10 Tahun Tak Pakai Parfum, Michelle Pfeiffer Akhirnya Rilis Wewangian

Hestianingsih - wolipop Selasa, 09 Apr 2019 19:33 WIB
Foto: Dok. Henry Rose Foto: Dok. Henry Rose

Jakarta - Sudah 10 tahun lamanya Michelle Pfeiffer stop memakai parfum atau wewangian jenis apapun. Alasan keamanan jadi salah satu faktor yang membuat aktris 60 tahun ini tidak mau menyemprotkan parfum ke tubuhnya, hingga hari ini ia berani untuk memakainya lagi.

Michelle Pfeiffer baru saja meluncurkan lini parfum pertamanya yang ia beri nama Henry Rose. Parfum dengan lima jenis keharuman tersebut sudah mendapat sertifikat standar keamanan dari Environmental Working Group di Amerika Serikat dan Cradle to Cradle Products Innovation Institute.

Dua organisasi non-profit ini punya kewenangan memberikan sertifikasi bagi produk yang teruji aman bagi konsumen maupun lingkungan. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, produk wewangian Michelle harus lolos berbagai tahapan pengujian.

Ia juga bekerjasama dengan International Flavors & Fragrances untuk membuat formula wewangian yang hanya menggunakan beberapa ratus bahan. Dikutip dari People, sebagian besar produk parfum yang ada di pasaran menggunakan hingga ribuan bahan untuk mendapatkan aroma yang diinginkan.

Kemasan parfum Henry Rose juga sangat diperhatikan ibu dua anak ini. Ia menggunakan botol parfum yang terbuat dari kaca NEO-Infinite. Bahan ini terbuat dari 90 persen bahan daur ulang dan 100 persen bisa didaur ulang. Sementara bahan utama tutup botolnya adalah olahan kedelai dan kotak kemasannya terbuat dari kertas yang bisa terurai dengan cepat.
10 Tahun Tak Pakai Parfum, Michelle Pfeiffer Rilis Produk WewangianFoto: Dok. Henry Rose

"Aku merasa sangat penting bagi brand ini untuk berdiri sendiri dan kredibilitasnya terpisah dari sosok aku (sebagai selebriti)," ujar bintang film 'What Lies Beneath' ini, yang menyatakan tidak akan banyak terlibat dalam kegiatan promosi maupun iklan agar produknya menjadi independen.

Sebelumnya Michelle Pfeiffer menolak pakai parfum karena produk-produk wewangian yang ada di pasaran mengandung bahan-bahan membahayakan. Berdasarkan informasi yang didapatnya dari data Skin Deep milik Environmental Working Group, wewangian yang selama ini dia dan anak-anaknya pakai masuk kategori 'high hazard'. Artinya, parfum mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa memengaruhi kinerja ginjal, paru-paru, jantung hingga sistem syaraf pusat.

"Aku sudah lama tidak memakai wewangian, dan aku merindukannya," kata Michelle tentang alasan dia meluncurkan produk parfum.

Henry Rose yang berlabel '100% Transparent Fine Fragrance' hanya akan dipasarkan secara online di Amerika Serikat dengan harga USD 120 atau sekitar Rp 1,7 juta untuk botol ukuran 50 ml.
(hst/hst)