Ini Alasan Sebaiknya Kamu Nggak Perlu Cuci Muka Saat Mandi
Kiki Oktaviani - wolipop
Senin, 23 Okt 2017 13:15 WIB
Jakarta
-
Saat mandi rasanya tidak sah jika tidak mencuci muka. Namun ternyata mencuci muka saat mandi memberikan dampak buruk pada kulit.
Hal ini berlaku saat mandi air hangat. Menurut Charlotte Cho, pakar kecantikan dan pendiri online shop kecantikan Korea Soko Glam, ketika wajah terpapar dengan air panas terlalu sering maka akan merusak epidermis.
"Air panas yang langsung menyembur ke wajah dari pancuran dapat menghilangkan minyak alami kulit dan membuat lapisan kulit jadi lemah dan menipis," jelas Cho seperti dikutip dari BuzzFeed.
Jadi pastikan saat mandi air hangat kulit wajah tak terpapar dengan air bersuhu panas. Jika ingin mencuci wajah, sebaiknya ganti dulu air menjadi suhu normal.
Charlotte Cho juga menghimbau agar segera menggunakan produk skin care sesaaat setelah mencuci wajah. Aturan perawatan yang tengah populer di Korea tersebut disebut dengan 'perawatan kulit tiga detik'.
"Artinya kamu harus langsung memakai perawatan kulit beberapa detik setelah mandi karena kulit yang masih lembap lebih bisa menyerap bahan-bahan aktif dari produk topikal (produk yang dioles ke kulit)," ungkap Cho kepada Allure.
(kik/kik)
Hal ini berlaku saat mandi air hangat. Menurut Charlotte Cho, pakar kecantikan dan pendiri online shop kecantikan Korea Soko Glam, ketika wajah terpapar dengan air panas terlalu sering maka akan merusak epidermis.
"Air panas yang langsung menyembur ke wajah dari pancuran dapat menghilangkan minyak alami kulit dan membuat lapisan kulit jadi lemah dan menipis," jelas Cho seperti dikutip dari BuzzFeed.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Charlotte Cho juga menghimbau agar segera menggunakan produk skin care sesaaat setelah mencuci wajah. Aturan perawatan yang tengah populer di Korea tersebut disebut dengan 'perawatan kulit tiga detik'.
"Artinya kamu harus langsung memakai perawatan kulit beberapa detik setelah mandi karena kulit yang masih lembap lebih bisa menyerap bahan-bahan aktif dari produk topikal (produk yang dioles ke kulit)," ungkap Cho kepada Allure.
(kik/kik)










































