Sama-sama Berfungsi Mengangkat Kulit Mati, Apa Beda Scrub dan Peeling?

Intan Kemala Sari - wolipop Selasa, 17 Mei 2016 07:34 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Eksfoliasi atau pengelupasan kulit berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati untuk merangsang pembentukan sel kulit baru, sehingga tampak lebih muda dan bercahaya dari luar. Pada umumnya ada dua metode eksfoliasi yang biasa digunakan, yakni scrubbing dan peeling. Keduanya berfungsi mengelupaskan kulit agar terlihat lebih cerah, bersih, dan lembut. Dari fungsinya yang sama-sama mengangkat kulit mati, lantas apa perbedaan keduanya?

Dituturkan oleh dr. Harold Lancer, dermatologist asal Amerika, scrubbing berfungsi menghilangkan sel kulit yang kusam dan kering yang berada pada lapisan atas kulit. "Eksfoliasi secara teratur membantu mendorong pergantian sel yang berguna mengurangi timbulnya warna kulit yang tidak merata dan noda gelap pada wajah," kata dr. Harold seperti dikutip dari Teen Vogue.

Peeling, juga berfungsi mengelupaskan kulit. Namun ada manfaat lain dari metode tersebut. Dr. Dennis Gross, seorang dematologist dan pendiri Gross Skincare memaparkan bahwa masih banyak orang yang berpikir melakukan peeling berarti melakukan pengelupasan kulit.

Hal tersebut memang benar. Namun tidak hanya itu saja, ada pula manfaat yang didapatkan bagi kulit yang telah mengalami pengelupasan dengan peeling.

"Keuntungan lainnya, peeling mengubah pH dan meningkatkan reproduksi kolagen. Lapisan baru pada kulit Anda lebih menyerap vitamin dan anti oksidan," kata dr. Dennis.

Baca Juga: 30 Inspirasi Dekorasi Pernikahan Unik

Perbedaan lainnya adalah scrub bisa dilakukan pada bagian wajah dan badan dan dilakukan dengan gerakan memutar agar kulit mati lebih efektif terangkat. Sedangkan peeling hanya bisa dilakukan pada wajah dan disarankan untuk tidak menggunakan kosmetik dulu setelah melakukannya.

Lantas, mana yang lebih baik dan sebaiknya dilakukan? Keduanya berpendapat bahwa itu tergantung dari pilihan dan kebutuhan masing-masing individu. Kunci utamanya adalah melakukan percobaan terlebih dahulu dan lihat metode mana saja yang sesuai dengan kondisi kulit.

Untuk bagian wajah, dr. Harold menyarankan untuk melakukan scrubbing dengan menggunakan bahan-bahan yang mengandung mineral alami dan enzim. Sebaiknya hindari produk yang memiliki partikel terlalu kasar karena akan membuat kulit teriritasi.

Scrub juga bisa diterapkan di bagian punggung karena kulit di bagian tersebut lebih tebal dari kulit wajah sehingga membutuhkan formula yang lebih kuat untuk membuat kulit punguh lebih halus. Dr. Harold menyarankan untuk mencampurkan scrub dengan asam glikolik untuk menghilangkan kulit mati dan menyamarkan noda-noda bekas jerawat di punggung.

"Lakukan eksfoliasi saat kulit terasa lembap dua hingga tiga kali seminggu. Setelah itu jangan lupa gunakan pelembap badan," tutupnya.

Sementara peeling, sebaiknya dilakukan di klinik kecantikan untuk hasil yang lebih maksimal dan memastikan keamanannya. Anda juga bisa peeling menggunakan produk rumahan. Biasanya berupa krim atau cairan dengan konsentrasi yang lebih ringan ketimbang cairan peeling di klinik.

(int/hst)