4 Tanda Anda Harus Berhenti dari Kantor
wolipop
Kamis, 29 Apr 2010 12:11 WIB
Jakarta
-
Dalam kehidupan sosial, tentunya Anda pernah mengalami sebuah masalah. Tidak terkecuali saat Anda berada di kantor.
Di kantor, kadang Anda mengalami masalah yang dilematis. Hal tersebut sering membuat Anda bingung apakah akan bertahan di kantor atau harus mengundurkan diri. Banyak orang yang tidak bisa mengambil keputusan besar tersebut. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengambil keputusan mengundurkan diri.
Suasana Kantor
Setiap hari, Anda menghabiskan lebih dari sembilan jam untuk bekerja di kantor. Lebih dari sepertiga hari Anda habiskan di kantor sehingga diperlukan suasana yang kondusif.
Banyak hal yang membuat suasana kantor menjadi kondusif, salah satunya adalah rekan kerja Anda. Jika Anda memiliki rekan kerja yang menjengkelkan, menggangu atau mencuri ide Anda, sudah pasti sulit bagi Anda untuk merasa nyaman dan bekerja dengan tenang. Apalagi jika ia sering mengatakan hal buruk kepada orang lain di belakang Anda, khususnya pada bos. Bila hal itu membuat Anda tidak nyaman, segera cari solusinya. Jika masalah ini tak juga berujung, boleh saja anda mulai mencari kesempatan di tempat lain.
Bos yang Menyebalkan
Hal lain yang membuat suasana kantor tidak kondusif adalah mempunyai seorang bos yang menyebalkan. Hubungan baik Anda dengan bos merupakan pengaruh yang besar terhadap kesuksesan Anda.
Bos dan Anda seharusnya memiliki sikap saling menghargai dan saling membutuhkan. Jika ada yang bersikap semena-mena, hal tersebut bisa mengganggu hubungan kerja Anda.
Yang juga tak kalah penting adalah rasa percaya. Jika Anda dan bos Anda sudah tidak saling percaya dan tidak bisa bekerja sama, berarti mungkin sudah saatnya Anda mencari bos baru.
Terampasnya Waktu
Setiap orang bekerja untuk hidupnya, bukan hidup untuk bekerja. Terkadang sebuah perusahaan benar-benar merampas hidup Anda dengan mewajibkan lembur setiap hari hingga larut malam. Usai lembur pun Anda harus kembali bekerja sepeti biasa. Belum lagi ditambah lembur saat akhir pekan.
Lembur adalah hal biasa dalam pekerjaan. Tapi jika lembur dilakukan hampir setiap hari, maka itu namanya rutinitas.
Pikirkan kehidupan lain selain pekerjaan Anda. Jangan biarkan pekerjaan membuat Anda kehilangan kehidupan sosial dan membuat Anda menjadi robot. Jika rutinitas lembur tersebut semakin merampas waktu anda dan keluarga, ada baiknya memikirkan untuk mencari pekerjaan lain.
Comfort Zone/Career Stuck
Saat semua kegiatan di kantor dapat Anda selesaikan dengan mudah, mungkin Anda berada pada comfort zone. Pada zona ini, terkadang rasa bosan datang menghampiri. Apalagi jika sepertinya tidak ada prospek untuk kenaikan jabatan. Mencari pekerjaan baru bisa menjadi solusi bagi Anda yang senang dengan tantangan baru.
Jika Anda membiarkan diri terlalu lama dalam situasi ini maka yang merugi adalah diri Anda sendiri. Karena kurang tantangan maka kreativitas dan produktivitas akan menurun. Kemampuan sosial dan intelegensi Anda pun tak akan banyak mengalami perkembangan berarti jika terjebak dalam situasi ini.
Bicarakan kepada atasan untuk meminta tantangan baru. Jika tidak memungkinkan, cari tantangan lain di tempat kerja baru.
Bekerja seharusnya bukan hanya sebagai tempat mencari uang. Bekerja seharusnya juga bisa menjadi tempat untuk mengembangkan diri, menambah pengetahuan, dan mengasah kemampuan sosial.
Jika tempat kerja Anda hanya menimbulkan stres dan membuat suasana di rumah menjadi tidak menyenangkan, sepertinya Anda perlu memikirkan untuk mencari lingkungan kerja baru. Untuk anda yang sudah berkeluarga pikirkan langkah Anda lebih matang lagi dan konsultasikan dengan lebih banyak pihak.
