Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Cara Mengatasi Jerawat Berdasarkan Golongan Usia

Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 07 Sep 2015 18:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Jerawat yang tak berhenti muncul di usia dewasa membuat kesal para penderitanya. Tak jarang penyakit kulit tersebut bahkan terus saja datang sampai memasuki umur 40-an. Mengatasi jerawat yang timbul di usia dewasa memang tidak selalu mudah. Dibutuhkan pula penangan yang berbeda untuk setiap golongan usia. Untuk mengatahui cara mengatasi jerawat berdasarkan umur lebih lanjut, simak uraian berikut:

20-an

Meski sudah melewati usia pubertas, wanita di umur 20-an masih sering dihinggapi dengan masalah jerawat. Menurut Refinery 29, penyebab timbulnya jerawat di golongan usia ini adalah fluktuasi hormon terkait menstruasi. Menstruasi umumnya membuat tubuh mengeluarkan minyak berlebih sehingga menjadikan Anda rentan berjerawat. Selain itu, masalah kulit ini juga sering diakibatkan oleh pemakaian pil KB.

Disarankan agar para wanita berusia 20-an yang berjerawat menggunakan sabun antibakterial. Gunakan pembersih dengan salicylic acid tiga hari sebelum menstruasi untuk mencegah masalah kulit itu datang kembali. Berdiskusi lah dengan dokter Anda mengenai pil KB yang tidak menyebabkan perubahan hormon berlebihan.

Kemudian dianjurkan pula agar para wanita untuk tidak tergoda dengan produk perawatan anti penuaan. Melakukan tindakan pencegahan memang lebih namun produk anti aging sering dihadirkan dengan bahan-bahan yang meningkatkan motabolisme sel. Hal tersebut bisa memicu jerawat di usia dewasa. Dianjurkan pula untuk mencoba mengurangi makanan olahan susu.

30-an

Jerawat pada wanita di usia 30-an umumnya disebabkan oleh rasa tertekan. Hal tersebut memang terdengar wajar mengingat semakin beratnya tanggung jawab dari berbagai sisi, mulai dari karier, keluarga, hingga kehidupan sosial. Tidak hanya jerawat di usia dewasa, stres juga memperburuk kulit wajah secara keseluruhan.

Untuk mengatasinya, disaran agar para wanita mendapat tidur yang berkualitas serta rutin berolahraga. Ketika sedang stres berat, dianjurkan pula untuk melakukan meditasi sehingga suasana hati dan pikiran jadi lebih tenang.

Di usia ini Anda juga sudah bisa mencoba produk anti aging. Namun pastikan jika perawatan tersebut tidak menyebabkan kulit jadi lebih berminyak. Pilih pelembab dan serum yang formulanya ringan atau bebas minyak. Jika Anda kembali mengalami jerawat terkait menstruasi, disarankan untuk rutin meminum air hangat dicampur perasan lemon setiap pagi. Hal tersebut bagus dilakukan demi detoksifikasi dan menghindari jerawat.

40-an

Tidak seperti kerutan, jerawat jarang menjadi masalah untuk wanita di usia 40-an. Namun masih ada sejumlah wanita yang kerap dihinggapi masalah kulit ini setiap bulannya. Biasanya hal tersebut terjadi karena perubahan hormon menjelang menopause. Pada beberapa wanita, saat perimenopause (menjelang menopause), tingkat estrogen perlahan menurun sehingga menyebabkan timbulnya jerawat di usia dewasa.

Disarankan agar para wanita usia 40-an mengaplikasikan produk perawatan khusus jerawat. Jika jerawat sering terjadi setiap menstruasi, gunakan produk-produk tersebut tiga hari sebelumnya. Kemudian lanjutkan seminggu setelahnya. Krim jerawat juga pantas dikenakan karena hanya menyembuhkan bagian yang terinfeksi sehingga tidak menyebabkan kulit kering secara keselutuhan.

Kemudian hindari pula untuk memencetnya. Hal tersebut akan menyebabkan bekas semakin parah karena kulit sudah mulai menua. Untuk menghindari jerawat secaara maksimal, Anda pun dapat meminta suntik kortison atas pengawasan dokter. Bisa juga dengan mengaplikasikan perawatan retinol yang juga bagus untuk mencegah penuaan.
(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads