Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Penampilan Mengerikan 3 Wanita Transgender Gara-gara Operasi Plastik Murah

Anggi Mayasari - wolipop
Minggu, 27 Agu 2017 07:23 WIB
...
Foto: Dok. Youtube
Jakarta - Banyak anggapan yang menyebutkan jika cantik itu tidak murah. Untuk meningkatkan penampilan dan kecantikan seringkali disertai dengan biaya tinggi agar hasilnya juga sesuai dengan yang diharapkan. Namun, nasib nahas menimpa tiga wanita transgender ini. Alih-alih ingin tampil cantik dengan melakukan bedah plastik murah malah membuat wajahnya terlihat meyeramkan.

Trio yang berasal dari Agusan Del Sur, Filipina ini berharap untuk memperbaiki penampilan mereka melalui implan. Tapi untuk melakukan implan dengan dokter berlisensi tidaklah benar-benar murah. Melalui dermal filler dibutuhkan biaya sekitar Rp 5 juta hingga Rp 13 juta, dan mereka menyadari itu adalah sesuatu yang tidak terjangkau.

Suatu ketika Alvina didatangi oleh seseorang yang menawari untuk filler pipi dengan harga yang sangat murah. Orang tersebut menawari jasa suntikan untuk penyempurnaan pipi murah dengan harga Rp 130 ribu. Wanita transgender inipun sangat senang dan tertarik untuk melakukan filler di rumah orang yang menawari jasa itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat hasilnya yang sangat bagus, kedua teman Alvina yaitu Nina, dan Maui juga tertarik kemudian memutuskan untuk filler pada orang tersebut. Namun setelah enam bulan berlalu, wajah mereka mulai berubah menjadi mengerikan. Kedua pipinya membesar dan bengkak.

Wajah Alvina, Nina, dan Maui pun menjadi sangat terdistorsi. Sayangnya, orang yang menyuntikkan pipi mereka dengan cairan filler itu telah kabur entah kemana saat mereka ingin protes dan meminta tanggung jawab.

Merekapun bertanya pada dokter ahli apakah wajah mereka masih bisa diselamatkan. "Masing-masing dari kami setidaknya harus membayar Rp 26 juta. Tapi jumlah itu tentu tidak bisa kami bayar," ujar Alvina dilansir Viral4real.

Beruntungnya ada seseorang yang mengetahui tentang cobaan berat yang menimpa mereka dan memutuskan untuk membantu mereka dengan kampanye penggalangan dana. Setelah berhasil mengumpulkan uang tunai, mereka pun melakukan operasi rekonstruktif oleh ahli bedah kosmetik.

(agm/eny)
...
Hide Ads