Sabun Cair dengan Kandungan Propolis Ini Diklaim Bisa Hilangkan Bekas Luka

Arina Yulistara - wolipop Kamis, 14 Jan 2016 16:24 WIB
Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Jakarta - Seiring berjalannya waktu, propolis tidak hanya digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit tapi juga dimanfaatkan oleh para pelaku industri kecantikan. Banyak produsen yang menggunakan propolis untuk mengatasi jerawat serta permasalahan kulit lainnya. Tak heran bila kini hadir rangkaian produk skin care yang mengandung air liur lebah ini. Salah satunya Hygeia Body Wash yang diklaim sebagai sabun cair pertama yang mengandung propolis Indonesia.

Bila umumnya, banyak produk skin care yang menggunakan propolis import dari negara lain tidak dengan Hygeia Body Wash. Sabun cair yang dirilis oleh perusahaan produk bioteknologi asal Bogor, PT RIN Biotek Indonesia, itu mengandung propolis asli Indonesia. Kandungan propolis di dalamnya diteliti serta dikembangkan di Indonesia.

Commercial Director PT RIN Biotek Indonesia Sari Nakisha mengatakan bahwa mereka melakukan penelitian bersama tim peneliti dari Universitas Indonesia terhadap pelebahan yang ada di seluruh provinsi dalam negeri untuk mengembangkan propolis Indonesia sejak 2010 lalu. Hasil uji coba tersebut mengungkapkan bahwa bahan aktif propolis dalam negeri lebih tinggi daripada yang diimport dari negara lain.

"Propolis masih banyak diimport dari luar dan tidak melalui beberapa pengujian bahkan langsung diterima. Melihat hal itu kami tertarik dengan manfaat besar propolis, kenapa nggak pakai propolis Indonesia? Lalu kami melakukan pengembangan dan kita membuat suatu produk yang bisa di-share ke masyartakat. Propolis Indonesia dengan kandungan flavonoid (bahan aktif) bisa mencapai 9%. Sedangkan propolis import memiliki flavonoid hampir 1%. Bahan aktif ini yang menjadi antibakteri dan anti alergi alami yang bisa membantu berbagai permasalahan kulit," tutur Sari saat berbincang di Ocha Bella, Hotel Morrisey, Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016).

Setelah menemukan potensi propolis Indonesia yang berkualitas tinggi, Sari dan timnya memutuskan untuk menciptakan sabun cair agar bisa dinikmati oleh masyarakat di seluruh kalangan. Lalu tercetuslah Hygeia Body Wash.

Sabun tanpa kandungan detergen tersebut sudah melalui uji coba klinis yang melibatkan sekitar 40 orang responden selama 45 hari. Uji klinis itu dilakukan untuk membuktikan Hygeia Body Wash benar-benar bisa membantu mengatasi kulit kering, sensitif, dan bermasalah.

Sabun cair ini memang diutamakan untuk wanita atau pria yang berkulit sensitif atau sedang mengalami alergi. Namun tidak masalah bila dipakai untuk umum baik orang dewasa maupun anak-anak karena semua kandungan di dalamnya berasal dari bahan-bahan alami.

Tidak hanya itu, Hygeia juga diklaim bisa menghilangkan bekas luka. "Kalau hanya pakai ekstrak propolisnya saja bisa menghilangkan bekas luka hanya sekali pakai tapi untuk Hygeia Body Wash butuh proses, sekitar tiga minggu sampai satu bulan, bekas lukanya bisa benar-benar hilang," tambah Sari.

Meski demikian, tetap perlu dilihat seperti apa bekas lukanya. Kalau bekas luka bakar tentu memiliki proses yang lebih lama untuk menghilangkannya. Cara menghilangkan bekas luka tidak harus dioleskan ke area-area tertentu tapi cukup gunakan seperti biasa ketika mandi. Lalu bagaimana dengan aromanya mengingat propolis memiliki bau yang kurang sedap?

Sari mengatakan jangan khawatir, untuk Hygeia Body Wash tetap mengandung aroma wewangian. Terdapat campuran green tea yang menjadi aroma khas dari sabun cair ini. Tertarik mencobanya?

Hygeia saat ini baru diluncurkan secara online. Untuk gerai offline-nya baru akan ada di Watsons pada akhir Januari mendatang. Hygeia Body Wash memiliki dua ukuran berbeda, untuk yang 250 ml dibanderol dengan harga Rp 70 ribu. Sedangkan Hygeia Body Wash 500 ml dijual dengan harga Rp 110 ribu. (ays/ays)