(af1/fta)
Di kantor, kadang Anda mengalami masalah yang dilematis. Hal tersebut sering membuat Anda bingung apakah akan bertahan di kantor atau harus mengundurkan diri. Banyak orang yang tidak bisa mengambil keputusan besar tersebut. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengambil keputusan mengundurkan diri.
Suasana Kantor
Setiap hari, Anda menghabiskan lebih dari sembilan jam untuk bekerja di kantor. Lebih dari sepertiga hari Anda habiskan di kantor sehingga diperlukan suasana yang kondusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bos yang Menyebalkan
Hal lain yang membuat suasana kantor tidak kondusif adalah mempunyai seorang bos yang menyebalkan. Hubungan baik Anda dengan bos merupakan pengaruh yang besar terhadap kesuksesan Anda.
Bos dan Anda seharusnya memiliki sikap saling menghargai dan saling membutuhkan. Jika ada yang bersikap semena-mena, hal tersebut bisa mengganggu hubungan kerja Anda.
Yang juga tak kalah penting adalah rasa percaya. Jika Anda dan bos Anda sudah tidak saling percaya dan tidak bisa bekerja sama, berarti mungkin sudah saatnya Anda mencari bos baru.
Terampasnya Waktu
Setiap orang bekerja untuk hidupnya, bukan hidup untuk bekerja. Terkadang sebuah perusahaan benar-benar merampas hidup Anda dengan mewajibkan lembur setiap hari hingga larut malam. Usai lembur pun Anda harus kembali bekerja sepeti biasa. Belum lagi ditambah lembur saat akhir pekan.
Lembur adalah hal biasa dalam pekerjaan. Tapi jika lembur dilakukan hampir setiap hari, maka itu namanya rutinitas.
Pikirkan kehidupan lain selain pekerjaan Anda. Jangan biarkan pekerjaan membuat Anda kehilangan kehidupan sosial dan membuat Anda menjadi robot. Jika rutinitas lembur tersebut semakin merampas waktu anda dan keluarga, ada baiknya memikirkan untuk mencari pekerjaan lain.
Comfort Zone/Career Stuck
Saat semua kegiatan di kantor dapat Anda selesaikan dengan mudah, mungkin Anda berada pada comfort zone. Pada zona ini, terkadang rasa bosan datang menghampiri. Apalagi jika sepertinya tidak ada prospek untuk kenaikan jabatan. Mencari pekerjaan baru bisa menjadi solusi bagi Anda yang senang dengan tantangan baru.
Jika Anda membiarkan diri terlalu lama dalam situasi ini maka yang merugi adalah diri Anda sendiri. Karena kurang tantangan maka kreativitas dan produktivitas akan menurun. Kemampuan sosial dan intelegensi Anda pun tak akan banyak mengalami perkembangan berarti jika terjebak dalam situasi ini.
Bicarakan kepada atasan untuk meminta tantangan baru. Jika tidak memungkinkan, cari tantangan lain di tempat kerja baru.
Bekerja seharusnya bukan hanya sebagai tempat mencari uang. Bekerja seharusnya juga bisa menjadi tempat untuk mengembangkan diri, menambah pengetahuan, dan mengasah kemampuan sosial.
Jika tempat kerja Anda hanya menimbulkan stres dan membuat suasana di rumah menjadi tidak menyenangkan, sepertinya Anda perlu memikirkan untuk mencari lingkungan kerja baru. Untuk anda yang sudah berkeluarga pikirkan langkah Anda lebih matang lagi dan konsultasikan dengan lebih banyak pihak.
(af1/fta)
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pakaian Muslim Wanita yang Cocok di Lebaran 2026
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Pakaian Wanita
Sandal Wanita Simpel! Pilihan Nyaman untuk Jalan Santai hingga Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Concealer Full Coverage Tahan Seharian, Rahasia Makeup Lebaran Tetap Flawless dari Pagi sampai Malam
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Ratu Yordania Memohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Calon Raja
2
Viral Divorce Dust, Tren Makeup untuk Bongkar Pasangan Selingkuh
3
Potret Ganteng Gubernur Termuda Jepang Saat Kerja, Pesonanya Bikin Salfok
4
Ramalan Zodiak 19 Maret: Pisces Hilangkan Prasangka, Aquarius Jangan Ragu
5
Penyanyi Carly Rae Jepsen Melahirkan Anak Pertama di Usia 40
MOST COMMENTED











































