Mengecilkan Bibir Jadi Tren, Bibir ala Kylie Jenner Tak Lagi Populer?
Rista Adityaputry - wolipop
Selasa, 18 Apr 2017 15:26 WIB
Jakarta
-
Dalam dua tahun terakhir, bibir penuh dan bervolume menjadi tren kecantikan yang cukup banyak diminati wanita. Sejak Kylie Jenner muncul dengan 'bibir barunya', wanita berbondong-bondong ingin melakukan prosedur pembesaran bibir atau lip injection. Namun tren ini sepertinya perlahan-lahan akan bergeser.
Di sela-sela kepopuleran lip injection, ada tren bibir lain yang mulai muncul, yaitu pengecilan bibir atau lip reduction. Dr. Melissa Doft, dokter bedah plastik asal New York, mengatakan bahwa tren pengecilan bibir ini cukup populer di Asia.
Dr. Nuttae Nuttapon, dermatologist asal Thailand, menambahkan bahwa prosedur ini dilakukan karena wanita Asia ingin memiliki fitur wajah seperti wanita Kaukasia.
"Prosedur ini telah mendominasi Asia sekitar 5 - 10 tahun yang lalu. Wanita dan pria Asia umumnya lebih suka fitur wajah orang Kaukasia dengan tulang pipi yang kecil, rongga mata yang lebih dalam, dan bibir yang tipis," kata Dr. Nuttae sesuai yang dikutip dari situs New Beauty.
Tak hanya Asia, tren pengecilan bibir juga diminati wanita Hispanik (Amerika Latin) dan Afrika-Amerika di Amerika Serikat. Hal itu diungkapkan Debra Johnson, ahli bedah plastik sekaligus ketua American Society of Plastic Surgeons (ASPS).
"Beberapa orang memiliki bibir yang terlalu besar, jadi pengecilan bibir adalah cara mereka untuk membuat bibir terlihat lebih 'normal'," kata Debra seperti dikutip dari The Guardian.
Prosedur pengecilan bibir itu sendiri meliputi pengangkatan kulit sepanjang garis vermilion (batas bibir antara bibir dengan kulit) dan menggunakan jahitan untuk membentuk garis bibir baru yang lebih tipis dan kecil. Lama waktu prosedur tergantung dari seberapa banyak kulit yang ingin diangkat. Normalnya, dibutuhkan waktu 15 - 30 menit per tindakan.
Dr. Melissa mengingatkan, prosedur lip reduction akan menimbulkan rasa sakit yang cukup lumayan, namun masih bisa ditoleransi. Jahitan pada bibir biasanya bertahan selama seminggu, setelah itu akan menghilang secara alami atau bisa dilepas manual.
"Setelah operasi, pasien dianjurkan untuk makan makanan yang lembut selama beberapa hari atau seminggu," saran Dr. Melissa.
Dari sisi harga, bedah pengecilan bibir ternyata lebih mahal dibandingkan injeksi bibir. Menurut data dari DocShop, harga injeksi bibir biasanya berkisar antara US$ 500 hingga US$ 2000 atau Rp 6 jutaan hingga Rp 26 jutaan. Sedangkan harga terendah lip reduction mulai dari US$ 1000 atau Rp 13 jutaan. Dengan harga tersebut, lip reduction bersifat permanen. Berbeda dengan lip injection yang perlu di-touch up tiga atau enam bulan sekali untuk mempertahankan bentuknya. (hst/hst)
Di sela-sela kepopuleran lip injection, ada tren bibir lain yang mulai muncul, yaitu pengecilan bibir atau lip reduction. Dr. Melissa Doft, dokter bedah plastik asal New York, mengatakan bahwa tren pengecilan bibir ini cukup populer di Asia.
Dr. Nuttae Nuttapon, dermatologist asal Thailand, menambahkan bahwa prosedur ini dilakukan karena wanita Asia ingin memiliki fitur wajah seperti wanita Kaukasia.
Foto: Instagram Dr. Apple Cosmetic Surgery |
"Prosedur ini telah mendominasi Asia sekitar 5 - 10 tahun yang lalu. Wanita dan pria Asia umumnya lebih suka fitur wajah orang Kaukasia dengan tulang pipi yang kecil, rongga mata yang lebih dalam, dan bibir yang tipis," kata Dr. Nuttae sesuai yang dikutip dari situs New Beauty.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa orang memiliki bibir yang terlalu besar, jadi pengecilan bibir adalah cara mereka untuk membuat bibir terlihat lebih 'normal'," kata Debra seperti dikutip dari The Guardian.
Prosedur pengecilan bibir itu sendiri meliputi pengangkatan kulit sepanjang garis vermilion (batas bibir antara bibir dengan kulit) dan menggunakan jahitan untuk membentuk garis bibir baru yang lebih tipis dan kecil. Lama waktu prosedur tergantung dari seberapa banyak kulit yang ingin diangkat. Normalnya, dibutuhkan waktu 15 - 30 menit per tindakan.
Foto: thinkstock |
Dr. Melissa mengingatkan, prosedur lip reduction akan menimbulkan rasa sakit yang cukup lumayan, namun masih bisa ditoleransi. Jahitan pada bibir biasanya bertahan selama seminggu, setelah itu akan menghilang secara alami atau bisa dilepas manual.
"Setelah operasi, pasien dianjurkan untuk makan makanan yang lembut selama beberapa hari atau seminggu," saran Dr. Melissa.
Dari sisi harga, bedah pengecilan bibir ternyata lebih mahal dibandingkan injeksi bibir. Menurut data dari DocShop, harga injeksi bibir biasanya berkisar antara US$ 500 hingga US$ 2000 atau Rp 6 jutaan hingga Rp 26 jutaan. Sedangkan harga terendah lip reduction mulai dari US$ 1000 atau Rp 13 jutaan. Dengan harga tersebut, lip reduction bersifat permanen. Berbeda dengan lip injection yang perlu di-touch up tiga atau enam bulan sekali untuk mempertahankan bentuknya. (hst/hst)
Elektronik & Gadget
Review Powerbank Fast Charging yang Siap Jadi Andalan Kamu Sehari-hari!
Elektronik & Gadget
Ramadan Semakin Produktif dengan Tiga Smartwatch Best Seller dari Xiaomi!
Hobi dan Mainan
3 Board Game Ini Bikin Suasana Berkumpul Saat Lebaran Lebih Seru dan Ramai
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Mouse Wireless Murah 2026 untuk Kerja & Kuliah, Nyaman dan Tahan Lama
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Perbedaan Mineral dan Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Baik untuk Kulit?
10 Cushion yang Bagus untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Nggak Mudah Luntur
Viral Facelift Instan Pakai Karet Gelang di Telinga, Ini Kata Pakar
Tren Makeup Kikay Viral di Medsos, Serba Pink dan Cute
Kulit Kusam Bikin Wajah Lelah? Coba Eksfoliasi Lembut Secara Rutin
Most Popular
1
Direstui Keluarga, Viral Pernikahan Wanita Dengan 2 Pria Sekaligus
2
Dikabarkan Terjebak di Dubai, Dilraba Dilmurat Batal Hadiri Fashion Show Dior
3
Kabar Zendaya Sudah Menikah dengan Tom Holland Viral, Ini Respons Sang Ibu
4
Potret Pembalap F1 Charles Leclerc Nikahi Influencer Naik Ferrari Vintage
5
Gaya Boyfriend Material Jungkook BTS, Pamer Sixpack di Iklan Calvin Klein
MOST COMMENTED












































Foto: Instagram Dr. Apple Cosmetic Surgery
Foto: thinkstock