, dengan posisi bayi agak tegak. Gunakan bantal untuk membantu. Anda juga bisa menyusui mereka dengan posisi seperti mengayun, dengan posisi bayi lebih rendah. Intinya temukan posisi yang paling nyaman bagi Anda, juga si kembar.
3. Bergiliran
Jika Anda merasa tak mampu menyusui si kembar secara bersamaan, lakukan secara bergiliran. Dengan ini Anda juga bisa mengatur keseimbangan produksi ASI. Jika salah satu bayi menyusu lebih kuat, biarkan saudaranya menyusu dengan payudara yang lain. Sehingga produksi ASI di kedua payudara Anda seimbang.
4. Bantu dengan Susu Formula Jika Diperlukan
Susu formula diperlukan ketika Anda memiliki jumlah bayi kembar lebih dari 2. Karena tak mungkin menyusui mereka secara berbarengan, dan tak mungkin juga membiarkan mereka kehausan. Jika Anda tetap ingin memberikan ASI eksklusif pada si kembar, gunakan pemerah susu otomatis untuk menampung ASI di dalam botol. Sehingga Anda bisa memberikan ASI di dalam botol pada si kembar.
5. Bantuan Orang Lain
Anda akan sangat lelah pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan bayi kembar. Oleh karena itu, libatkan orang-orang terdekat Anda untuk membantu pekerjaan Anda. Sebagai contoh, Anda bisa memompa ASI Anda dan menyimpannya di lemari pendingin. Setiap kali bayi Anda terbangun di malam hari, Anda bisa meminta tolong suami Anda atau anggota keluarga yang lain untuk memberikannya kepada si kecil.
(kee/fer)
1. Jangan takut kekurangan ASI
Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh "permintaan" dari bayi. Jika Anda memiliki bayi kembar, maka produksi ASI pun bertambah. Namun Anda harus tetap mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi seperti protein, buah-buahan, dan sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih banyak dibanding seorang ibu yang menyusui satu bayi.
2. Susui secara bersamaan
Hampir semua ahli menganjurkan Anda menyusui bayi kembar secara bersamaan. Jika tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui bayi pertama. Ada dua posisi yang sering digunakan untuk melakukannya, yakni di bawah ketiak dan posisi mengayun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Bergiliran
Jika Anda merasa tak mampu menyusui si kembar secara bersamaan, lakukan secara bergiliran. Dengan ini Anda juga bisa mengatur keseimbangan produksi ASI. Jika salah satu bayi menyusu lebih kuat, biarkan saudaranya menyusu dengan payudara yang lain. Sehingga produksi ASI di kedua payudara Anda seimbang.
4. Bantu dengan Susu Formula Jika Diperlukan
Susu formula diperlukan ketika Anda memiliki jumlah bayi kembar lebih dari 2. Karena tak mungkin menyusui mereka secara berbarengan, dan tak mungkin juga membiarkan mereka kehausan. Jika Anda tetap ingin memberikan ASI eksklusif pada si kembar, gunakan pemerah susu otomatis untuk menampung ASI di dalam botol. Sehingga Anda bisa memberikan ASI di dalam botol pada si kembar.
5. Bantuan Orang Lain
Anda akan sangat lelah pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan bayi kembar. Oleh karena itu, libatkan orang-orang terdekat Anda untuk membantu pekerjaan Anda. Sebagai contoh, Anda bisa memompa ASI Anda dan menyimpannya di lemari pendingin. Setiap kali bayi Anda terbangun di malam hari, Anda bisa meminta tolong suami Anda atau anggota keluarga yang lain untuk memberikannya kepada si kecil.
(kee/fer)
Pakaian Pria
Minimalis Tapi Berkelas, Menyambut Ramadan dengan CUTOFF Ammar Collarless Shirt Kemeja Koko Cotton yang Bikin Hari Raya Makin Berarti!
Hobi dan Mainan
Ngabuburit Makin Seru Bareng Keluarga dengan KINGLUCKY K88 Speaker Karaoke 2MIC 1set Bluetooth yang Praktis & Suaranya Mantap!
Pakaian Pria
Outfit Pria Simple Tapi Tetap Keren untuk Bukber, Kombinasi Oversized Tee & Celana Chinos Pendek yang Bikin Kamu Stand Out!
Kesehatan
Rahasia Kulit Cerah Saat Lebaran, Rekomendasi Body Scrub Ini Harus Kamu Pakai dari Sekarang!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Visual Awet Muda Aktris Drakor 41 Tahun Ini Bikin Syok, Disebut Mirip AI
2
7 Ide Makanan Sahur untuk Diet, Tinggi Protein Bikin Kenyang
3
Beda Gaya Berkaftan Ashanty, KD & Geni Faruk, 3 Nenek di Ultah Ameena
4
Romantis Banget! Potret Lengket Timothee Chalamet & Kylie Jenner di BAFTA 2026
5
Potret Manon KATSEYE Diduga Dapat Perlakuan Rasis Usai Diumumkan Hiatus
MOST COMMENTED











































