Gubernur California Sebut Salon Kuku Jadi Awal Penyebaran COVID-19

Hestianingsih - wolipop Selasa, 12 Mei 2020 11:00 WIB
Nail technician clipping customers nails at the nail salon Ilustrasi salon kuku. Foto: iStock
California -

Gubernur California Gavin Newsom melontarkan pernyataan kontroversial tentang titik nol penyebaran virus Corona di negara bagian yang dipimpinnya. Dalam pertemuan harian membahas penanganan COVID-19 di Sacramento, Kamis (7/5/2020) lalu, dia menyatakan bahwa virus Sars-Cov-2 di California pertama kali menyebar dari salon kuku.

"Semua ini (virus Corona) bermula di California, kelompok penyebaran pertama, di sebuah salon perawatan kuku. Saya hanya mau mengingatkan semua orang tentang itu dan saya sangat khawatir," kata Gavin, seperti dikutip dari NBC News.

Gavin menolak memberikan info lebih detail tentang nama dan di daerah mana persisnya salon perawatan kuku yang dimaksud karena alasan kesehatan dan privasi. Namun bukan tidak mungkin dia akan memberikan informasi tambahan terkait hal tersebut.


Sebelumnya pria 52 tahun ini telah mengklasifikasikan salon kuku sebagai tempat umum yang lebih berisiko tinggi menyebarkan virus Corona ketimbang sekolah. Pernyataan Gavin dinilai berpotensi membuat industri kecantikan yang sudah menderita akibat virus Corona menjadi semakin terpuruk. Para pemilik salon mengatakan ucapan Gavin tak berdasar dan belum ada buktinya.

"Menurut saya pernyataan itu tidak bertanggungjawab dan ceroboh karena tidak ada latar belakangnya, tidak berdasarkan fakta, detail atau penjelasan. Saya sudah coba menghubungi Departemen Kesehatan Umum California untuk informasi yang lebih jelas tapi tidak bisa juga. Aku sangat marah dan sedih," tutur Tran Wills, salah satu pemilik salon kuku, kepada Refinery29.

Pemilik salon kuku lainnya juga sependapat. Jina Javier yang menjalankan bisnis kecantikan kuku di North Park, San Diego, mengatakan salon dan klinik kecantikan banyak dijadikan kambing hitam sebagai tempat penyebaran virus Corona. Pernyataan Gavin pun tak membantu memperbaiki situasi tersebut.


"Untuk sektor industri seperti kami, yang sudah cukup menderita dan benar-benar berusaha menangkis stereotipe negatif, pernyataan tersebut akan membuat kami lebih sulit membangun kepercayaan orang untuk datang ke salon kuku lagi," katanya.

Salon kuku dan tempat-tempat perawatan kecantikan lainnya baru diperbolehkan kembali beroperasi di fase ketiga dari rencana empat fase yang dilakukan Gavin dalam upaya mengembalikan roda perekonomian setelah lockdown dan pembatasan sosial berakhir. Wilayah pertama penyebaran virus Corona di California, diketahui berasal dari Solano Count pada akhir Februari 2020. Sementara itu kasus kematian pertama akibat COVID-19 terjadi di Santa Clara County, California Utara.

Laporan mencatat per Jumat (8/5/2020), sudah ada 64,532 kasus positif COVID-19 di California. Sementara itu 2.630 di antaranya meninggal dunia.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)