Hindari 5 Jenis Makanan Ini karena Bisa Buat Wajah Berjerawat dan Keriput
Aulia Rizky - wolipop
Kamis, 26 Nov 2015 15:31 WIB
Jakarta
-
Melakukan diet untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menjaga makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Jika Anda sedang menjalani diet pastikan menjauhi makanan yang dapat berdampak buruk.
Dampak buruk makanan tidak sehat bukan hanya ke tubuh Anda, melainkan ke kecantikan kulit Anda. Dampak yang ditimbulkan antara lain adalah jerawat, beruntusan, timbul keriput, dan lain-lain. Seperti yang dikutip dari Teen Vogue, inilah makanan yang dapat berdampak buruk bagi kecantikan kulit Anda.
1. Kue, Permen, dan Minuman Soda
Karbohidrat pada gula halus yang sering ditemukan pada kue, biscuit, permen dan minuman soda dapat menyebabkan level insulin naik dan membuat radang pada seluruh tubuh. Peradangan ini menyebabkan gangguan pada kolagen dan elastin, serat yang berfungsi untuk memberikan kekenyalan dan kekencangan pada kulit.
Gula juga dapat menempel pada protein yang dapat menyebabkan timbulnya zat yang berakibat buruk. Zat tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi kendur, jerawat atau beruntusan. Selain itu ada beberapa penelitian yang menyatakan gula menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat.
Tingginya level insulin juga dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Penelitian baru-baru ini menemukan, orang yang melakukan diet dengan cara mengurangi konsumsi glukosa memiliki resiko jerawat yang lebih rendah.
Untuk mengurangi peradangan dan bakteri akibat makanan tersebut, Anda memerlukan makanan yang mengandung zinc seperti kacang mete dan alpukat. Cobalah ganti gula Anda dengan dark chocolate yang mengandung zinc dan antioksidan yang dapat melawan kerusakan kulit akibat sinar matahari.
2. Protein yang Berlemak
Terlalu banyak mengkonsumsi protein yang berlemak seperti yang ada pada keju, pizza, dan daging merah dapat mengakibatkan kulit menjadi kusam dan terlihat bengkak. Selain itu, makanan tersebut juga dapat membuat lingkaran hitam pada mata semakin gelap.
Ganti konsumsi protein Anda dengan protein tanpa lemak seperti protein dari ayam dan ikan. Protein dalam ikan salmon sarden, dan kacang-kacangan bagus untuk jerawat yang meradang.
3. Kafein
Kafein dapat meningkatkan hormon stress yang bernama kortisol. Hormon tersebut dapat menyebabkan timbulnya jerawat dan beruntusan. Jika Anda tidak bisa mengurangi konsumsi kopi, buatlah kopi tanpa kafein. Namun alangkah baiknya jika Anda lebih banyak mengkonsumsi air putih karena baik untuk kulit Anda.
4. Makanan dengan Garam
Garam yang ada dimakanan ringan dapat menahan air yang masuk ke kulit, membuat kulit Anda telihat bengkak dan kembung. Garam yang beriodium tinggi juga bisa jadi penyebab timbulnya jerawat. Anda bisa mengganti garam dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, karena kebanyakan jenis kacang mengandung selenium, vitamin E, kalium, kalsium, zat besi yang semua baik untuk kesehatan kulit.
5. Berbahan Dasar Susu Hewan
Olahan susu hewan yang manis maupun yang asin atau asam dapat meningkatkan kadar androgen yang menjadi penyebab produksi minyak meningkat sehingga resiko timbulnya jerawat lebih tinggi. Namun, Anda tidak harus sepenuhnya menghindari olahan susu hewan ini. Anda bisa mengganti konsumsi susu hewan dengan susu yang berasal dari olahan kacang-kacangan, seperti susu kedelai, almond, kacang mete, dan lain-lain.
(int/int)
Dampak buruk makanan tidak sehat bukan hanya ke tubuh Anda, melainkan ke kecantikan kulit Anda. Dampak yang ditimbulkan antara lain adalah jerawat, beruntusan, timbul keriput, dan lain-lain. Seperti yang dikutip dari Teen Vogue, inilah makanan yang dapat berdampak buruk bagi kecantikan kulit Anda.
1. Kue, Permen, dan Minuman Soda
Karbohidrat pada gula halus yang sering ditemukan pada kue, biscuit, permen dan minuman soda dapat menyebabkan level insulin naik dan membuat radang pada seluruh tubuh. Peradangan ini menyebabkan gangguan pada kolagen dan elastin, serat yang berfungsi untuk memberikan kekenyalan dan kekencangan pada kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingginya level insulin juga dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Penelitian baru-baru ini menemukan, orang yang melakukan diet dengan cara mengurangi konsumsi glukosa memiliki resiko jerawat yang lebih rendah.
Untuk mengurangi peradangan dan bakteri akibat makanan tersebut, Anda memerlukan makanan yang mengandung zinc seperti kacang mete dan alpukat. Cobalah ganti gula Anda dengan dark chocolate yang mengandung zinc dan antioksidan yang dapat melawan kerusakan kulit akibat sinar matahari.
2. Protein yang Berlemak
Terlalu banyak mengkonsumsi protein yang berlemak seperti yang ada pada keju, pizza, dan daging merah dapat mengakibatkan kulit menjadi kusam dan terlihat bengkak. Selain itu, makanan tersebut juga dapat membuat lingkaran hitam pada mata semakin gelap.
Ganti konsumsi protein Anda dengan protein tanpa lemak seperti protein dari ayam dan ikan. Protein dalam ikan salmon sarden, dan kacang-kacangan bagus untuk jerawat yang meradang.
3. Kafein
Kafein dapat meningkatkan hormon stress yang bernama kortisol. Hormon tersebut dapat menyebabkan timbulnya jerawat dan beruntusan. Jika Anda tidak bisa mengurangi konsumsi kopi, buatlah kopi tanpa kafein. Namun alangkah baiknya jika Anda lebih banyak mengkonsumsi air putih karena baik untuk kulit Anda.
4. Makanan dengan Garam
Garam yang ada dimakanan ringan dapat menahan air yang masuk ke kulit, membuat kulit Anda telihat bengkak dan kembung. Garam yang beriodium tinggi juga bisa jadi penyebab timbulnya jerawat. Anda bisa mengganti garam dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, karena kebanyakan jenis kacang mengandung selenium, vitamin E, kalium, kalsium, zat besi yang semua baik untuk kesehatan kulit.
5. Berbahan Dasar Susu Hewan
Olahan susu hewan yang manis maupun yang asin atau asam dapat meningkatkan kadar androgen yang menjadi penyebab produksi minyak meningkat sehingga resiko timbulnya jerawat lebih tinggi. Namun, Anda tidak harus sepenuhnya menghindari olahan susu hewan ini. Anda bisa mengganti konsumsi susu hewan dengan susu yang berasal dari olahan kacang-kacangan, seperti susu kedelai, almond, kacang mete, dan lain-lain.
(int/int)










































