Saat Para Ayah Menghias Kuku Putrinya dengan Kuteks
Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 18 Okt 2016 14:40 WIB
Jakarta
-
Pernah membayangkan apa yang terjadi jika para ayah menguteks kuku putrinya?
Kegiatan yang satu ini lazimnya dilakukan para wanita. Tapi sebuah kegiatan yang digelar di Daytona State College, Florida, AS, belum lama ini justru mengajak kaum lelaki, khususnya para ayah untuk belajar mewarnai kuku putrinya.
Adalah Daddy Daughter Hair Factory yang mengusung kegiatan berformat workshop tersebut. Lantas adakah yang tertarik? Seperti diwartakan Huffington Post, peminatnya cukup banyak, yakni 23 peserta. Selain ayah kandung ataupun ayah tiri, para kakek pun tidak mau ketinggalan mengikuti workshop gratis tersebut.
Bagi para ayah itu, belajar menguteks kuku putri mereka ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Phillipe Morgese, pendiri Daddy Daughter Hair Factory, ikut merasakan sulitnya menguteks.
"Kami saling melihat dan berkata, 'Apa yang kami lakukan?'. Sempat kewalahan, tapi kami berhasil. Aku tidak tahu kalau ternyata banyak langkah-langkahnya," ungkap Phillipe.
Sebelum kelas menguteks, Phillipe juga pernah menggelar kelas menata rambut bagi para ayah setahun silam. Sebagai seorang duda, ia harus bisa mengurus segala keperluan putrinya yang saat itu masih berusia sembilan tahun. Keperluan tersebut termasuk urusan menata rambutnya.
Ia lantas mendaftarkan diri di kursus menata rambut yang digelar oleh sekolah kecantikan International Academy di Florida. Setelah paham cara menata rambut, ia pun ingin membagi ilmu tersebut kepada sesama ayah. Pria 34 tahun itu yakin banyak ayah di luar sana, entah yang duda atau memiliki istri, tidak tahu-menahu cara menata rambut anak perempuan mereka.
Kegiatan tersebut ternyata mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Terbukti dari foto-fotonya yang mengundang lebih dari 2 juta view. Pengikut Phillipe di Facebook yang bertambah menjadi 30.000 orang.
"Saya pikir ego para pria akan menjadi penghalang. Tapi semua tipe pria, baik lajang maupun yang sudah menikah, terbuka pada segala kesempatan demi semakin dekat dengan putri mereka," ujar Phillipe. (dng/dng)
Kegiatan yang satu ini lazimnya dilakukan para wanita. Tapi sebuah kegiatan yang digelar di Daytona State College, Florida, AS, belum lama ini justru mengajak kaum lelaki, khususnya para ayah untuk belajar mewarnai kuku putrinya.
Adalah Daddy Daughter Hair Factory yang mengusung kegiatan berformat workshop tersebut. Lantas adakah yang tertarik? Seperti diwartakan Huffington Post, peminatnya cukup banyak, yakni 23 peserta. Selain ayah kandung ataupun ayah tiri, para kakek pun tidak mau ketinggalan mengikuti workshop gratis tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: dok. Facebook |
"Kami saling melihat dan berkata, 'Apa yang kami lakukan?'. Sempat kewalahan, tapi kami berhasil. Aku tidak tahu kalau ternyata banyak langkah-langkahnya," ungkap Phillipe.
Sebelum kelas menguteks, Phillipe juga pernah menggelar kelas menata rambut bagi para ayah setahun silam. Sebagai seorang duda, ia harus bisa mengurus segala keperluan putrinya yang saat itu masih berusia sembilan tahun. Keperluan tersebut termasuk urusan menata rambutnya.
Ia lantas mendaftarkan diri di kursus menata rambut yang digelar oleh sekolah kecantikan International Academy di Florida. Setelah paham cara menata rambut, ia pun ingin membagi ilmu tersebut kepada sesama ayah. Pria 34 tahun itu yakin banyak ayah di luar sana, entah yang duda atau memiliki istri, tidak tahu-menahu cara menata rambut anak perempuan mereka.
Foto: dok. Facebook |
"Saya pikir ego para pria akan menjadi penghalang. Tapi semua tipe pria, baik lajang maupun yang sudah menikah, terbuka pada segala kesempatan demi semakin dekat dengan putri mereka," ujar Phillipe. (dng/dng)












































Foto: dok. Facebook
Foto: dok. Facebook