Miranda Kerr Mengaku Sempat Depresi Setelah Cerai dari Orlando Bloom
Miranda Kerr mengungkap sempat mengalami depresi setelah berpisah dari Orlando Bloom. Model 43 tahun ini mengenang perceraian mereka sebagai salah satu fase paling sulit dalam hidupnya.
Miranda dan Orlando berpisah pada Oktober 2013 setelah tiga tahun menikah. Dari pernikahannya, keduanya dikaruniai satu anak, Flynn, yang kini berusia 15 tahun.
"Perceraian saya yang menjadi sorotan publik dan perpisahan dengan Orlando tentunya menjadi masa yang sangat menantang," ujar Miranda, seperti dikutip dari Female First.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kami berpisah, saya sempat mengalami sedikit depresi," lanjutnya.
Pengalaman tersebut terasa asing bagi Miranda karena ia dikenal sebagai sosok yang ceria.
"Rasanya aneh bagi saya karena pada dasarnya saya adalah orang yang ceria. Bahkan, ibu saya memanggil saya Giggly Gertrude. Itu nama panggilan saya saat kecil karena saya selalu ceria dan suka tertawa," tuturnya.
Miranda Kerr and Orlando Bloom saat masih bersama pada 2011. Photo by Larry Busacca/Getty Images North America |
Miranda meyakini keputusan untuk berpisah dari Orlando adalah pilihan yang tepat. Meski telah berpisah, keduanya tetap menjaga hubungan baik dan berusaha menempatkan kebutuhan Flynn di atas kepentingan pribadi mereka.
"Kami tetap sangat bersahabat dan dekat selama proses tersebut. Kami menempatkan kebutuhan Flynn di atas kebutuhan kami sendiri. Dan saya merasa kami telah melakukan hal itu dengan sangat baik," ujarnya.
Miranda berharap pengalaman mereka dapat menjadi contoh bagi orang tua lain yang menghadapi situasi serupa.
"Semoga kami bisa mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama, yaitu mengutamakan anak-anak dan bukan luka atau rasa sakit yang kita rasakan sendiri," katanya.
Setelah berpisah dari Orlando, Miranda menikah dengan Evan Spiegel. Dari pernikahan tersebut, ia memiliki tiga putra, yaitu Hart, 8 tahun, Myles, 6 tahun, dan Pierre, 2 tahun.
(hst/hst)










































