Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kontroversi Tidur Pakai Makeup

Seperti Ini Efeknya Jika Sebulan Tidur dengan Tetap Memakai Makeup

Eny Kartikawati - wolipop
Senin, 16 Nov 2015 15:13 WIB
...
Dok. Mail Online
Jakarta -

Seorang penulis Inggris melakukan eksperimen untuk mencari tahu dampak dari tidur dengan tetap memakai makeup seperti yang pernah dilakukan Kim Kardashian. Sebelumnya, seorang penulis lainnya pernah melakoni uji coba yang lebih ekstrem. Dia melakukan eksperimen tidur tanpa menghapus makeup selama sebulan. Ini yang terjadi pada wajahnya.

Editor kecantikan Daily Mail, Anna Pursglove yang melakukan percobaan tersebut. Dalam waktu sebulan Anna tidak membersihkan make-up menjelang tidur malam. Sebelumnya pada pagi harinya, ia telah merias wajahnya dengan foundation, maskara, eyeliner dan lip gloss.

Malam pertama di mana Anna tetap mempertahankan makeup sebelum tidur pun tiba. Setelah berpanas-panasan dan kondisi kulit yang lengket, dia tidak mencuci wajahnya. Di pagi hari, ia melihat maskaranya telah luntur. Makeup yang menempel di wajahnya semalaman itu pun baru dibersihkannya di pagi hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Malam ketiga eksperimen, sekitar garis mata wanita 40 tahun itu seperti ditumbuhi bisul kecil dan kulitnya jadi sangat kering dan kaku. Beberapa teman Anna menyadari perubahan di wajahnya yang tampak lelah.

Sekitar 10 hari tidur tanpa membersihkan make-up, mata Anna menjadi bengkak dan wajah sangat kering dan jadi bersisik. Beberapa minggu berjalan, bibir Anna menjadi kering dan kulit di sekitar bibir menjadi pecah-pecah.

Pada hari ke-17 tidur dengan tetap memakai makeup, Anna merasakan bibirnya menjadi sangat kering. Dan kulit pada sudut-sudut mulutnya juga terasa perih. Menjelang sebulan eksperimennya, dia merasa ingin menyerah karena khawatir kulitnya rusak permanen. Meski demikian pada akhirnya dia berhasil menyelesaikannya.

Baca juga: 50 Foto Before-After Selebriti yang Operasi Plastik

Untuk mengetahui dampak dari eksperimen yang dilakukannya pada kulit wajahnya, Anna melakukan pemotretan dengan bantuan kamera tiga dimensi. Dia juga mendatangi Dr Stefanie Williams, direktur dari klinik European Dermatology London. Berikut analisa dokter terhadap kulit Anna yang selama sebulan tidur dengan wajah penuh makeup:

Kulit Kering

Dari hasil foto dengan kamera 3D terlihat, kondisi kulit wajah Anna memburuk sekitar 10% pada bagian kening dan sisi kanan. Sedangkan sisi kiri wajahnya, kerusakannya lebih parah 20%. Hal itu terjadi karena dia tidur dengan posisi miring ke kiri.

Menurut Dr Williams, penurunan pada kondisi kulit ini terjadi karena Anna tidak memakai pelembab di malam harinya. Sehingga kulit menjadi kering. Dari hasil tes menunjukkan, level kelembaban wajahnya menurun sekitar 5%.

Dr Williams menambahkan, pemakaian makeup saat tidur bukan hanya menyebabkan permukaan kulit menjadi kering. Makeup yang tidak dibersihkan di malam hari juga dapat memperlambat proses regenarasi kulit. Sehingga jika kebiasaan tersebut terus-menerus dilakukan, kulit akan menjadi kusam.

Kerutan

Setelah sebulan tidak membersihkan wajah dari makeup sebelum tidur, Anna melihat pada hasil foto kalau kerutan di wajahnya tidak bertambah banyak. Hanya saja kerutan tersebut bertambah dalam, baik yang sudah menghiasi sisi kiri maupun kanan wajahnya.

“Saat kulit kering, keelastisannya berkurang sehingga kerutan menjadi lebih menonjol,” ujar Anna mengutip ucapan Dr Williams padanya.

Dr Williams juga mengatakan padanya, kulit yang sangat kering terjadi akibat dari menumpuknya polusi yang menempel pada makeup. Sehingga menyebabkan kulit stres karena diserang radikal bebas yang berbahaya.

Kemerahan

Sebelum melakukan eksperimen tidur tanpa menghapus makeup, kulit Anna sudah tergolong sensitif dan mudah merah. Dan ketika uji coba dilakukan, kulitnya pun menjadi semakin sensitif. Sebulan setelah eksperimen tersebut, kemerahan di wajahnya bertambah parah.

Menurut Dr Williams, kemerahan di wajah Anna ini merupakan tanda iritasi kulit. “Tidur dengan memakai makeup, menimbulkan efek oklusi (menjadi penghalang di permukaan kulit-red). Sehingga iritasi yang terjadi jadi terkunci dan memperburuk reaksi alergi apapun yang muncul,” jelasnya.

Pori-pori

Dari hasil foto tiga dimensinya, Anna melihat pori-pori wajahnya semakin membesar dibanding sebelum dia melakukan eksperimen. Pembesaran pori-pori it disebabkan karena penyumbatan. “Kotoran di pori-pori bukan hanya membuat pori-pori itu semakin terlihat dan membesar,” kata Dr Williams.

Tak hanya itu saja, membesarnya pori-pori itu juga menjadi tanda kulitnya semakin menua hanya dalam kurun waktu sebulan. Dan berdasarkan analisa Dr Williams, kulit Anna menjadi lebih tua 10 tahun dari umurnya setelah menjalani eksperimen tidur tanpa menghapus makeup.



(eny/eny)
...
Hide Ads