Sering Bikin Iritasi? Ternyata Ini Kesalahan Pakai Skincare Vitamin C
Setiap orang tentu mendambakan kulit cerah dan sehat, namun seringkali terjebak dalam tren kecantikan tanpa memahami kebutuhan dasar kulit. dr. Abelina Dini Fitria, dokter estetika sekaligus influencer, mengungkapkan bahwa salah satu bahan aktif yang paling efektif namun sering dihindari karena salah kaprah adalah vitamin C.
Menurut dr. Abelina, banyak pengguna yang menyerah pada vitamin C karena mengalami iritasi. Padahal kunci pemakaian vitamin C terletak pada cara penggunaan dan pemilihan jenis yang tepat.
"Vitamin C ini salah satu underated karena permasalahan orang setelah pakai, breakout dan kemerahan. Padahal vitamin C ini penting untuk kulit. Kalau mau cerah pakai juga skincare dengan kandungan Niacinemide. Kenapa wajah Iritasi? Karena banyak kandungan aktifnya dan ada yang larut air dan minyak. Padahal kamu coba dalam bentuk lain. Dari kandungannya harus diperhatikan karena trial and error," ujar dr. Abelina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto dr. Abelina Dini Fitria (kanan), dokter estetika (dokter kecantikan) dan influencer, saat launching Vita C Glow Trueve. Foto: Gresnia/Wolipop. |
Selain iritasi, masalah kulit kusam juga menjadi keluhan utama, terutama bagi pria. Dokter Abelina menekankan bahwa kelembapan adalah fondasi utama sebelum mengharapkan hasil dari serum apa pun.
"Kulit kusam itu kurang lembab. Jadi banyak yang meremehkan kurang lembab, kurang air makanya serum tidak ngaruh. Kebanyakan exfoliate dan jadinya kusam. Semakin aging mukanya kelihatan kuning. Pakai pelembab yang ada bahan aktif, pakai sunscreen dan serum wajah agar kulit wajah tidak kusam. Jangan salah pilih kandungan juga," jelasnya.
Bagi pemilik kulit berjerawat, vitamin C sering dianggap musuh, padahal justru bisa menjadi pelindung jika digunakan dengan benar. Dokter Abelina mengingatkan agar pengguna tidak hanya sekadar mengikuti tren tanpa strategi yang jelas.
Foto produk Vita C Glow dari Trueve. Foto: Gresnia/Wolipop. |
"Orang Indonesia FOMO dengan kandungan baru. Padahal vitamin C bagus untuk mencegah jerawat. Jika berjerawat pakai vitamin C spray dan harus pakai skincare anti acne. Ini bisa dilayer kulit berminyak dan berjerawat dengan salilic acid dan bahan (lainnya-red)," tuturnya.
Lebih lanjut, dr. Abelina memberikan peringatan keras mengenai kombinasi bahan aktif yang sering memicu kerusakan skin barrier. Dia menegaskan jangan mengombinasikan vitamin C dengan retinol atau bahan skincare lain yang memberikan efek eksfoliasi.
"Dipakai bagusnya pagi dan malam. Vitamin C itu juga bisa mencegah muncul kerutan halus," tambahnya.
Sebagai penutup, dr. Abelina menyarankan pendekatan bertahap agar kulit tidak kaget dengan paparan bahan aktif baru. "Saran aku coba pakai satu-satu terlebih dahulu. Kalau aman naik pakai serum dan spray vitamin C. Bisa dipakai untuk malam hari," pungkasnya.
(gaf/eny)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
Rambut Kering dan Bercabang? Coba 6 Cara Merawat Kulit Kepala Ini
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
Harper Beckham Siap Rilis Brand Kosmetik di Usia 14, Jadi Saingan Kylie Jenner
Contrast Makeup Theory: Teori Makeup Viral Bikin Riasan Lebih Cocok di Wajah
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty















































