Cerita Makeup Artist Indonesia Bersiap Hadapi New Normal

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 06 Jun 2020 11:06 WIB
Nanath Nadia Foto: dok. Instagram @nanathnadia
Jakarta -

Di tengah pandemi COVID-19, semua sektor dan bidang usaha harus beradaptasi dengan era new normal alias kehidupan normal yang baru. Termasuk mereka yang menjual jasa makeup yaitu makeup artist.

Salah satu makeup artist yang sudah bersiap menghadapi new normal ini adalah Nadia Sabrina Dwiumami. Makeup artist yang populer di Instagram dengan followers lebih dari 322 ribu itu berbagi tips di media sosialnya untuk para makeup artist menjalani new normal.

"New Normal for makeup artist. Gengs, di zaman pandemi kayak gini, udah beres lebaran, pasti beberapa dari kalian udah mulai terima job make up pengantin. Aku mau sharing hal-hal yang harus diperhatikan kita sebagai MUA untuk menghadapi 'new normal" ini. Arti 'new normal' bagi MUA bukan cuma make up saja, tapi juga protokol kesehatannya harus diperhatikan," unggah Nanath di akun Instagramnya @nanathnadia pada Sabtu (30/5/2020).

Dikonfirmasi Wolipop mengenai unggahannya, Nadia mengatakan para makeup artist harus siap menjalani new normal setelah selama beberapa bulan kemarin tak bisa bekerja. Dalam menghadapi new normal ini kata Nadia, para makeup artist harus memahami risiko dari pekerjaan mereka.

"Berisiko karena pekerjaan kita sangat erat hubungannya dengan SALIVA atau air liur, air mata, dan phlegm (ingus). Sama seperti dokter gigi, pekerjaan kita sama riskonya. Rendah risiko karena klien yang kita handle, misal kalau aku pengantin. Pengantin pasti menjaga dirinya untuk tetap sehat menjelang hari-H. Besides, most of time kita juga sudah berhubungan dengan pengantin. So it's not like 'stranger' yang nggak tahu siapa, lalu kita makeupin aja tanpa tahu asal usulnya," ujar Nanath.

Nanath NadiaMakeup artist Nanath Nadia Foto: dok. Instagram @nanathnadia

Selama pandemi Corona kemarin, kata Nanath, dia merasakan seperti kehilangan kepercayaan dari klien. Para makeup artist lainnya diyakininya merasakan hal serupa.

"Sebagai MUA, kita akan mengalami yg namanya loss trust dari klien soal kesehatan kita. Karena klien nggak tahu kita dari mana, ketemu siapa, makeupnya sudah bersih atau belum, sudah steril atau belum. karena kan kami sebagai MUA yang paling dekat denganklien, dan berhubungan langsung dengan saliva. Maka dari itu kami menjaganya dengan protokol "new normal" yang sudah saya jelaskan di story," ungkap Nanath saat diwawancara oleh Wolipop melalui Whatsapp, Selasa (2/6/2020).

Seperti dikutip dari Insta Story @nanathadia, berikut protokol new normal yang diterapkan Nanath sebagai makeup artis ketika merias klien:

1. Masker


Sebelum ada virus Corona, kata Nanath, memakai masker sudah menjadi kewajiban makeup artist saat mendadani klien.

2. Face Shield


Untuk perlindungan ganda, Nanath juga menyarankan agar memakai face shield.

3. Sarung Tangan


Menurut Nanath, pemakaian sarung tangan masih diperdebatkan karena sarung tangan merupakan APD untuk dokter. Dia pun mengembalikan keputusan kepada sesama rekan makeup artist.

"Kalau mau pakai silahkan untuk menambahkan rasa aman. Kalau tidak juga tidak apa-apa. Asal rajin cuci tangan. Tidak menyentuh wajah sebelum cuci tangan. Jika memang tetap mau tapi nggak mau menyelewengkan APD dokter, bisa memakai sarung tangan yang bisa dicuci kembali atau washable," tulisnya.

