Mengenal Skin Barrier dan Cara Merawatnya
Kulit merupakan organ terbesar yang melindungi tubuh dari ancaman eksternal seperti bakteri, virus, sinar matahari, dan polusi. Skin barrier menjadi lapisan pelindung kulit yang terletak di permukaan epidermis.
Dermatologi Dr. Muneeb Shah menjelaskan tentang skin barrier yang ada hubungannya dengan produksi ceramide. Jadi, salah satu komponen skin barrier adalah ceramide yang membantu menjaga kelembapan kulit. Dengan adanya ceramide pada lapisan epidermis kulit maka bisa meningkatkan kekuatan di lapisan kulit dermis (lapisan teratas).
"Ceramide terdapat di sel kulit. Seperti batu bata, ceramide yang akan merekatkan dari satu lapisan ke lapisan lain," ungkap dr Muneeb, dermatologi asal Amerika Serikat yang konten edukasi skincare dan kecantikanhya kerap viral di TikTok, dalam acara peluncuran CeraVe di Senayan City, Jakarta, Jumat (26/1/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr. Muneeb Shah di peluncuran CeraVe Foto: Foto: Kiki Oktaviani/detik |
Seiring bertambahnya usia, produksi ceramide bisa berkurang. Hal tersebut memicu skin barrier terganggu. Sejumlah faktor eksternal seperti sinar UV, polusi dan penggunaan pembersih wajah dan skin care yang terlalu keras juga bisa memicur rusaknya skin barrier.
Ketika skin barrier terganggu atau bahkan rusak maka kulit bisa mengalami kekeringan. Masalah yang lebih parah bahkan bisa menyebabkan eksim hingga psoriasis. Dr. Muneeb memberikan tipsnya untuk menjaga dan merawat skin barrier agar tidak terganggu.
1. Hindari Mandi atau Mencuci Wajah dengan Air Panas
Dr. Muneeb mengatakan bahwa ia cukup kaget dengan water heather yang ada di hotelnya di Jakarta yang airnya begitu panas.
"Saya tidak tahu apakah semua orang Indonesia punya pemanas air untuk mandi. Tapi pemanas air di sini panas sekali. Pilih air hangat, jangan terlalu panas karena bisa merusak skin barrier," saran Dr. Muneeb.
2. Langsung Pakai Moisturizer Setelah Mandi
Setelah mandi atau mencuci wajah sebaiknya langsung menggunakan moisturizer. Jangan menundanya karena setelah mandi kulit bisa menjadi kering.
"Pakai moisturizer lima menit setelah mandi. Moisturizer akan lebih efektif bekerja saat kulit masih lembap," ungkap Dr. Muneeb.
3. Pakai Skincare yang Mengandung Ceramide
Seperti yang sudah dijelaskan bahwa ceramide menjadi faktor penting dari sehatnya skin barrier. Dr. Muneeb menyerankan untuk menggunakan skincare yang mengandung ceramide seperti moisturizer dari CeraVe.
"Kandungan ceramide 1,3,6 ada di produk CeraVe yang identikal dengan yang ada di kandungan di dalam kulit. Kandungan tersebut penting untuk kulit," paparnya.
4. Skincare yang Tidak Mengandung Fragrance
Kandungan fragrance dalam produk skincare dapat menyebabkan iritasi. Beberapa bahan fragrance juga bisa menjadi penyebab reaksi alergi. Jadi pilih produk skincare yang bebas fragrance atau bau tambahan untuk menghindari potensi risiko tersebut.
Simak Video 'KuTips: 3 Saran Dokter Kulit untuk Obati Jerawat pada Remaja':
Makanan & Minuman
Ngiler Lihat Dubai Chewy Cookie Viral di Media Sosial? Sekarang Kamu Bisa Ikut Coba Juga
Pakaian Pria
Greenlight Voyager Men's Basic Shirt: Kemeja Pria untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Perawatan Bayi Praktis dalam Satu Paket, Cocok untuk Orang Tua Baru
Pakaian Wanita
Adidas Tee Lace Branding, Kaos Rib Wanita yang Bikin Look Lebih Rapi
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
Pori-Pori Wajah Terlihat Besar? Ini Cara Menyamakannya Menurut Ahli Kulit
Kulit Sering Kusam Saat Puasa? Ini Penjelasan Dermatolog & Cara Mengatasinya
Rangkaian Produk Kecantikan 'Glowing' Selama Puasa, Skincare Hingga Makeup
Hermes Tolak Jual Tas Kelly Langka untuk North West, Putri Kim Kardashian
7 Potret Bio One Perdana Belajar Balet, Pakai Legging & Sepatu Balet
Sinopsis Blacklight, Aksi Liam Neeson Sebagai Veteran Perang Vietnam
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun












































