Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Fabulist 2018

7 Skandal Kecantikan Paling Kontroversial Selama 2018

Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 26 Des 2018 14:16 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Instagram
Jakarta - Tak hanya dalam politik dan hiburan, sejumlah skandal juga terjadi di dunia kecantikan. Selama 2018, sejumlah isu yang melibatkan brand hingga vlogger pun sempat menarik perhatian para beauty junkie. Mulai dari tutupnya merek favorit Deciem sampai persetujuan para YouTubers. Berikut tujuh di antaranya:

Deciem/The Ordinary Ditutup

Foto: Instagram

Tahun ini produk The Ordinary semakin banyak difavoritkan. Merek tersebut memang dikenal dengan produk-produk yang bukan cuma efektif tapi juga terjangkau. Beberapa waktu lalu, perusahaan merek tersebut, Deciem, mengeluarkan berita mengejutkan. Founder Deciem, Brandon Truaxe, mengatakan jika perusahaannya akan tutup sementara sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Ia mengaku jika hampir semua orang yang terlibat dalam Deciem melakukan aktivitas kriminal besar. Setelah itu, sejumlah toko pun diperintahkan ditutup dan situsnya diganti dengan halaman HTML. Karena hal ini, Estee Lauder yang memiliki sebagian saham Deciem mulai mengambil langkah hukum yang kemudian menghapus Brandon dari jabatan CEO.

Review Palsu Sunday Riley

Foto: Instagram

Selain The Ordinary, brand favorit lain yang terlibat skandal tahun ini adalah Sunday Riley. Merek yang dikenal akan produk serumnya itu mengakui bahwa mereka telah mengunggah ulasan palsu. Hal tersebut dilakukan pada sejumlah produk mereka di situs.

Itu terungkap setelah sebuah email dari mantan pegawai Sunday Riley yang mengungkapkan demikian beredar di Reddit. Sunday Riley pun telah mengakui dan meminta maaf atas ulasan palsu itu namun menyalahkan kompetitor yang menurut mereka kerap mengunggah ulasan negatif.

Brand Makeup Bella Thorne

Foto: Instagram

Banyak selebriti merilis brand kecantikan. Namun yang membuat merek milik Bella Thorne tersebut jadi skandal adalah karena orang-orang tidak percaya jika produk soldout. Sebelumnya dikatakan jika palet eyeshadow brand Filthy Fangs langsung habis terjual dalam hitungan beberapa jam saja. Tapi netizen tidak mempercayainya. Banyak orang juga mengritik harganya yang mahal yakni sekitar Rp 700 hingga 800 ribu dan seperti mencontek milik Juvia's Place.

Foundation Beauty Blender

Foto: Instagram

Beauty Blender dikenal dengan produk spons makeup-nya. Tahun ini, brand tersebut pun melebarkan sayap dengan merilis foundation. Tak tanggung-tanggung, alas bedak pun dirilis dengan 32 varian warna. Bikin penasaran para pecinta kecantikan, sayangnya produk tersebut dikritik karena kurangnya pilihan warna gelap. Merek itu pun sempat merilis pernyataan yang membela pilihan warna mereka yang dianggap sudah mewakili beragam warna kulit.

Jean Paul Gaultier Sindir Kim K

Foto: Instagram

Produk makeup keluaran brand Kim Kardashian, KKW, banyak diperbincangkan tahun ini. Salah satunya produk parfum KKW Body fragrance yang hadir dengan botol berbentuk siluet tubuh Kim. Banyak orang mengritik parfum tersebut karena mirip dengan produk keluaran Jean Paul Gaultier. Karena ini, Jean pun menyindir Kim di Instagram dengan caption 'keeping up with the fragrance news'. Namun sebenarnya botol parfum Jean juga terinspirasi milik desainer Elsa Schiaparelli.

Perseturuan Para YouTubers

Foto: Instagram

Beberapa YouTuber kecantikan ternama terlibat skandal saling sindir tahun ini. Hal tersebut berawal dari video Shane Dawson dengan Jeffree Star di mana Keffree membahas hubungannya dengan mantan teman-temannya di dunia kecantikan. Setelah itu, YouTuber Gabriel Zamora mengunggah foto dirinya bersama Laura Lee, Manny MUA, dan Nikita Dragon dengan caption yang menunjukkan seolah mereka lebih baik tanpa Jeffree, mantan teman mereka.

Anak Vegan Kat Von D

Foto: Instagram

Skandal ini mungkin tidak terlalu berhubungan dengan kecantikan. Namun pebisnis kecantikan Kat Von D menimbulkan kontroversi setelah mengaku akan membesarkan anaknya secara vegan. Hal itu juga berarti sang anak tidak akan diberi vaksinasi.

Pernyataan itu pun mengundang banyak komentar negatif yang menyebutkan jika ia ibu yang tidak bertanggung jawab. Beberapa bahkan memboikot brand Kat Von D dan mendonasikan uang untuk badan amal yang menyediakan vaksinasi pada anak

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads