Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

'Anger Management' Untuk Anak

wolipop
Kamis, 20 Mei 2010 09:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Anda pasti pernah melihat seorang anak yang menangis keras hingga meraung-raung. Tak jarang juga kita melihat anak kecil yang tengah marah hingga menyakiti siapa saja yang mendekatinya.

Jangan sampai buah hati kita melakukan hal tersebut. Ternyata, anak-anak pun perlu diajarkan cara melampiaskan amarah. Mungkin mereka belum bisa mengendalikan amarahnya dengan baik. Namun dengan menuntun mereka, kita bisa mengarahkan energi kemarahan mereka menjadi sesuatu yang positif.

Berikut beberapa tips dari psikolog Deborah Plummer, yang bisa membantu si kecil melampiaskan amarahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Jadilah Contoh yang Baik
Orang tua adalah role model (contoh) utama bagi anak. Jika Anda melampiaskan amarah dengan cara berteriak, menghujat bahkan memukul, hal tersebut akan terekam jelas di otak sang anak. Jangan heran jika nanti anak Anda akan melakukan hal yang sama.

Jadi Andalah yang harus berlatih melampiaskan amarah dengan baik, baru kemudian mengendalikan amarah si kecil.

2. Ajarkan Anak Untuk Mengutarakan Amarah
Biasakan anak untuk mengutarakan perasaannya saat marah. Jelaskan padanya bahwa ia harus menjelaskan pada Anda apa yang dirasakan. Sehingga Anda bisa mengerti maksudnya. Ajarkan juga dia untuk tenang saat mengutarakan perasaannya.

3. Gunakan Permainan
Di dalam buku-buku psikologi anak, Anda akan banyak menemukan aneka jenis permainan yang bisa membantu anak melampiaskan kemarahannya. Energi anak saat marah bisa diarahkan menjadi sesuatu yang positif.
(kee/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads
detikKultum
Selingkuh, Pintu Awal Kerusakan

Selingkuh, Pintu Awal Kerusakan