4. Baju


Nanath menerapkan berganti baju setiap menemui klien yang berbeda. "Aku prefer kalau mengganti baju untuk klienku yang kedua. Saranku mungkin kalian bisa bikin baju APD yang washable, untuk menghindari berganti-ganti baju setiap ganti klien. Sebisa mungkin ketika kita sudah berada di mobil untuk pindah ke klien kedua, sudah dalam keadaan steril supaya mobil kita juga nggak ikut terpapar. Inget genk, musuh kita ini gak kelihatan. We'll never know si Corona ini nempel di mana," tulisnya.

5. Penutup Kepala


Untuk makeup artist yang berhijab, menurut Nanath, tidak perlu memakai penutup kepala. Sedangkan untuk yang tidak berhijab, bisa menguncir rambut agar tidak menghiasi wajah untuk meminimalisir paparan virus Corona. "Bisa saja si virus nempel di rambut, lalu gak sengaja rambutnya ke depan-depan kena mulut, hidung atau mata. Ikat dulu saja rambutnya pas kerja ya genks,' tulisnya.

6. Alat makeup


Alat makeup juga tak luput dari perhatian karena menjadi alat yang paling vital. Kata Nanath, jangan sampai virus nempel di salah satu alat makeup, lalu malah terkena ke klien berikutnya.

"Waktunya diet alat makeup, maksudnya meminimalisir perlengkapan bawaan kamu. Bawa saja yang hanya dibutuhkan. Yang paling sering dipakai, agar bisa dibersihkan dengan mudah. Bersihkan, steril dan lakukan berulang kali agar peralatan makeup tetap terjaga," tulisnya.

Soal kuas, Nanath menyarankan agar menggunakan instan brush cleanser yang bisa disemprotkan. Lalu masukan kuas ke dalam UV sterilizer. Selanjutnya sponge, wajib untuk mencuci bersih dengan sabun, lalu keringkan di tempat terbuka dan kemudian masukkan ke dalam UV steril.

7. Kosmetik


Bagaimana dengan bedak, pensil alis, eyeliner yang mengenai mata? Nanath menjelaskan untuk benda padat seperti bedak, blush, highlighter, eyeshadow dan lainnya bisa disterilkan dalam konsisi terbuka atau UV steril. Untuk benda yang bersifat tabur dan cair, sebaiknya jangan langsung diambil produknya dari tempatnya. Taruh produk di mixing pallete baru diaplikasikan ke wajah.

8. Anggap diri kamu sendiri sebagai petugas medis


Bukan hanya merias saja, MUA zaman sekarang dituntut untuk memainkan peran sebagai petugas medis, setidaknya melakukan pengecekan suhu tubuh pengantin dan tim yang bertugas sebelum memulai makeup, untuk menambah kewaspadaan. Bahkan kata Nanath, dia pernah melihat, ada makeup artist yang sampai melakukan rapid test sebelum makeup.

9. Ciptakan suasana yang nyaman saat makeup


Nanath mengatakan sebaiknya ciptakan suasana yang nyaman saat merias klien. Misalnya dengan memberikan diffuse oil purification, seperti lavender agar udara lebih bersih dan rileks.

10. UV sterilizer


Nanath memilih UV sterilizer yang ukurannya agar besar, namun bisa dibawa ke mana saja. UV sterilizer ini biasanya dipakai untuk peralatan bayi.

Menurut Nanath, berbagai perlengkapan yang dijabarkannya di atas adalah bentuk ikhtiarnya agar terhindar dari virus Corona. "Selain menjaga jarak, jaga kesehatan, dan jaga kebersihan, kita sesama MUA harus saling jaga nama baik profesi. Sebisa mungkin lakukan protokol kebersihan dan kesehatan sebaik-baiknya, agar klien juga percaya dan merasa aman ketika dimake up," pungkasnya.



Simak Video "Itang Yunasz Rancang 'Baju New Normal' yang Gampang Dicuci"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)