Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Bopeng Bekas Jerawat Sulit Hilang, Dokter Tompi Ungkap Solusi Bedah Plastik

Kiki Oktaviani - wolipop
Sabtu, 12 Sep 2026 13:00 WIB
...
dr. Tompi di acara BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026
dr. Tompi di acara BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik
Jakarta -

Bopeng menjadi salah satu jenis bekas jerawat yang paling sulit diatasi. Berbagai treatment memang bisa membantu memperbaiki tekstur kulit, tetapi menurut dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE, dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika, Subspesialis Estetik Lanjut atau yang dikenal sebagai dokter Tompi, bopeng yang sudah cukup dalam terkadang membutuhkan tindakan bedah plastik.

Dokter Tompi mengatakan, hingga saat ini belum menemukan treatment berbasis device yang dapat menghilangkan bopeng sepenuhnya. Laser dan berbagai perawatan lainnya memang dapat membuat tekstur kulit terlihat lebih baik, tetapi hasilnya tidak akan mengembalikan kulit seperti semula.

"Kalau bekas jerawatnya itu sudah sampai bopeng, itu kita (dokter bedah plastik) yang masuk. Karena bopeng sampai detik ini saya belum menemukan ada tindakan by device yang bisa menghilangkan bopeng," ujar dr. Tompi dalam acara BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 di Senayan City, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau laser mungkin bisa membuat tampilan kulit lebih baik, tapi hilang dan mulus seperti kulit bayi, nggak mungkin," tambahnya.

Contoh bopeng akibat bekas jerawat di pipi.Contoh bopeng akibat bekas jerawat di pipi. Foto: Getty Images/Boy_Anupong

Untuk menangani bopeng, tim di klinik kecantikan miliknya, Beyoutiful, mengembangkan teknik yang disebut 360 subfascial. Prosedur tersebut menggunakan teknik subfascial yang kemudian dilanjutkan dengan fat transfer. Menurut Tompi, lemak yang digunakan dalam prosedur tersebut memiliki berbagai komponen penunjang yang dapat membuat tampilan kulit jadi mulus.

ADVERTISEMENT
dr. Tompi di acara BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026dr. Tompi di acara BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik

"Di dalamnya ada benih-benih stem cell, growth factor, dan lain-lain yang kita support untuk penyembuhan. Kita lihat progresnya dalam dua-tiga kali session treatment, progresnya jauh terlihat," jelas dr. Tompi.

Meski demikian, dokter sekaligus musisi 47 tahun itu menekankan bahwa tujuan treatment atau bedah plastik bukan membuat kulit menjadi sepenuhnya tanpa tekstur. Fokusnya adalah memperbaiki kondisi bopeng secara signifikan sehingga tampilan kulit menjadi lebih baik. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan bedah plastik sebaiknya dilakukan sesuai kebutuhan, bukan semata-mata untuk mengejar hasil yang dianggap sempurna.

"Operasi itu bisa berulang jika dibutuhkan, tapi jangan berlebihan. Jadi semuanya seperlunya aja," tegas dr. Tompi.

(kik/kik)
...
Hide Ads