Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Foundation Menggumpal Bikin Bad Mood? Ini Tips Cegah Makeup Pilling

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 27 Jun 2026 09:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi wanita memakai makeup
Foto: Getty Images/PonyWang
Jakarta -

Makeup yang menggumpal atau pilling memang bisa membuat bad mood seharian. Padahal, kamu mungkin sudah memakai foundation high-end atau skincare berkualitas tinggi.

Perlu kamu ketahui, penyebab makeup pilling belum tentu karena produk yang dipakai, melainkan cara dan urutan saat memakainya. Menurut cosmetic chemist Milan Scott, pilling terjadi ketika lapisan produk menggulung atau membentuk butiran kecil di permukaan kulit. Penampakannya seperti kotoran atau sel kulit mati yang terkelupas.

"Ketika bahan pembentuk lapisan, polimer, bedak, atau emulsifier tidak dapat menempel dengan baik pada kulit maupun lapisan produk lain. Akibatnya, alih-alih membentuk lapisan yang halus dan menyatu, produk jadi menggumpal," jelas Milan, seperti dikutip dari Huffpost.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan bahwa beberapa kombinasi bahan memang lebih berisiko menyebabkan pilling. Misalnya, silikon sering kali tidak menyatu dengan baik bersama produk berbasis gel atau air.

Begitu pula kandungan pembentuk lapisan seperti polyvinylpyrrolidone (PVP) atau acrylates yang dapat menimbulkan gesekan berlebih ketika digunakan berlapis-lapis. Formula bedak juga cenderung menggumpal jika diaplikasikan di atas skincare dengan kandungan minyak tinggi atau emolien.

ADVERTISEMENT

Itulah sebabnya kombinasi primer, sunscreen, foundation, dan setting powder tertentu masih bisa menggulung meskipun diaplikasikan dengan hati-hati.
Selain itu, terlalu banyak memakai produk juga bisa menyebabkan pilling.

"Semakin banyak lapisan produk yang digunakan, semakin besar kemungkinan terjadi ketidakcocokan antarfomula," ujar cosmetic chemist lainnya, Ron Robinson.

Menurutnya, setiap produk skincare dan makeup memiliki kombinasi silikon, minyak, pelarut, bedak, hingga bahan pembentuk lapisan yang berbeda-beda. Semakin banyak yang ditumpuk, semakin besar pula peluang terjadinya reaksi yang membuat makeup menggumpal.

Pelembap yang terlalu tebal, dipadukan dengan primer dan foundation full coverage, dapat menciptakan lapisan produk yang terlalu banyak sehingga mudah bergeser saat diratakan menggunakan kuas, spons, maupun jari.

Cara Mencegah Makeup Pilling

Ilustrasi makeup crackIlustrasi makeup pilling. Foto: Getty Images/Deagreez

Langkah pertama adalah mengenali jenis produk yang paling rentan menyebabkan pilling.

"Tekstur yang berat seperti krim pekat atau balm cenderung lebih mudah menyebabkan pilling karena biasanya hanya berada di permukaan kulit dan tidak sepenuhnya menyerap," jelas Ron.

Produk dengan tekstur pekat dan oklusif meninggalkan lebih banyak residu di permukaan kulit. Ketika ditumpuk dengan produk lain, gesekan yang terjadi akan lebih mudah membentuk gumpalan.

Urutan penggunaan produk juga berpengaruh. Ron menyarankan agar skincare diaplikasikan mulai dari tekstur yang paling ringan hingga paling kental. Artinya, awali dengan toner atau serum, kemudian pelembap, lalu sunscreen.

Untuk makeup, aplikasikan seluruh produk bertekstur krim seperti blush, bronzer, dan contour terlebih dahulu sebelum menggunakan produk berbentuk powder. Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah mengaplikasikan produk terlalu cepat tanpa memberi waktu bagi skincare untuk menyerap.

Memberi jeda sekitar satu menit di setiap tahapan akan membantu setiap produk menyatu dengan kulit sebelum ditimpa lapisan berikutnya. Cara ini sangat penting untuk produk berbahan dasar gel atau yang memberikan hidrasi tinggi.

Meski tampak sudah menyerap, produk tersebut sering kali masih meninggalkan lapisan lembap di permukaan kulit. Jika foundation langsung diaplikasikan, pigmen dan bahan pembentuk lapisan pada makeup dapat bercampur secara tidak merata dengan skincare di bawahnya sehingga menyebabkan makeup terpisah, menggumpal, bahkan mengelupas saat dibaurkan.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads