Seberapa Sering Kita Harus Keramas? Kenali Jenis Rambutmu Dulu

Nada Saffana - wolipop Selasa, 05 Mar 2019 09:15 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Seberapa sering seharusnya keramas? Ada yang terbiasa keramas setiap hari, dua hari sekali atau dua kali seminggu. Frekuensi keramas ternyata bisa berbeda-beda sesuai jenis dan kondisi rambut.

1. Rambut Tebal

Foto: ist.

Seorang stylist selebriti dan pendiri salon Cucinello Studio, Paul Cucinello, menyarankan rambut tebal sebaiknya keramas setiap tiga hari. Pilih sampo dengan busa melimpah agar bisa menjangkau seluruh bagian rambut. Untuk kondisioner, gunakan yang tekstur dan formulanya lebih kental agar memberikan kelembapan ekstra.

2. Rambut Halus
Foto: Getty Images

Rambut halus dapat dengan mudah terpapar minyak dan penumpukan produk, sehingga perlu sering dicuci. "Rambut halus harus keramas setiap hari dengan menggunakan sampo dan kondisioner yang memberi volume," ujar Cucinello, seperti dikutip dari Women's Health. Tujuannya untuk menjaga kebersihan rambut sehingga dapat mempertahankan volume serta tetap memberikan nutrisi pada kulit kepala dengan kondisioner ringan.

3. Rambut Kasar
Foto: iStock

Jika memiliki rambut yang kasar, Cucinello menyarankan untuk keramas dua kali seminggu dengan menggunakan sampo yang super lembap dan bebas sulfat. Setelah itu gunakan deep conditioning untuk menjaga rambut tetap halus dan mudah diatur.

4. Rambut Tipis
Foto: Thinkstock

"Rambut yang menipis harus dicuci setiap hari menggunakan sampo yang merangsang pertumbuhan rambut pada kulit kepala, memperluas diameter setiap helai rambut sehingga lebih tebal dan kuat, lalu gunakan kondisioner yang menyuburkan folikel rambut dan mendorong pertumbuhan rambut," sarannya.

5. Rambut yang Diwarnai
Foto: Thinkstock

Tidak perlu khawatir keramas dapat menghilangkan warna rambut, Cucinello berkata, "Anda dapat membilas dan merawat rambut yang diwarnai sesering yang Anda inginkan, tetapi Anda harus keramas tidak lebih dari tiga kali seminggu."

Hal ini agar rambut tidak kehilangan kelembapan sepenuhnya. Dia merekomendasikan untuk menggunakan kondisioner rambut terlebih dahulu, sebelum keramas dengan sampo khusus untuk rambut berwarna.

6. Rambut Rapuh dan Rusak
Foto: thinkstock

Mengatasi rambut yang rapuh memang agak rumit. Jangan mencuci rambut secara berlebihan karena dapat memperparah kerusakan rambut atau mengeringkan rambut. Cukup keramas dua kali seminggu menggunakan sampo khusus untuk menguatkan akar rambut dilanjutkan dengan masker rambut.

7. Rambut Berminyak
Foto: thinkstock

Keluhan banyak orang di negara tropis seperti Indonesia adalah rambut yang lepek akibat produksi minyak berlebih di kulit kepala. Cucinello menguak penyebab rambut berminyak karena terlalu sering keramas dan tidak menggunakan kondisioner sehingga rambut menjadi dehidrasi.

Untuk menyeimbangkan kondisi kulit kepala, sebaiknya keramas maksimal empat kali seminggu dan gunakan kondisioner yang berfungsi melembapkan. Hindari memakai sampo khusus kulit berminyak karena akan membuat kulit kepala kering, yang menyebabkan produksi minyak semakin berlebihan dan rambut makin lepek. Gunakan sampo berformula lembut.

"Pastikan untuk benar-benar memijat kulit kepala dengan baik dengan kondisioner untuk memecah penumpukan minyak yang berlebihan," katanya.

8. Rambut Berketombe
Foto: iStock

Julie Russak, MD, pendiri Klinik Dermatologi Russak di New York City, mengatakan, "Ketombe disebabkan ketika pertumbuhan berlebih dari jamur yang menyebabkan peradangan pada kulit. Ditambah kelebihan produksi sebum dan minyak meningkatkan pergantian sel, yang semuanya merupakan penyebab serpihan putih pada kulit kepala."

Russak menyarankan untuk memakai sampo yang mengeksfoliasi atau mengandung bahan-bahan aktif melawan ketombe seperti zinc pyrithione, selenium sulfide, atau ketoconazole. Jika memilki rambut berketombe, keramaslah setiap dua hari sekali. (hst/hst)