Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sejarah Contouring dari Masa ke Masa Sebelum & Setelah Dipopulerkan Kim K

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 26 Feb 2016 09:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: ist
Jakarta - Tampilan wajah lebih tirus dan berdimensi saat ini lebih mudah didapatkan dengan teknik contouring. Terlebih dengan hadirnya para beauty blogger yang sering berbagi tips dan trik baik di YouTube atau Instagram. Meski populer di tahun 2010-an, contouring sudah lama dipergunakan dalam dunia merias. Teknik makeup tersebut bahkan sudah muncul di tahun 1500-an jauh sebelum dipopulerkan klan Kardashian-Jenner.

1500-1600

Contouring pertama kali digunakan di era 1500-an. Bukan agar membuat wanita terlihat lebih menawan namun untuk kebutuhan panggung sandiwara. Teknik makeup itu digunakan para aktor teater agar ekspresi mereka tertanggap penonton secara lebih jelas. Zaman dahulu tentu belum ada alat rias. Untuk itu, mereka menggunkan kapur.

1800
Di tahun 1800-an, penggunaan contouring didominasi para seniman panggung. Mereka bahkan mengaplikasi cat greasepaint untuk membantu menekankan emosi kala melakoni peran. Di tahun 1900-an, makeup jarang dipakai oleh kebanyakan selain pemain teater dan wanita penghibur. Kala itu, riasan juga sudah didapatkan dan harus dipesan secara khusus. Bahkan Ratu Victoria mengatakan jika riasan terlalu vulgar dan hanya boleh dipakai oleh aktor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1920-1930

Dari pelakon teater, contouring merambah ke industri film. Teknik tersebut bahkan diterapkan oleh aktris ternama seperti Marlene Dietrich. Marlene mulai menggunakan makeup untuk shading dan sering mengaplikasikan teknik contouring di bagian dahi.

1934

Industri kosmetik semakin berkembang. Makeup artist legendaris Max Factor pun menerapkan contouring pada aktor film dengan teknik yang terinspirasi dari pemain teater. Ia juga memberikan tutorial pertama untuk mengontur bahkan untuk tipe wajah yang berbeda-beda di sekolah makeup-nya.

1944
Di tahun 1950-an, penata rias Ben Nye cukup dikenal di industri Hollywood. Ia menciptakan tampilan untuk film Gone With the Wind dan Planet of The Apes. Ben pun merilis rangkaian produk kosmetik untuk digunakan para artis profesional dan wanita di keseharian. Salah satunya adalah bedak Banana Powder yang sering digunakan Kim Kardashian.

1950

Di era Hollywood Glamour ini, aktris-aktris seperti Audrey Hepburn, Marilyn Monroe, dan Elizabeth Taylor dikagumi banyak wanita. Foto-foto juga mereka masih banyak beredar hingga sekarang. Mereka pun menggunakan contouring dan shading namun banyak orang tidak menyangka karena makeup belum digunakan dan diedarkan secara luas seperti sekarang.

1990
Contouring semakin dikenal di era ini. Makeup artis selebriti Kevyn Aucoin menerapkan teknik khas-nya pada Gwyneth Paltrow, Cindy Crawford, hingga Janet Jackson. Meski sudah semakin meluas, contouring masih dilakukan untuk para seniman saja.

2012

Seperti diketahui, jika di 2012 contouring dipopulerkan oleh Kim Kardashian. Kala itu, Kim mengunggah foto sebelum dan sesudah menerapkan contouring pada wajah ketika didandani penata rias Scott Barness. Para wanita pun langsung menyadari jika mereka juga bisa tampil seperti KIm. Mulai saat itu, banyak dari mereka yang mencoba cara ini.

2013-2014
Dua tahun lalu, contouring masih menjadi fenomena di kalangan pecinta dunia kecantikan. Terlebih banyak vlogger yang mulai membagi tutorial merias di YouTube, termasuk supermodel Joan Smalls. Teknik tersebut pun mulai digunakan secara luas bahkan untuk wanita yang tidak tampil di depan layar kaca.

Sekarang
Saat ini, contouring sudah berkembang menjadi strobing, tontouring, hingga henna contouring. Dengan kehadiran Instagram, semakin banyak pula selebriti dan blogger kecantikan yang membagi tutorial dan membuat kagum para pengikutnya dengan transformasi wajah pasca merias. Fenomena tersebut bahkan membuat brand Hood by Air menampilkan para model dengan contour yang tidak dibaurkan. (ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads